29, 2026
Politik

Jakarta Diguncang 61 Titik Demo Hari Ini, di DPR hingga Mahasiswa Trisakti Turun Aksi

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2020/06/29/5ef96b6c7a93c-kecap-manis-dan-kecap-aseng_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Lestari Saputra
Lestari Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

61 Titik Demo Digelar di Ibu Kota, DPR dan Mahasiswa Trisakti Turun Jalan

Ibu Kota diguncang aksi demonstrasi yang menyebar di 61 titik pada hari ini. Aksi yang berlangsung damai namun massal ini melibatkan berbagai kalangan, dari mahasiswa hingga elemen profesional. Salah satu aksi yang menarik perhatian adalah demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Trisakti serta aksi depan Gedung DPR RI.

Massa Mahasiswa Trisakti Menuntut Reformasi

Ratusan mahasiswa dari Universitas Trisakti menggelar aksi unjuk rasa di sekitar kampus mereka. Aksi yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menyoroti isu reformasi di berbagai sektor. Massa mahasiswa membawa sejumlah spanduk dengan berbagai tuntutan, mulai dari reformasi agraria, hingga perbaikan sistem pendidikan yang mereka anggap masih banyak kelemahannya.

Ketua Umum Dewan Mahasiswa Trisakti, Ahmad Rizki, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekhawatiran mahasiswa terhadap arah bangsa. "Kami khawatir jika reformasi yang sudah berjalan ini tidak berjalan sesuai harapan. Khususnya di sektor pendidikan dan agraria yang sangat mempengaruhi masa depan generasi muda," ujar Rizki.

Menurut Rizki, aksi ini juga menuntut pemerintah untuk lebih serius dalam menangani isu-isu krusial yang sedang dihadapi bangsa. "Kami tidak bisa melihat ada banyak kebijakan yang dinilai tidak pro rakyat. Harus ada perubahan yang nyata dan dapat dirasakan oleh masyarakat kecil," tambahnya.

Aksi di Depan Gedung DPR RI

Sementara itu, aksi serupa juga digelar di depan Gedung DPR RI. Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di sekitar kompleks parlemen. Mereka menuntut agar para wakil rakyat dapat lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat.

Koordinator aksi di depan DPR, Budi Santoso, menjelaskan bahwa aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap beberapa RUU yang dianggap merugikan rakyat. "Kami melihat ada beberapa rancangan undang-undang yang disusupkan oleh kepentingan tertentu. DPR harus menjadi wakil rakyat yang jujur, bukan alat kelompok kepentingan," ujar Budi.

Massa yang terdiri dari buruh, nelayan, petani, dan aktivis lingkungan ini menunt agar pemerintah dan DPR dapat memprioritaskan kepentingan rakyat dibandingkan kepentingan ekonomi yang monopolistik. "Kita minta RUU yang dibuat harus bermanfaat untuk seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya untuk segelintir orang," tegas Budi.

Tingkatkan Keamanan, Polisi Siaga

Menyikapi aksi demonstrasi yang menyebar di berbagai titik, Polda Metro Jaya telah mengambil langkah preventif. Kepala Polda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 12.000 personel untuk mengamankan berbagai aksi demonstrasi yang berlangsang hari ini.

Polisi telah menyiapkan beberapa skenario untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan termasuk aksi yang berubah menjadi kerusuhan. "Kami sudah berkoordinasi dengan panitia aksi untuk memastikan jalannya aksi berjalan sesuai rencana. Kami juga telah menyiapkan mobil water canon dan tim anti huru hara sebagai langkah preventif," tambahnya.

Reaksi Pemerintah dan DPR

Menanggapi aksi demonstrasi yang massal, pemerintah menyatakan siap menerima masukan dari para demonstran. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengatakan bahwa pemerintah menghargati setiap aspirasi yang disampaikan secara damai.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa DPR siap menerima surat tuntutan dari para demonstran. "Kami akan menindaklanjuti setiap aspirasi yang masuk melalui jalur yang benar. DPR selalu terbuka untuk menerima masukan dari seluruh lapisan masyarakat," ujar Dasco.

Dengan demikian, aksi demonstrasi yang digelar hari ini diharapkan dapat berjalan secara damai dan menghasilkan solusi konstruktif untuk berbagai isu yang menjadi perhatian bersama.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Saputra

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter