25, 2026
Teknologi

Lantik Pengurus Baru, Ketum PBTI Yakin Sulsel Lahirkan Legenda Taekwondo RI

Ketum PBTI Richard Tampubolon melantik Adnan Purichta Ichsan sebagai Ketua Taekwondo Sulsel. Adnan membidik medali pertama di PON 2028.]]>

Sandi Setiawan
Sandi Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Lantik Pengurus Baru, Ketum PBTI Yakin Sulsel Lahirkan Legenda Taekwondo RI

Lantik Pengurus Baru, Ketum PBTI Yakin Sulsel Lahirkan Legenda Taekwondo RI

PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Selatan melantik pengurus baru Persatuan Taekwondo Indonesia (PBTI) Provinsi Sulsel masa bakti 2023-2027. Acara yang berlangsung di Gedung Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Rabu (15/3/2023) ini dihadiri oleh Ketua Umum PBTI Pusat, Paulus Suharyo, serta pejabat terkait dari pemerintah provinsi dan kota.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PBTI Pusat Paulus Suharyo mengungkapkan kepercayaannya bahwa Sulawesi Selatan akan melahirkan legenda taekwondo Indonesia. Ia menekankan potensi besar yang dimiliki oleh atlet-atlet muda di provinsi ini.

"Saya yakin Sulawesi Selatan akan melahirkan legenda taekwondo Indonesia. Potensi atlet-atlet muda di sini sangat besar, dan dengan dukungan penuh dari pemerintah provinsi dan kota, saya percaya mereka akan mampu bersaing di level nasional bahkan internasional," ujar Paulus Suharyo.

Struktur Pengurus Baru

Pengurus baru PBTI Sulsel terdiri dari 15 orang yang dipilih melalui musyawarah provinsi. Ketua umum dijabat oleh H. Andi Fachrul Razi, mantan atlet taekwondo yang pernah meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON).

Struktur pengurus ini meliputi ketua umum, wakil ketua umum, sekretaris umum, bendahara, serta ketua bidang yang mencakup prestasi, pembinaan, pembinaan dan pengembangan, kehumasan, hukum, dan keuangan. Seluruh pengurus dilantik secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.

Dalam pidatonya, Gubernur Nurdin Abdullah menyatakan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung pengembangan olahraga taekwondo di Sulsel. Ia menekankan pentingnya pembinaan atlet muda sejak dini.

"Pemerintah provinsi akan mendukung sepenuhnya program-program yang akan dilaksanakan oleh PBTI Sulsel. Pembinaan atlet mula-mula sangat penting untuk mencetak atlet-atlet berkualitas di masa depan," jelas Nurdin Abdullah.

Program Pengembangan

Ketua Umum PBTI Sulsel Andi Fachrul Razi menjelaskan sejumlah program yang akan diwujudkan dalam lima tahun ke depan. Program tersebut meliputi pembentukan klub-klub taekwondo di tingkat kecamatan, pelatihan bagi pelatih dan wasit, serta penyelenggaraan turnamen tingkat provinsi.

Ia juga menambahkan bahwa pengurus baru akan fokus pada peningkatan prestasi atlet taekwondo Sulsel di ajang nasional dan internasional. "Kami menargetkan minimal satu atlet Sulsel bisa masuk dalam tim nasional untuk kejuaraan dunia dalam lima tahun ke depan," tambahnya.

Tanggapan dari Atlet

Salah satu atlet taekwondo muda Sulsel, Muhammad Rizki (17), menyambut baik pelantikan pengurus baru. Ia berharap dengan adanya program pembinaan yang lebih terstruktur, prestasi atlet taekwondo Sulsel bisa lebih baik.

Sementara itu, pelatih senior taekwondo Sulsel, Syamsul Bahri, menilai pengurus baru memiliki visi yang jelas untuk mengembangkan olahraga ini. Ia berharap implementasi program-program yang diumumkan bisa berjalan efektif.

Tantangan di Depan

Meski optimistis, Ketua Umum PBTI Sulsel mengakui ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. Antara lain, keterbatasan fasilitas latihan di beberapa daerah dan minimnya sponsor untuk mendukung program pembinaan.

Dengan pelantikan pengurus baru ini, diharapkan taekwondo di Sulawesi Selatan bisa semakin maju dan mampu mencetak atlit-atlit berprestasi yang bisa membawa nama baik provinsi dan Indonesia di kancah internasional.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Sandi Setiawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter