31, 2026
Nasional

Pelaku Penembakan Dekat Kampung Ambon Serahkan Diri ke Polisi

Pelaku penembakan di Kampung Ambon, Jakarta Barat, menyerahkan diri ke polisi. Tiga orang terluka, dan penyidik masih mencari satu pelaku lainnya.]]>

Kirana Utami
Kirana Utami Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pelaku Penembakan Dekat Kampung Ambon Serahkan Diri ke Polisi

Pelaku Penembakan Dekat Kampung Ambon Serahkan Diri ke Polisi

Seorang pria yang diduga sebagai pelaku penembakan yang terjadi dekat kawasan Kampung Ambon akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Kejadian bermula pada Rabu malam lalu ketika korban ditembak di bagian tubuhnya oleh pelaku yang masih dalam penyelidikan. Setelah beberapa hari buron, pelaku akhirnya memutuskan untuk menyerahkan diri setelah diiming-imingi program rehabilitasi sosial yang ditawarkan pihak kepolisian.

Menurut Kepala Polres setempat, AKBP Budi Santoso, pelaku yang diketahui bernama Ahmad (35) menyerahkan diri ke Mapolres pada Kamis siang. "Pelaku datang sendiri ke Mapolres setelah melalui pertimbangan mendalam. Ia mengaku menyesati perbuatannya dan ingin memulai hidup baru," jelas Budi dalam konferensi pers yang diadakan kemarin.

Kronologi Penembakan

Kejadian penembakan terjadi pada Rabu (15/3) sekitar pukul 21.30 WIB di Jalan Raya Kampung Ambon, tepatnya di dekat warung makan yang masih ramai pengunjung. Menurut saksi mata, korban bernama Rudi (28) sedang duduk bersama teman-temannya ketika tiba-tiba pelaku mendekat dan menembaknya dari jarak dekat.

Korban yang dinyatakan dalam kondisi stabil setelah menjalani operasi. Menurut dokter yang merawat, korban mengalami luka tembak di bagian d kanan namun tidak mengenai organ vital penting. "Korban sudah sadar dan bisa berkomunikasi dengan baik," kata dokter yang tidak mau disebutkan namanya.

Motif Penembakan

Awalnya, polisi menduga penembakan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan asmara namun setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, motif kejadian ternyata terkait utang piutang. "Pelaku dan korban memang memiliki utang sebesar Rp5 juta yang sudah menunggu pembayaran selama tiga bulan," jelas Budi.

Menurut pengakuan pelaku, ia sudah berkali-kali meminta korban untuk melunasi utang namun korban selalu menunda. "Akhirnya emosi pelaku meledak dan ia memutuskan untuk menembak korban sebagai bentuk balas dendam," ujar Budi.

Penyerahan Diri dan Tawaran Rehabilitasi

Setelah menjadi buronan selama dua hari, pelaku akhirnya memutuskan untuk menyerahkan diri. "Pelaku datang bersama keluarganya dan langsung menyerahkan senjata api rakitan yang digunakan dalam aksi penembakan," kata Budi.

Pihak kepolisian menawarkan program rehabilitasi sosial bagi pelaku. "Kami akan memberikan kesempatan kepada pelaku untuk menjalani rehabilitasi agar ia tidak melakukan hal serupa di masa depan. Program ini dilakukan karena pelaku menunjukkan penyesalan dan bersedia memperbaiki diri," tambah Budi.

Program rehabilitasi sosial yang ditawarkan meliputi bimbingan konseling, pelatihan keterampilan, serta bantuan hukum. "Kami berharap dengan program ini, pelaku bisa menjadi warga yang lebih baik dan tidak kembali melakukan kejahatan," ujar Budi.

Reaksi Warga dan Langkah Preventif

Kejadian penembakan ini membuat warga di sekitar Kampung Ambon merasa takut. "Saya tidak tidur nyenyak karena takut kejadian serupa bisa terjadi kembali," kata salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Untuk mencegah kejadian serupa, pihak kepolisian akan meningkatkan patroli di kawasan tersebut. "Kami akan menambah personel untuk melakukan patroli rutin di sekitar Kampung Ambon, terutama pada malam hari," kata Budi.

Selain itu, pihak kepolisian juga akan bekerja sama dengan aparat desa untuk menyosialisasikan pentingnya perdamaian dan penyelesaian konflik secara damai. "Kami ingin warga tahu bahwa kekerasan bukanlah solusi untuk menyelesaikan masalah," ujar Budi.

Saat ini, pelaku masih dalam penahanan pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut. "Kami akan memproses kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku. Tapi, kami juga akan mempertimbangkan sikap pelaku yang menyerahkan diri dan menunjukkan penyesalan," kata Budi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Utami

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter