31, 2026
Nasional

Lubang Galian Proyek di Cilincing Makan Korban Jiwa

Hesti Nasution
Hesti Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Lubang Galian Proyek di Cilincing Makan Korban Jiwa

Tragedi mengerikan terjadi di wilayah Cilincing, Jakarta Utara, di mana sebuah lubang galian proyek menjadi saksi pembunuhan terhadap dua korban jiwa. Kejadian ini menimpa dua pekerja konstruksi yang sedang melaksanakan tugas di lokasi proyek pembangunan apartemen bertingkat tinggi. Kedua korban tewas tertimbun tanah yang longsor secara tiba-tiba, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan kerja mereka.

Menurut keterangan Kepala Polsek Cilincing, Komisaris Wahyu Hidayat, kejadian bermula ketika kedua korban, identik sebagai Hendra (32) dan Budi (28), sedang melaksanakan pekerjaan pemasangan dinding penahan tanah di sisi lubang galian proyek. Tanpa diduga, struktur tanah di sekitar area kerja mereka tiba-tiba longsor dan menimbun mereka secara cepat.

"Kedua korban tidak sempat menyelamatkan diri karena longsor terjadi secara mendadak," terang Wahyu saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Minggu (15/1) siang. "Tim penyelamat yang tiba di lokakasi segera melakukan evakuasi, sayangnya upaya ini tidak menyelamatkan nyawa mereka."

Kronologi Kejadian

Kejadian berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB di lokasi proyek pembangunan Apartemen Green Garden yang sedang dalam tahap pengerjaan fondasi. Menurut saksi mata, seorang pekerja bernama Aris, longsor terjadi saat hujan deras mengguyur lokasi proyek selama kurang lebih 30 menit sebelum kejadian.

Setelah mendapat laporan, tim SAR gabungan dari BPBD Jakarta Utara, Polsek Cilincing, dan petugas proyek segera tiba di lokasi. Evakuasi pun dilakukan dengan menggunakan alat berat untuk menggali tanah yang menimbun korban. Proses evakuasi memakan waktu sekitar dua jam sebelum jenazah kedua korban berhasil dievakuasi dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Proyek Tanpa Izin?

Seusai kejadian, tim inspeksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jakarta Utara segera turun ke lokasi untuk memeriksa kelengkapan perizinan proyek. Menurut Kepala DPUPR Jakarta Utara, Ahmad Yani, pihaknya masih mengecek legalitas proyek tersebut.

Ia menjelaskan bahwa dalam rencana pelaksanaan pekerjaan (RKP) yang diajukan, pengembang wajib menyertakan rencana pengamanan galian, termasuk sistem penahan tanah yang memadai dan sistem pengendalian air hujan. Namun, dari pengamatan tim di lapangan, tampak beberapa elemen pengamanan tersebut tidak terimplementasi dengan baik.

Tanggung Jawab Pengembang

Dalam konferensi pers seusai pengevakuasi korban, Kepala Dinas Tenaga Kerda Jakarta Utara, Meilina, menyatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas pengembang jika terbukti melanggar standar keselamatan kerja.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan menyelidiki apakah perusahaan kontraktor yang menangani pekerjaan telah melaksanakan kewajiban memberikan pelatihan keselamatan kerja kepada para pekerja serta menyediakan alat pelindung diri yang memadai.

Respon Keluarga Korban

Kedua korban yang tewas dalam kejadian ini dikenal sebagai tulang punggung keluarga. Hendra meninggalkan seorang istri dan dua anak-anak, sedangkan Budi meninggalkan seorang istri dan seorang anak.

Keluarga korban berencana akan mengajukan ganti rugi kepada pengembang proyek dan perusahaan kontraktor yang menangani pekerjaan. Mereka didampingi oleh beberapa aktivis buruh dari serikat pekerja setempat.

Langkah Pencegahan

Dalam konferensi pers terpisah, Gubernur Jakarta Anies Baswedan menyatakan akan segera menginstruksikan pemerintah provinsi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh proyek konstruksi yang sedang berlangsung di Jakarta, terutama yang melibatkan galian dalam.

Ia juga mengimbau seluruh pengembang dan perusahaan kontraktor untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dalam setiap tahap pelaksanaan proyek, terutama saat musim hujan seperti saat ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Nasution

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter