03, 2026
Nasional

HUT ke-75 Humas Polri, Kapolri Suyudi Sampaikan Duka Cita 5 Jurnalis Hilang

Julia Halim
Julia Halim Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

HUT ke-75 Humas Polri, Kapolri Sajikan Duka Cita bagi 5 Jurnalis yang Hilang

Dalam rangka memperingati HUT ke-75 Humas Polri, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka cita yang mendalam atas hilangnya lima jurnalis di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Kapolri dalam acara peringatan hari ulang tahun Humas Polri yang digunakan sebagian untuk mengenang para jurnalis yang saat ini masih dalam status hilang.

Kapolri menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan upaya maksimal untuk mencari para jurnalis yang hilang tersebut. "Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian yang menimpara saudara-saudara jurnalis yang hilang. Polri berkomitmen untuk terus melakukan pencarian dan investigasi secara menyeluruh," ujar Kapolri saat memberikan sambutan dalam acara peringatan HUT Humas Polri.

Kasus Hilangnya Lima Jurnalis

Lima jurnalis yang saat ini masih dalam status hilang tersebut adalah Budi Santoso (wartawan TV One), Rina Wijaya (Metro TV), Ahmad Fauzi (Reuters), Eko Prihanto (Tempo), dan Siti Aminah (Kompas). Mereka dilaporkan hilang sejak melakukan liputan di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini pada bulan Oktober lalu.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena kurangnya informasi mengenai nasib para jurnalis yang hilang. Keluarga korban telah melakukan berbagai upaya untuk meminta kejelasan dari pihak berwenang, termasuk melalui media sosial dan bertemu dengan pejabat Polri.

Polri telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus hilangnya para jurnalis ini. Tim tersebut terdiri dari personel Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polri, Polda Papua, dan Polda Jayapura. Sejauh ini, tim telah mengumpulkan berbagai keterangan saksi dan melakukan analisis terhadap jejak digital para jurnalis yang hilang.

Upaya Pencarian dan Investigasi

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Ahmad Ramadhan, menjelaskan bahwa tim investigasi telah melakukan berbagai upaya pencarian di area yang dilalui para jurnalis sebelum hilang. "Kami telah melakukan search and rescue di lokasi yang dilaporkan terakhir kali para jurnalis terlihat. Selain itu, kami juga meminta bantuan masyarakat setempat untuk memberikan informasi apapun yang berkaitan dengan keberadaan mereka," jelas Ramadhan.

Polri juga bekerja sama dengan TNI dan berbagai lembaga internasional untuk memperluas jaringan pencarian. "Kami tidak mengesampingkan kemungkinan adanya unsur kejahatan di balik kehilangan mereka. Oleh karena itu, kami melakukan pendekatan multidimensi dalam investigasi ini," tambah Ramadhan.

Respons dari Komunitas Jurnalis

Kehilangan lima jurnalis ini telah memicu reaksi dari berbagai organisasi jurnalis di Indonesia. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian ini dan meminta agar pemerintah serta Polri memberikan prioritas tinggi dalam kasus ini.

Sejumlah media massa juga telah menggelar aksi solidaritas untuk menyoroti kasus hilangnya para jurnalis ini. Berbagai media menerbitkan editorial dan spesial reportase tentang kondisi jurnalis di Indonesia, terutama yang bekerja di daerah-daerah berisiko tinggi.

Komitmen Polri dalam Menjamin Keamanan Jurnalis

Dalam sambutannya, Kapolri juga menegaskan komitmen Polri dalam menjamin keamanan para jurnalis yang meliput di berbagai wilayah. "Kami mengapresiasi peran penting jurnalis dalam menjaga kebenaran dan transparansi informasi. Oleh karena itu, keamanan mereka menjadi prioritas kami," ujar Kapolri.

Untuk memperkuat komitmen ini, Polri berencana membentuk satuan tugas khusus yang akan mengawasi keamanan jurnalis, terutama saat meliput di daerah konflik atau berisiko tinggi. Satuan tugas ini akan bekerja sama dengan organisasi jurnalis dan masyarakat sipil untuk memastikan keamanan para praktisi media.

Sebagai bagian dari peringatan HUT Humas Polri, Kapolri juga mengumumkan akan memberikan pelatihan khusus bagi jurnalis tentang cara meliput dengan aman di daerah berisiko tinggi. Pelatihan ini akan dilaksanakan dalam kerja sama dengan organisasi jurnalis dan lembaga internasional.

Dengan menyampaikan duka cita atas hilangnya lima jurnalis, Kapolri berharap agar kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan keamanan jurnalis di Indonesia. "Kami berharap kasus ini dapat segera terungkap dan para jurnalis dapat kembali kepada keluarga mereka dengan selamat," pungkas Kapolri.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Julia Halim

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter