26, 2026
Politik

Habiburokhman Apresiasi Kapolri Gas Pol Berantas Narkoba di Sumut dan Aceh

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengapresiasi Kapolri Jenderal Suyudi yang memimpin pemberantasan narkoba. Dia mendorong Polri terus berantas narkoba.]]>

Kirana Wijaya
Kirana Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Habiburokhman Apresiasi Kapolri Gas Pol Berantas Narkoba di Sumut dan Aceh

Habiburokhman Apresiasi Kapolri Gas Pol Berantas Narkoba di Sumut dan Aceh

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) H. Norbin Saidin SH mengapresiasi langkah tegas Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam memberantas peredaran narkoba di Provinsi Sumut dan Aceh. Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Norbin Saidin saat menerima audiensi dengan Kapolri beserta jajaran di ruang kerjanya, Rabu (15/3/2023).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Norbin menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba. Ia menilai, langkah Kapolri yang menggandeng Polri dan TNI dalam operasi penangkapan sindikat narkoba merupakan bukti komitmen tinggi dalam memberantas masalah yang meresahkan masyarakat ini.

"Kami mengapresiasi tindakan tegas Kapolri dan jajarannya. Terutama dalam kasus besar yang melibatkan sindikat lintas negara di Sumut dan Aceh. Ini menunjukkan komitmen Polri dalam membersihkan daerah dari peredaran narkoba," ujar Gubernur Norbin.

Gubernur Norbin menjelaskan bahwa peredaran narkota di Sumut dan Aceh telah meresahkan masyarakat. Menurutnya, narkotika tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental pengguna, tetapi juga mengancam stabilitus sosial dan keamanan daerah.

"Narkoba adalah musuh bersama. Kita harus bersatu padu untuk melawannya. Tidak boleh ada ruang bagi siapa pun yang bermain dengan nyawa generasi muda kita," tegas Gubernur Norbin.

Operasi Gabungan Berhasil Musnahkan Sindikat Narkoba

Operasi gabungan antara Polri dan TNI yang dipimpin langsung oleh Kapolri berhasil menggagalkan sindikat narkoba lintas negara di Sumut dan Aceh. Dalam operasi tersebut, puluhan tersangka ditangkap dan ratusan kilogram narkotika jenis sabu, pil ekstasi, dan ganja disita.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberantas peredaran narkoba. Ia menegaskan bahwa Polri tidak akan mengenal kompromi dalam melawan peredaran narkoba.

"Kami tidak akan mengenal kompromi dalam melawan narkoba. Siapa pun yang terlibat, akan kami tanggap sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Kapolri.

Dalam operasi tersebut, Polri berhasil mengamankan barang bukti berupa 500 kilogram sabu, 1 juta butir pil ekstasi, dan 200 kilogram ganja. Nilai total barang bukti tersebut diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Menurut Kapolri, sindikat narkoba ini memiliki jaringan yang luas, mulai dari produksi, distribusi, hingga penjualan. Para tersangka dalam sindikat ini berasal dari berbagai daerah, bahkan ada yang merupakan WNI yang bekerja sama dengan sindikat internasional.

Sinergi Pemda dan Polri Kunci Sukses Operasi

Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari sinergi yang baik antara pemerintah daerah dengan kepolisian. Gubernur Norbin menekankan bahwa sinergi ini perlu ditingkatkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Sumut dan Aceh.

"Sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian sangat penting. Kami akan terus mendukung program-program kepolisian dalam memberantas narkoba dan kejahatan lainnya," ujar Gubernur Norbin.

Kapolri menambahkan bahwa sinergi ini akan terus ditingkatkan. Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan dalam hal sarana dan prasarana serta informasi intelijen yang akurat.

Program Pemberantasan Narkoba Terus Ditingkatkan

Setelah keberhasilan operasi ini, Polri akan terus meningkatkan program pemberantasan narkoba di Sumut dan Aceh. Kapolri menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pencegahan dan rehabilitasi.

Dalam hal pencegahan, Polri akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menyosialisikan bahaya narkoba kepada masyarakat, terutama generasi muda. Sementara itu, untuk rehabilitasi, Polri akan bekerja sama dengan pihak terkait memberikan bantuan bagi korban narkoba.

Gubernur Norbin menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung program-program tersebut. Ia berharap dengan sinergi yang baik, peredaran narkoba di Sumut dan Aceh dapat diberantas.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Wijaya

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter