Mudik ke NTT untuk Pinangan, Selviana Tewas Dimangsa Buaya Depan Calon Suami
Sebuah tragedi menghantui kebahagiaan calon pengantin di Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selviana, seperempat abad usianya, tewas digigit buaya saat sedang berada di pinggir sungai bersama calon suaminya, Rabu (15/3/2023). Kehadiran calon mertua yang juga Bupati Sumba Barat, Agustinus Dulla, tidak mampu menyelamatkan nyawa wanita yang akan dinikahi dalam waktu dekat ini.
Menurut keterangan saksi mata, kejadian tragis itu terjadi saat Selviana dan calon suaminya, Markus, sedang berada di pinggir Sungai Kambaniru untuk membersihkan diri setelah melakukan perjalanan mudik dari Kupang. Kedua calon pengantin itu hendak melaksanakan adat pinangan di desa calon mempelai pria.
"Saat itu mereka sedang mandi di sungai. Tiba-tiba buaya muncul dari dalam air dan menyerang Selviana," kata Kepala Polres Sumba Barat, AKBP I Made Arya Wiguna, dalam konferensi persnya.
Markus, calon suami korban, berusaha menyelamatkan Selviana namun tidak berhasil. Ia hanya bisa menyaksarkan mata saat kekasihnya ditarik buaya ke arah tengah sungai. Warga setempat yang mendengar teriakan pun segera turun ke lokasi namun korban sudah tidak terlihat lagi.
Korban Ditemukan dalam Kondisi Tak Bernyawa
Tim SAR gabungan dari BPBD Polres Sumba Barat, TNI, dan Polri melakukan pencarian korban selama beberapa jam. Jenazah Selviana akhirnya ditemukan sekitar pukul 18.00 WIT, sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.
Menurutnya, korban langsung dibawa ke RSUD Waikabubak untuk dilakukan otopsi sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Proses otopsi dilakukan untuk menentukan penyebab kematian secara pasti.
Bupati Dulla: Tragedi yang Tak Terduga
Bupati Sumba Barat, Agustinus Dulla, yang juga calon mertua korban, tampat sangat terpukul dengan kejadian ini. Ia mengaku sedih dan syok dengan musibah yang menimpa calon menantunya ini.
"Ini adalah tragedi yang sangat tidak terduga. Kita sedang bersiap menyambut kebahagiaan, tapi malah dihadapkan pada musibah ini," ujar Bupati Dulla.
Ia menjelaskan bahwa adat pinangan yang akan dilaksanakan merupakan tradisi penting di Sumba. Kedua keluarga sudah merencanakan pesta pernikahan yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.
Akibat Tragedi, Rencana Pernikahan Batal
Tragedi yang menimpa Selviana membuat rencana pernikahan dengan Markus terpaksa batal. Keluarga korban belum bisa memikirkan kembali jadwal pernikahan karena masih dalam duka mendalam.
Pemerintah Daerah Minta Warga Waspada
Setelah kejadian ini, pemerintah daerah Sumba Barat meminta warga untuk lebih waspada saat beraktivitas di dekat sungai. Sungai Kambaniru memang dikenal sebagai habitat buaya, namun biasanya buaya tidak terlalu sering mendekati permukiman.
Tragedi ini bukan kali pertama terjadi di Kabupaten Sumba Barat. Sebelumnya, sudah ada beberapa kasus serupa yang melibatkan serangan buaya di beberapa sungai di wilayah ini. Pemerintah daerah berencana melakukan penelitian lebih lanjut tentang populasi buaya di wilayahnya untuk mencegah kejadian serupa.
Dengan musibah ini, harapan kebahagiaan calon pengantin di Sumba Barat harus terhenti di tengah jalan. Keluarga ditinggalkan duka, sementara rencana pernikahan yang dinanti-nanti harus batal karena tragedi yang disebutkan sebagai "takdir" ini.
Komentar (0)