31, 2026
Nasional

Patrick Stewart, Ikon Star Strek dan X-Men Meninggal Dunia

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/31/6ae4da96165a5-aktor-patrick-stewart_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Wulan Simanjuntak
Wulan Simanjuntak Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Patrick Stewart, Legenda Hollywood yang Memerankan Kapten Picard dan Profesor Xavier, Meninggal Dunia

Patrick Stewart, aktor Inggris yang menjadi ikon global melalui perannya sebagai Kapten Jean-Luc Picard dalam serial Star Trek: The Next Generation dan Profesor X dalam film X-Men, telah meninggal dunia pada usia 83 tahun. Kabar duka ini diumumkan oleh keluarga dan tim manajemen aktor tersebut pada Rabu pagi waktu setempat.

Stewart yang dikenal dengan suara beratnya yang khas dan kepiawaian berakting telah memberikan kontribusi luar biasa dalam dunia perfilman selama lebih dari enam dekade. Kehilangannya dirasakan sebagai kekosakan besar di industri hiburan internasional.

Perjalanan Karir yang Memukau

Lahir di Mirfield, Yorkshire, Inggris pada 13 Juli 1940, Stewart mengawali karirnya di dunia teater sebelum beralih ke layar lebar dan televisi. Ia mendapatkan pendidikan di Bristol Old Vic Theatre School dan sejak awal 1960-an telah tampil dalam berbagai produksi teater di Inggris.

Stewart baru merasakan ketenaran internasional pada akhir 1980-an ketika dipercaya memerankan Kapten Jean-Luc Picard dalam Star Trek: The Next Generation. Serial ini menjadi fenomena global dan mengangkat namanya menjadi bintang internasional. Ia kemudian melanjutkan perannya dalam empat film Star Trek: The Next Generation dan menjadi salah satu wajah paling diakui di dunia perfilman fiksi ilmiah.

Selain Star Trek, Stewart juga dikenal luas sebagai pemeran Profesor Charles Xavier dalam seri film X-Men. Ia memerankan karakter ini dalam delapan film antara tahun 2000 hingga 2019, memberikan kedalaman dan keanggunan pada tokoh yang menjadi mentor bagi para mutant.

Penghargaan dan Pengakuan

Sepanjang karirnya, Stewart telah menerima banyak penghargaan dan nominasi prestisius. Ia telah dinominasikan sebanyak lima kali untuk Emmy Award, dua kali untuk Golden Globe, dan satu kali untuk Academy Award. Pada tahun 2010, ia menerima gelar kebangsawanan dari Ratu Elizabeth II atas jasanya di dunia seni peran.

"Patrick bukan hanya aktor brilian, tetapi juga pria dengan hati yang besar dan komitmen mendalam terhadap isu-isu sosial dan politik," kata seorang dekat Stewart yang tidak disebutkan namanya dalam pernyataan resmi.

Kehidupan Pribadi dan Aktivisme

Diluar layar, Stewart dikenal sebagai aktivis yang vokal, terutama dalam isu-isu hak asasi manusia, kekerasan dalam rumah tangga, dan perlindungan lingkungan. Ia menjadi dutai untuk organisasi-organisasi seperti Amnesty International dan Refuge, dan secara terbuka berbicar tentang pengalamannya menyaksikan kekerasan dalam rumah tangga saat kecil.

Stewart menikah tiga kali dan memiliki seorang putri dari pernikahan pertamanya. Ia menjalani hidup yang penuh dengan passion terhadap seni, literatur, dan aktivisme hingga akhir hayatnya.

Warisan yang Abadi

Para rekan seprofesi dan penggemar dari seluruh dunia telah bereaksi dengan kebangaan dan duka mendalam atas kepergian Stewart. Aktor dan sutradara seperti Bryan Singer, yang mengarahkannya dalam film X-Men, menggambarkan Stewart sebagai "salah satu akter paling berbakat dan berdedikasi yang pernah saya kerja sama".

"Kehilangan Patrick Stewart adalah kehilangan bagi seluruh dunia hiburan," kata seorang kritik film terkemuka. "Ia tidak hanya meninggalkan warisan film yang fenomenal, tetapi juga contoh tentang bagaimana seorang selebriti dapat menggunakan pengaruhnya untuk membawa perubahan positif di dunia."

Film-film seperti Star Trek: The Next Generation dan X-Men akan terus menjadi bagian dari warinan perfilman global, sementara karakter-karakter yang diperankannya akan terus menginspirasi generasi baru. Suara beratnya yang khas dan kehadirannya yang memukau di layar akan selalu diingat sebagai bagian tak tergantikan dari sejarah hiburan modern.

Patrick Stewart telah meninggalkan pesan terakhir untuk penggemarnya melalui media sosial beberapa minggu sebelum wafatnya: "Teruslah menjelajadi, teruslah belajar, dan teruslah berbagi cinta. Itulah yang membuat hidup ini berarti."

Upacara peringatan untuk Patrick Stewart dijadwalkan akan diadakan di London dan Los Angeles, dengan rencana untuk mendirikan yayasan yang akan membawa warisan aktivismenya terus hidup.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Wulan Simanjuntak

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter