Menang Dramatis atas Dewa United, Satria Muda Juara IBL All Indonesian 2026
Satria Muda Pertamina berhasil meraih gelar juara IBL All Indonesian 2026 dengan drama yang tak terlupakan dalam pertandingan final melawan Dewa United. Kemenangan 96-94 dalam laga yang berlangsung sangat sengit itu menandai prestasi gemilang bagi tim asuhan Rastafari Horongbala sepanjang musim ini.
Final yang berlangsung di GOR Popping, Jakarta, pada Minggu (10/1/2026) ini menjadi pertandingan yang paling dinanti-nantikan oleh penggemar basket Indonesia. Kedua tim menunjukkan permainan berkualitas tinggi dengan serangan bertahan yang intens sepanjang pertandingan.
Di kuarter pertama, Dewa United memimpin dengan sempurna thanks to performa apik dari Brandon Jawato yang mencetak 12 poin dalam 10 menit pertama. Sementara itu, Satria Muda kesulitan menemukan ritme permainan mereka dengan persentase tembakan yang hanya mencapai 35 persen.
Namun di kuarter kedua, Satria Muda mulai bangkit. Melalui serangan cepat dan pertahanan yang lebih ketat, mereka berhasil menyamakan skor 48-48 di babak pertama. Andakara Pratama menjadi kunci dengan mencetak 18 poin dalam dua kuarter pertama.
Paruh Pertama Sengit, Kedua Tim Saling Serang
Paruh kedua menjadi lebih sengit lagi. Dewa United dengan pemain naturalisasi as Amerika Serikat, Marcus Johnson, terus memberikan tekanan. Johnson mencetak poin crucial di menit-menit akhir kuarter ketiga yang membuat timnya unggul 75-72.
Satria Muda tidak tinggal diam. Di kuarter keempat, mereka menunjukkan karakter juara. Melalui serangan kolektif dan rebound yang dominan, Satria Muda berhasil membalikkan keadaan. Rangkaian poin dari Brandon Jawato, Michael Lipinski, dan Andakara membuat Satria Muda unggul 92-88 dengan tiga menit tersisa.
Dewa United tidak menyerah. Mereka melancarkan serangan balasan yang intens melalui tiga angka dari Brandon Jawato dan Marcus Johnson. Dua menit sebelum pertandingan berakhir, skor menjadi 94-94, menegangkan seluruh penonton.
Menit Terakhir Menentukan Segalanya
Di menit terakhir, Satria Muda mendapat kesempatan emas. Andakara Pratama berhasil mencetak lay-up setelah mendapat assist dari Brandon Jawato, membuat skor 96-94 dengan 15 detik tersisa. Dewa United mencoba serangan terakhir, namun Marcus Johnson gagal menembak dari luar jangkauan.
Wasit langsung membunyikan peluit tanda pertandingan usai. Satria Muda Pertamina resmi menjadi juara IBL All Indonesian 2026 setelah menang 96-94. Ini adalah gelar juara keempat bagi Satria Muda sejak bergabung dengan liga profesional Indonesia.
"Kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras selama ini. Seluruh tim bermain dengan sempurna di menit-menit terakhir. Saya bangga dengan karakter tim yang tidak pernah menyerah," ucap Rastafari Horongbala, pelatih Satria Muda usai pertandingan.
Andakara Pratama dinobatkan sebagai pemain terbaik final (MVP) dengan mencetak 28 poin, 8 rebound, dan 5 assist. Sedangkan Brandon Jawato dari Dewa United juga tampil gemilang dengan 30 poin, 6 rebound, dan 4 assist.
Ketua Umum IBL, Daniel Budiardja, menyatakan kepuasannya atas berlangsungnya final yang dramatis. "Final ini menunjukkan tingkat kompetisi IBL yang semakin tinggi. Kedua tim memberikan pertandingan terbaik mereka dan memberikan hiburan bagi penggemar basket Indonesia," ujarnya.
Dengan kemenangan ini, Satria Muda Pertamina juga memperoleh tikot otomatis ke Kejuaraan Klub Asia FIBA 2026. Mereka akan mewakili Indonesia bersama runner-up Dewa United.
Final yang berlangsung sangat penuh drama ini akan menjadi kenangan indah bagi penggemar basket Indonesia. Performa apik dari kedua tim menunjukkan bahwa kompetisi basket di Indonesia terus berkembang pesat.
Komentar (0)