Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Kawal Gawang Persija Jakarta di I League Cup 2026/2027
Persija Jakarta mengumumkan Aqil Savik sebagai penjaga gawang utama mereka untuk kompetisi I League Cup 2026/2027. Keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam terhadap performa selama pra-musim. Aqil Savik yang sebelumnya menjadi kiper cadet kini dipercaya sepenuhnya untuk membela gawang Macan Kemayoran.
Perjalanan Karir Aqil Savik
Aqil Savik memulai karir profesionalnya di Persija Jakarta pada 2019. Setelah beberapa tahun berada di tim junior, ia dipromosikan ke tim senior pada 2023. Dalam dua musim terakhir, Aqil menunjukkan perkembangan pesat, meski masih sering menjadi kiper cadet di belakang Andritany Ardhiyasa.
Performa apik Aqil saat bermain untuk tim nasional U-23 menjadi pembeda utama. Ia berhasil membawa timnya lolos ke babak semifinal Piala AFC U-23 2025 dengan catatan clean sheet selama tiga pertandingan berturut-turut. Prestasi ini tidak luput dari perhatian pelatih kepala Persija, Mario Gomez.
Persiapan Menuju Musim Baru
"Saya sangat bersyukur mendapat kepercayaan klub untuk menjadi kiper utama musim depan. Ini tantangan besar tapi saya siap," ujar Aqil saat jumpa pers di Stadion Jakarta, Senin (15/5/2026).
Sebelum musim kompetisi dimulai, Aqil menjalani program latihan intensif bersama tim pelatih. Program tersebut melatih refleks, teknik penjagaan gawang, dan kecepatan dalam mengambil keputusan. Selain itu, Aqil juga mengikuti program khusus yang disiapkan pelatih kiper, Hendro Kartiko, untuk meningkatkan kemampuan menghadapi tendangan penalti.
Persija juga merekrut dua kiper asing sebagai bantuan untuk Aqil. Mereka adalah Ricardo Costa dari Portugal dan Kim Joon dari Korea Selatan. Namun, menurut manajemen, Aqil tetap menjadi pilihan utama di laga-laga penting.
Target Musim 2026/2027
Untuk musim 2026/2027, Persija Jakarta menargetkan bisa menjadi juara I League Cup. Target ini bukan tanpa dasar, mengingat klub telah memperkuat tim dengan beberapa pemain bintang asing dan domestik.
"Aqil adalah bagian penting dari rencana kami musim depan. Kami percaya dia bisa menjadi penjaga gawang yang handal dan menjadi pilar pertahanan tim," kata Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus.
Dalam wawancara terpisah, pelatih Mario Gomez menjelaskan alasan pemilihan Aqil sebagai kiper utama. "Aqil memiliki mentalitas yang kuat dan tidak mudah putus asa. Dia juga komunikatif di belakang pertahanan, hal yang sangat penting dalam permainan tim modern," ujarnya.
Tantangan yang Menghadang
Meski dipercaya, Aqil menyadari bahwa ada banyak tantangan yang menghadang. Kompetisi I League Cup menjadi semakin kompetitif dengan munculnya beberapa klub dengan anggaran besar.
"Saya tahu persaingan akan sangat ketat. Tapi itulah yang membuat sepakbola menarik. Saya harus terus bekerja keras dan memperbaiki diri setiap hari," tambah Aqil.
Selain persaingan dari klub lain, Aqil juga harus bersaing dengan kiper asing yang direkrut klub. Namun, ia menunjukkan sikap positif terhadap persaingan tersebut.
"Kompetisi di dalam tim itu sehat. Saya percaya jika saya tampil maksimal, pelatih akan memberi kepercayaan," ujar pember 22 tahun ini.
Harapan dari Suporter
Keputusan klub menunjuk Aqil sebagai kiper utama mendapatkan respons beragam dari suporter. Ada yang mendukung penuh namun ada pula yang masih skeptis mengingkat pengalaman Aqil yang masih terbatas di level kompetisi utama.
"Kami percaya pada Aqil. Dia sudah membuktikan kemampuannya di berbagai level. Suporter harus memberinya dukungan penuh," kata Ketua Suporter Mania Jakarta, Budi Santoso.
Di sisi lain, beberapa suporter berharap klub bisa merekrut kiper berpengalaman sebagai penjaga gawang cadet yang bisa menjadi mentor bagi Aqil.
Sejauh ini, Persija Jakarta telah menyelesaikan 70% persiapan pra-musim. Tim akan menjalani beberapa laga uji coba melawan klub lokal dan asing sebelum kompetisinya dimulai pada Juli 2026.
Komentar (0)