02, 2026
Teknologi

Kiky Saputri Bagikan Ceramah Ustaz Dennis Lim Usai Dihujat soal Rakyat Jelata, Netizen: Playing Victim?

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/11/02/6ae777c93c8e2-kiky-saputri_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Reza Setiawan
Reza Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kiky Saputri Bagikan Ceramah Ustaz Dennis Lim Usai Dihujat soal Rakyat Jelata

Kiky Saputri kembali menjadi perbincangan publik usai membagikan ceramah Ustaz Dennis Lim di media sosialnya. Aksi ini dilakukan selepas dia mendapat kritikan keras dari netizen terkait pernyataannya yang dianggap menyebut rakyat jelata sebagai orang yang tidak memiliki ambisi.

Kiky Saputri, yang dikenal sebagai seorang pembawa acara dan juga konten kreator, memposting video ceramah Ustaz Dennis Lim tentang pentingnya memiliki cita-cita dan ambisi dalam hidup. Dalam unggahannya, Kiky tampak mendukung pesan yang disampaikan Ustaz Dennis tersebut.

"Kita harus punya cita-cita yang tinggi, bukan hanya sekadar hidup biasa-biasa saja," demikian kutipan ceramah Ustaz Dennis Lim yang diposting Kiky.

Unggahan ini langsung menarik perhatian pubus dan memicu berbagai reaksi dari netizen. Banyak yang menganggap Kiky sedang mencoba membenarkan atau mengalihkan perhatian dari kritikan yang diterimanya sebelumnya.

Kritikan Terhadap Pernyataan Kiky

Sebelumnya, Kiky Saputri viral karena pernyataannya yang dianggap menyebut rakyat jelata sebagai orang yang tidak memiliki ambisi dalam hidup. Video yang menampilkan pernyataan tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu kemaruan publik.

Dalam video tersebut, Kiky tampak mengatakan bahwa sebagian besar masyarakat hanya ingin hidup tenang, tidak memiliki cita-cita besar, dan tidak berambisi untuk meraih kesuksesan. Pernyataan ini dianggap tidak sensitif dan tidak menghargai kondisi sebagian besar masyarakat yang memang hidup dalam berbagai keterbatasan.

Banyak netizen yang merasa terluka dengan pernyataan Kiky, menganggapnya menghina golongan menengah ke bawah yang sudah berjuang keras untuk hidup sehari-hari. Beberapa artis dan publik figur lain pun ikut menanggapi, ada yang mendukung Kiky tetapi ada pula yang mengecam keras pernyataannya tersebut.

Reaksi Netizen terhadap Unggahan Baru

Usai membagikan ceramah Ustaz Dennis Lim, Kiky Saputri kembali mendapat berbagai macam reaksi dari netizen. Ada yang mendukung langkahnya dengan menganggap bahwa Kiky ingin memberikan pesan positif kepada publik.

"Mungkin Kiky ingin mengingatkan bahwa kita semua harus punya cita-cita, bukan berarti dia menghina rakyat jelata," komentar salah satu netizen yang mendukung Kiky.

Akan tetapi, banyak juga yang menganggap Kiky sedang melakukan "playing victim" atau memainkan peran sebagai korban. Netizen menganggap bahwa Kiky mencoba mengalihkan fokus dari kritikan yang diterimanya dengan memposting ceramah agama.

"Justru postingan ini membuatnya terlihat lebih tidak sensitif. Daripada minta maaf, malah postingan seperti ini," komentar lainnya.

Tanggapan dari Ustaz Dennis Lim

Ustaz Dennis Lim sendiri belum memberikan tanggapan resmi mengenai unggahan Kiky. Namun, dalam ceramahnya yang diposting Kiky, Ustaz Dennis membahas pentingnya memiliki cita-cita dalam hidup tanpa menyebutkan rakyat jelata sebagai orang yang tidak berambisi.

Dalam ceramahnya, Ustaz Dennis menekankan bahwa setiap orang memiliki potensi untuk meraih kesuksesan asalkan memiliki cita-cita yang jelas dan tekun dalam berusaha. Pesan ini dianggap berbeda dengan interpretasi yang dilakukan Kiky sebelumnya.

Kisruh yang melibatkan Kiky Saputri ini menunjukkan betapa sensitifnya isu sosial dan kelas di masyarakat Indonesia. Setiap pernyataan publik figur, terlebih lagi yang terkait dengan kondisi ekonomi dan sosial masyarakat, cenderung menjadi perbincangan luas dan menimbulkan berbagai interpretasi.

Sampai saat ini, Kiky Saputri belum memberikan klarifikasi resmi mengenai kritikan yang diterimanya. Ia hanya terlihat terus aktif di media sosial dengan membagikan berbagai konten positif, termasuk ceramah-ceramah keagamaan.

Kisah ini masih berlangsung dan menjadi perhatian publik, terutama dalam konteks peran dan tanggung jawab publik figur dalam menyampaikan pesan yang sensitif terkait kondisi sosial masyarakat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Reza Setiawan

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter