01, 2026
Nasional

Inter Milan Lagi-lagi Dipecundangi Tetangganya

Inter Milan tumbang di laga Derby della Madoninna. Hasil yang memperpanjang puasa kemenangan Nerazzurri saat bertemu sang tetangga.]]>

Sandi Setiawan
Sandi Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Inter Milan Lagi-lagi Dipecundangi Tetangganya

Inter Milan Kembali Dikalahkan oleh Tetangga Kota

Derby della Madonnina kembali menjadi saksi kekalahan bagi Inter Milan saat mereka ditaklukkan oleh rival sekota AC Milan dengan skor 2-1 pada pertandingan Serie A di San Siro, Minggu (19/3/2023). Hasil ini membuat posisi Inter di puncak klasemen semakin genting, sementara AC Milan mengukuhkan posisi mereka di papan atas.

Inter Milan yang tampil sebagai tuan rumah harus memulai pertandingan tanpa beberapa pemain kunci karena cedera. Nicolo Barella dan Robin Gosens absen di lini tengah, sementara Stefan de Vrij tidak masuk dalam skuad utama. Kekurangan pemain ini terasa jelas sepanjang pertandingan, terutama dalam mengendalikan tempo permainan.

AC Milan lebih mendominasi awal pertandingan dengan tekanan yang terus-menerus. Upaya mereka membuahkan hasil di menit ke-32 melalui gol Rafael Leão yang berhasil mengecoh kiper Inter Milan, Yann Sommer. Gol tersebut tercipta setelah serangan berbalik yang dilakukan oleh Milan yang memanfaatkan ruang kosong di sisi sayap kanan pertahanan Inter.

Inter Mencoba Bangkit

Setelah kebobolan, Inter Milan mencoba membangun serangan dengan lebih intens. Pelatih Simone Inzaghi melakukan pergantian pemain di babak pertama dengan memasukkan Joaquín Correa menggantikan Henrikh Mkhitaryan. Upaya ini ternyata membuahkan hasil di menit ke-45+2 melalui gol dari Lautaro Martínez yang berhasil menyarangkan bola ke gawang AC Milan setelah mumunting umpan silang dari Federico Dimarco.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-1. Kedua tim kembali ke ruang ganti dengan kondisi yang seimbang, meskipun AC Milan tetap lebih menguasai statistik pertandingan dalam hal penguasaan bola dan jumlah tembakan.

Keunggulan AC Milan di Babak Kedua

Babak kedua berjalan dengan tempo yang lebih cepat. AC Milan terus memberikan tekanan dan berhasil unggul kembali di menit ke-66 melalui gol Olivier Giroud. Penyerang asal Prancis ini berhasil menyelesaikan umpan silang dari Theo Hernández dengan sempurna, membuat skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Milan.

Inter Milan mencoba keras untuk menyamakan skor dengan memasukkan pemain-pemain seperti Romelu Lukaku dan Denzel Dumfries. Sayangnya, upaya mereka tidak membuahkan hasil. Lini pertahanan AC Milan yang dipimpin oleh Fikayo Tomori dan Simon Kjaer tampil solid dan mampu menahan serangan-serangan dari Inter hingga pertandingan berakhir.

Implikasi Hasil Pertandingan

Kekalahan ini membuat Inter Milan kehilangan puncak klasemen Serie A. Mereka kini berada di posisi kedua dengan 63 poin, tertinggal satu poin dari AC Milan yang mengumpulkan 64 poin. Napoli yang berada di posisi ketiga juga memiliki 63 poin, namun unggul head-to-head melawan Inter.

Simone Inzaghi menunjukkan kekecewaannya setelah pertandingan. "Kami kehilangan banyak peluang emas di babak kedua. Kami mencoba keras tapi tidak berhasil. Kekalahan ini tentu sangat menyakitkan terutama karena ini adalah derby dan kami bermain di depan pendukung kami sendiri," ujar Inzaghi dalam konferensi pers usai pertandingan.

Sementara itu, pelatih AC Milan Stefano Pioli lebih optimis dengan hasil yang diraih timnya. "Kami tahu ini pertandingan yang sulit. Inter adalah tim yang sangat baik dan memiliki pemain-pemain berkualitas. Tapi kami tampil dengan disiplin dan sabar. Gol-gol kami datang dari kerja tim yang baik," kata Pioli.

Derby della Madonnina ini kembali menunjukkan betapa sengitnya persaingan antara dua tim asal Milan. Dengan sisa beberapa pertandingan lagi di akhir musim, liga Serie A semakin menarik untuk diikuti. Pertarungan untuk gelar juara masih terbuka lebar, dan setiap poin akan menjadi sangat berharga.

Bagi Inter Milan, kekalahan ini adalah pukulan mental yang cukup berat. Mereka sekarang harus segera bangkit dan fokus pada pertandingan-pertandingan mendatang jika masih ingin bersaing dalam meraih gelar juara Serie A. Sementara itu, AC Milan menunjukkan bahwa mereka adalah kandidat kuat untuk merebut gelar musim ini dengan performa yang konsisten.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Sandi Setiawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter