29, 2026
Teknologi

KAI Minta Maaf Usai KRL Bablas Tak Berhenti di Stasiun Sudirman

Reza Setiawan
Reza Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

KAI Minta Maaf Usai KRL Bablas Tak Berhenti di Stasiun Sudirman

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permintaan maaf atas insiden KRL Commuterline yang tidak berhenti di Stasiun Sudirman pada Rabu (15/3) lalu. Insiden ini menyebabkan sejumlah penumpang terjebak di dalam kereta dan melewatkan tujuan mereka.

Dalam keterangannya, KAI mengakui adanya kesalahan sistem yang menyebabkan kereta api tidak berhenti di stasiun yang seharusnya. Kepala Humas KAI Commuterline Eva Chairunisa mengatakan bahwa insiden ini terjadi karena gangguan pada sistem sinyal kereta api.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat insiden ini. Kami sudah melakukan investigasi internal dan menemukan bahwa gangguan pada sistem sinyal menyebabkan kereta tidak berhenti di Stasiun Sudirman seperti yang dijadwalkan," ujar Eva dalam keterangannya, Kamis (16/3).

Kronologi Insiden

Menurut kronologi yang disampaikan KAI, kereta jurusan Bogor-Rangkasbitung bernomor polisi 1643 sedang beroperasi normal hingga mendekati Stasiun Sudirman. Sistem sinyal yang seharusnya memberitahu masin untuk berhenti ternyata mengalami gangguan teknis.

Beberapa penumpang yang terjebak di dalam kereta mengaku kaget dan bingung saat mengetahui kereta tidak berhenti di stasiun yang seharusnya. Mereka harus berdesak-desak di dalam kereta yang sudah penuh penumpang hingga tiba di Stasiun Manggarai.

Langkah Darurat yang Dilakukan

Setelah tiba di Stasiun Manggarai, petugas KAI segera membantu penumpang yang turun di stasiun yang salah. Mereka diarahkan untuk menggunakan KRL berikutnya kembali ke arah Stasiun Sudirman.

Penanganan dan Tindakan Pencegahan

Usai insiden ini, KAI segera melakukan pengecekan menyeluruh pada sistem sinyal di jalur yang dilalui KRL Commuterline. Tim teknis KAI bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan tidak ada gangguan sering terjadi kembali.

KAI juga menyatakan akan memberikan kompensasi bagi penumpang yang terkena dampak insiden ini. Penumpang dapat menghubungi layanan pelanggan KAI atau datang langsung ke stasiun terdekat untuk mengajukan kompensasi.

Respon Penumpang

Beberapa penumpang yang mengalami insiden ini memberikan respons beragam. Ada yang memahami situasi namun ada juga yang kecewa dengan layanan yang diberikan KAI.

Di sisi lain, penumpang lainnya, Siti (28), mengaku memahami bahwa gangguan teknis bisa terjadi kapan saja. Namun, ia berharap KAI dapat memberikan informasi yang lebih jelas kepada penumpang saat insiden terjadi.

Perbaikan Layanan

Eva menambahkan bahwa insiden ini menjadi evaluasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan. KAI akan melakukan berbagai perbaikan sistem dan memberikan pelatihan tambahan kepada petugas penanganan darurat.

KAI menyampaikan permintaan maaf sekali lagi atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang dan berterima kasih atas kritik serta saran yang diberikan untuk perbaikan layanan di masa depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Reza Setiawan

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter