27, 2026
Ekonomi

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/27/6ae0c47db3f71-penghargaan-sekolah-rakyat_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Galih Pratama
Galih Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan apresiatinya kepada empat sekolah rakyat yang berhasil meraih penghargaan Mandaya Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan inovasi dalam mengembangkan pendidikan berkualitas di Indonesia.

Sekolah-sekolah yang meraih penghargaan ini terpilih dari ratusan nominasi yang berasal dari seluruh Indonesia. Mereka dinilai berdasarkan beberapa kriteria, antara lain mutu pendidikan, inovasi dalam pembelajaran, pengembangan karakter siswa, serta kontribusi terhadap masyarakat sekitar.

Keempat Penerima Penghargaan

Keempat sekolah yang berhasil meraih penghargaan tersebut adalah SDN 1 Cibinong, SDN 2 Malang, SDN 3 Makassar, dan SDN 4 Medan. Setiap sekolah memiliki keunggulan dan inovasi yang berbeda namun sama-sama berkontribusi positif dalam dunia pendidikan Indonesia.

SDN 1 Cibinong, Bogor, Jawa Barat, berhasil meraih penghargaan karena program pembelajarnya yang mengintegrasikan teknologi digital dalam proses belajar mengajar. Sekolah ini mengembangkan aplikasi pembelajaran yang dapat diakses oleh siswa secara daring, sehingga memudahkan mereka untuk melanjutkan belajar di luar jam sekolah.

Sementara itu, SDN 2 Malang, Jawa Timur, diakui karena program pengembangan karakter siswa yang komprehensif. Melalui kurikulum berbasis lokal, sekolah ini berhasil membentuk karakter siswa yang memiliki jiwa nasionalisme dan kepedulian sosial tinggi.

SDN 3 Makassar, Sulawesi Selatan, memperoleh penghargaan atas inovasi dalam penggunaan ruang belajar. Sekolah ini mengubah ruang kelas konvensional menjadi ruang belajar yang fleksibel dan multifungsi, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran yang berbeda.

Sedangkan SDN 4 Medan, Sumatera Utara, berhasil menaruh perhatian juri karena program pendidikan inklusifnya. Sekolah ini menyediakan fasilitas dan layanan khusus untuk siswa dengan kebutuhan khusus, sehingga mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk menimba ilmu.

Proses Seleksi dan Kriteria Penilaian

Mandaya Awards 2026 diselenggarakan untuk keenam kalinya sejak pertama kali digelar pada tahun 2016. Proses seleksi berlangsung selama tiga bulan, dimana para calon penerima penghargaan dinilai oleh tim juri yang terdiri dari akademisi, praktisi pendidikan, dan tokoh masyarakat.

Ketua tim juri, Prof. Dr. Bambang Subagyo, menjelaskan bahwa kriteria penilaian dalam Mandaya Awards sangat komprehensif. "Kami tidak hanya melihat prestasi akademik siswa, tetapi juga bagaimana sekolah mengembangkan potensi siswa secara holistik. Inovasi, keberlanjutan, dan dampak positif terhadap lingkungan sosial menjadi pertimbangan utama," ujarnya.

Menurut Prof. Bambang, keempat penerima penghargaan ini memenuhi semua kriteria yang ditetapkan. "Mereka tidak hanya sekadar memberikan pendidikan yang baik, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing global," tambahnya.

Respon Penerima Penghargaan

Ketua SDN 1 Cibinong, H. Ahmad Yani, mengaku sangat terharu menerima penghargaan ini. "Penghargaan ini adalah penghargaan untuk seluruh komunitas sekolah kita, termasuk guru, siswa, dan orang tua siswa. Ini adalah motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik untuk pendidikan anak-anak Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 2 Malang, Siti Aminah, menyoroti pentingnya pendidikan karakter. "Kami percaya bahwa pendidikan karakter sama pentingnya dengan pendidikan akademik. Dengan membentuk karakter yang kuat, siswa akan menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral tinggi," katanya.

Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, dalam sambutannya mengapresiasi dedikasi para penerima penghargaan. "Pemerintah terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Melalui penghargaan seperti ini, kami ingin memberikan apresiasi dan motivasi bagi sekolah-sekolah yang berprestasi untuk terus berinovasi," ujarnya.

Mandaya Awards 2026 diselenggarakan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam membangun kualitas pendidikan yang unggul. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi generasi muda bangsa.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Galih Pratama

Menulis tentang kesehatan lingkungan, polusi, dan gaya hidup hijau.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter