26, 2026
Nusantara UMKM

Benarkah Kompres Ketiak dengan Es Bisa Redakan Overthinking? Ini Kata Ahli Jiwa: Tinjauan Faktual dan Analisis Komprehensif

Benarkah Kompres Ketiak dengan Es Bisa Redakan Overthinking? Ini Kata Ahli Jiwa: Tinjauan Faktual dan Analisis Komprehensif — Berita terbaru mengenai Benarkah Kompres Ketiak dengan Es Bisa R...

Dian Gunawan
Dian Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Benarkah Kompres Ketiak dengan Es Bisa Redakan Overthinking? Ini Kata Ahli Jiwa: Tinjauan Faktual dan Analisis Komprehensif

Benarkah Kompres Ketiak dengan Es Bisa Redakan Overthinking? Ini Kata Ahli Jiwa: Tinjauan Faktual dan Analisis Komprehensif — Berita terbaru mengenai Benarkah Kompres Ketiak dengan Es Bisa Redakan Overthinking? Ini Kata Ahli Jiwa menjadi sorotan publik. Tren kesehatan mental di media sosial baru-baru menyebut metode menempelkan kompres es di area ketiak untuk meredakan rasa cemas dan overthinking. Namun, apakah trik ini benar-benar terbukti secara medis? Menanggapi fenomena tersebut, psikiater sekaligus dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr. Riati Sri Hartini, SpKJ, MSc, menjelaskan bahwa sensasi dingin memang memberikan efek relaksasi sesaat, tetapi sama sekali bukan terapi utama untuk mengobati gangguan kecemasan. dr. Riati memaparkan bahwa es dapat memberikan rasa tenang singkat melalui dua mekanisme utama yakni:

Momen Utama dan Konteks Berita

Kehadiran informasi mengenai Benarkah Kompres Ketiak dengan Es Bisa Redakan Overthinking? Ini Kata Ahli Jiwa memberikan gambaran jelas di lapangan. Menanggapi fenomena tersebut, psikiater sekaligus dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr. Riati Sri Hartini, SpKJ, MSc, menjelaskan bahwa sensasi dingin memang memberikan efek relaksasi sesaat, tetapi sama sekali bukan terapi utama untuk mengobati gangguan kecemasan.

Dalam pelaksanaannya, koordinasi terstruktur terus dilakukan demi menjaga transparansi informasi kepada publik. Evaluasi berkala memastikan seluruh prosedur berjalan dengan lancar dan terukur.

Dampak dan Respon Publik

Dampak dari perkembangan ini dirasakan oleh berbagai pihak terkait. dr. Riati memaparkan bahwa es dapat memberikan rasa tenang singkat melalui dua mekanisme utama yakni:

Penerapan langkah antisipatif yang tepat terbukti meningkatkan akuntabilitas dan kenyamanan masyarakat luas.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dian Gunawan

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam
IKLAN SIDEBAR — SLOT AKTIF ✅
300x250 / responsif

Newsletter