25, 2026
Internasional

Gempa M 7,0 Landa Pulau Ogasawara Jepang

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2025/07/30/688984d28bb51-ilustrasi-gempa-bumi-picu-tsunami_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Putri Gunawan
Putri Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Gempa M 7,0 Guncang Pulau Ogasawara, Jepang Tetap Siaga Tsunami

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang wilayah Pulau Ogasawara, Jepang pada Rabu pagi waktu setempat. Badan Meteorologi Jepang (JMA) segera mengeluarkan peringatan tsunami bagi wilayah tersebut meskipun dampaknya tidak sebesar yang dikhawatirkan.

Gempa yang terjadi pada pukul 05:08 waktu setempat itu memiliki kedalaman 10 kilometer dan pusat gempanya berlokasi di laut sekitar 880 kilometer selatan-tenggara Tokyo. Meskipun berkekuatan tinggi, gempa tersebut tidak menimbulkan kerusakan signifikan atau korban jiwa dilaporkan.

Badan Meteorologi Jepang segera memperingatkan potensi tsunami dengan tinggi hingga satu meter di wilayah pesisir Pulau Ogasawara. Warga di wilayah tersebut diminta untuk menghindari pantai dan menuju ke tempat yang lebih tinggi sebagai antisipasi jika terjadi gelombang pasca gempa.

"Kami telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah Ogasawara. Warga di pesisir diminta untuk waspada terhadap perubahan kondisi air laut," ucap juru bicara Badan Meteorologi Jepang dalam konferensi pers singkat.

Respons Pemerintah dan Evakuasi Terbatas

Pemerintah Jepang segera mengaktifkan tim respons bencana untuk memantau situasi di Pulau Ogasawara. Kementerian Transportasi Jepang melaporkan bahwa operasi penerbangan dan kapal feri ke pulau tersebut sementara dihentikan untuk mengevaluasi keamanan.

"Kami telah mengirim tim inspeksi ke pulau untuk mengecek infrastruktur kritis seperti jembatan, pelabuhan, dan fasilitas publik," kata sepekan pejabat dari Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan kerusakan parah atau evakuasi massif di Pulau Ogasawara. Sebagian besar warga tinggal di area yang relatif aman dari dampak langsung gempa.

Kondisi Pulau Ogasawara

Pulau Ogasawara, juga dikenal sebagai Pulau Bonin, adalah kepulauan vulkanik yang terletak di Samudra Pasifik. Pulau-pulau ini terletak sekitar 1.000 kilometer selatan Tokyo dan dihuni sekitar 2.400 penduduk. Kepulauan ini terkenal dengan keanekaragaman hayati yang unik dan statusnya sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Kepulauan Ogasawara sering mengalami gempa bumi karena letaknya di cincin api Pasifik, sebuah area seismik aktif yang membentang sepanjang Samudra Pasifik. Gempa bumi dengan magnitudo di atas 6,0 terjadi secara berkala di wilayah ini, meskipun jarang menyebabkan kerusakan parah.

Tsunami Potensial dan Dampak

Setelah gempa bumi, Badan Meteorologi Jepang awalnya memprediksi gelombang tsunami dengan tinggi hingga tiga meter. Namun, peringatan ini kemudian dikurangi setelah data menunjukkan bahwa gelombang yang terjadi jauh lebih kecil.

"Gelombang pertama setinggi 30 cm terdeteksi di Pulau Chichijima sekitar 40 menit setelah gempa. Tidak ada laporan kerusakan akibat tsunami," kata juru bicara JMA.

Departemen Kebencanaan Jepang telah mengaktifkan sistem peringatan darurat melalui televisi, radio, dan aplikasi seluler untuk menyampaikan informasi kepada warga. Warga juga diminta untuk tetap waspada terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi dalam beberapa jam setelah gempa utama.

Riwayat Gempa di Jepang

Jepang terletak di salah satu area seismik paling aktif di dunia. Negara ini secara teratur mengalami gempa bumi karena letaknya di pertemuan beberapa lempeng tektonik. Gempa bumi besar dan tsunami telah menyebabkan bencana parah di Jepang sepanjang sejarah, termasuk gempa dan tsunami tahun 2011 yang melanda wilayah Tohoku dan menewaskan lebih dari 18.000 orang.

Pemerintah Jepang telah menginvestasikan milyaran dolar dalam sistem mitigasi bencana, termasuk tembok laut, sistem peringatan dini, dan bangunan yang dirancang untuk tahan gempa. Negara ini juga memiliki salah satu sistem evakuasi yang paling canggih di dunia untuk menghadapi bencana alam.

Kondisi Saat Ini

Hari ini, aktivitas normal di Pulau Ogasawara mulai pulih. Meskipun beberapa penerbangan masih dibatasi, kapal feri mulai beroperasi kembali setelah inspeksi keamanan. Warga pulau diminta untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari namun tetap waspada terhadap gempa susulan.

"Kami telah memeriksa infrastruktur kritis dan tidak menemukan kerusakan signifikan. Namun, kami akan terus memantau situasi," kata gubernur Tokyo Yuriko Koike dalam konferensi pers.

Badan Meteorologi Jepang memperkirakan ada 20% kemungkinan gempa susulan dengan magnitudo serupa dapat terjadi dalam 24 jam mendatang. Warga di wilayah tersebut diminta untuk tetap siaga dan mempersiapkan diri dengan baik.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Gunawan

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter