26, 2026
Nasional

BRI Super League: Cahya Supriadi Tak Mau PSIM Terus Terpuruk, Borneo FC Jadi Fokus Berikutnya

Farid Saputra
Farid Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

BRI Super League: Cahya Supriadi Tak Mau PSIM Terus Terpuruk, Borneo FC Jadi Fokus Berikutnya

PSIM Yogyakarta menunjukkan Cahya Supriadi sebagai sosok yang tidak gentar menghadapi tantangan. Pelatih asal Indonesia ini menegaskan tidak ingin melihat timnya terus terpuruk di kompetisi BRI Super League. Setelah mengalami hasil yang tidak memuaskan di beberapa laga terakhir, Cahya Supriadi mengakui bahwa ada banyak hal yang perlu diperbaiki, namun ia tetap optimistis timnya bisa bangkit.

Dalam konferensi pers seusai latihan, Cahya Supriadi mengungkapkan tekadnya untuk membangun mentalitas tim yang lebih tangguh. "Kami tidak bisa terus-menerus terpuruk. Sebagai pelatih, saya merasa tanggung jawab untuk mengubah situasi ini. Para pemain memiliki potensi, tetapi mereka perlu menunjukkan karakter yang lebih kuat di lapangan," ujar Cahya Supriadi dengan tegas.

Target Khusus: Lawan Borneo FC

Fokus utama PSIM saat ini adalah menghadapi Borneo FC dalam laga pekan ke-14 BRI Super League. Tim berjulukan Laskar Sambernyawa ini mengetahui bahwa pertandingan nanti akan menjadi pengujian yang berat mengingat performa Borneo FC yang relatif stabil musim ini.

"Borneo FC adalah tim yang solid. Mereka memiliki pemain-pemain berkualitas dan sistem permainan yang terstruktur. Namun, kami tidak akan gentar. Ini adalah kesempatan kami untuk membuktikan bahwa PSIM masih bisa bersaing di kompetisi ini," tambah pelatih berpengalaman ini.

Strategi yang akan diterapkan PSIM menurut Cahya Supriadi adalah dengan memperkuat pertahanan sekaligus menciptakan peluang serangan yang efektif. "Kami akan menyiapkan taktik khusus untuk menghadapi Borneo FC. Pemain-pemain kunci mereka perlu diwaspadai, tetapi kami juga harus memanfaatkan kelemahan yang kami temukan dalam analisis terakhir," jelasnya.

Performa PSIM di BRI Super League

PSIM Yogyakarta memang tengah mengalami penurunan performa di BRI Super League. Dari 13 laga yang telah dilalui, tim ini hanya berhasil meraih 2 kemenangan, 4 hasil seri, dan mengalami 7 kekalahan. Posisi klasemen sementara yang berada di peringkat 18 membuat tekanan semakin besar bagi skuad asal Yogyakarta ini.

Cahya Supriadi tidak menutupi fakta bahwa performa timnya belum sesuai ekspektasi. "Kami tahu posisi kami di klasemen tidak memuaskan. Ada banyak faktor yang menjadi penyebab, mulai dari konsistensi pemain hingga keputusan di lapangan. Namun, yang terpenting adalah bagaimana kita bisa bangkit dari situasi ini," ujarnya.

Salah satu masalah yang diakui oleh pelatih 48 tahun ini adalah seringnya timnya kebobolan di menit-menit akhir pertandingan. "Kekalahan seringkali datang karena kita tidak mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan usai. Ini adalah masalah mental yang perlu kita selesaikan," tambahnya.

Reaksi Pemain dan Dukungan Suporter

Para pemain PSIM tampaknya sudah menyadari akan pentingnya hasil melawan Borneo FC. Beberapa pemain kunci seperti Zulfiandi dan Febri Hariyadi mengungkapkan tekad untuk memberikan yang terbaik di laga nanti.

"Kami tahu bahwa setiap pertandingan dari sekarang sangat krusial. Kami harus mengumpulkan poin sebanyak mungkin. Untuk itu, persiapan untuk melawan Borneo FC kami lakukan dengan maksimal," ujar Zulfiandi, bek andalan PSIM.

Sementara itu, dukungan dari suporter PSIM menjadi sembangan tersendiri bagi tim. Meskipun performa menurun, para pendukung tetap setia menyaksikan setiap pertandingan PSIM.

"Dukungan suporter adalah motivasi tersendiri. Kami tahu mereka selalu ada di belakang kami. Kami harus membalas kepercayaan mereka dengan hasil yang memuaskan," tambah Febri yang menjadi kapten tim.

Menjelang laga melawan Borneo FC, PSIM masih memiliki waktu terbatas untuk mempersiapkan strategi dan membangun mentalitas tim. Cahya Supriadi menegaskan bahwa semua pihak harus bekerja sama untuk menghadapi tantangan ini.

"Ini bukan tugas pelatih saja, tetukan seluruh tim. Pemain, staf, dan manajemen harus bekerja bersama. Saya yakin jika kita solid, PSIM bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya," pungkas Cahya Supriadi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Farid Saputra

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter