01, 2026
Nasional

Persija Jakarta Kalah Lagi di Banten International Stadium, Shin Tae-yong: Saya Tidak Suka Stadion Ini

Hesti Nasution
Hesti Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Persija Jakarta Kembali Tumbang di Banten International Stadium

Tim sepak bola Persija Jakarta mengalami kekalahan telak dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2023. Macan Kemayoran kembali menyerah di Banten International Stadium, kali ini dengan skor 1-3 melawan tuan rumah Persikabo 1973. Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Persija di stadion yang sama dalam kurun waktu singkat, menambah beban tekanan bagi skuad asuhan Shin Tae-yong.

Performa Menyedihkan di Banten

Pertandingan yang berlangsung pada Minggu (15/10) sore tadi berlangsung cukup sengaja sejak menit awal. Persikabo 1973 menunjukkan dominasi di laga kandang dengan menguasai jalannya pertandingan. Gol pembuka dicetak oleh pemain Persikabo pada menit ke-32 melalui sundulan Egy Maulana Vikri yang memanfaatkan umpan silang dari sayap kanan.

Persija mencoba membalas melalui serangan-serangan cepat namun terhambat oleh pertahanan yang rapat dari tim tuan rumah. Barisan belakang Persikabo yang diperkuat oleh pemain-pemain berpengalaman seperti Ricky Fajrin dan Zulfiandi berhasil mematahkan serangan Persija berkali-kali.

Situasi semakin buruk bagi Persija saat mereka kebobolan lagi pada menit ke-58. Gol kedua Persikabo dicetak oleh striker asingnya, Marcus Melo Pereira, setelah memanfaatkan kesalahan dalam pengamanan dari lini pertahanan Persija. Skor 0-2 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Reaksi Shin Tae-yong dan Kritikan ke Stadion

Dalam konferensi pers usai pertandingan, pelatih Persija Shin Tae-yong tidak menyembunyikan kekecewaannya. Ia secara tegas menyatakan ketidakpuasannya terhadap kondisi Banten International Stadium.

"Saya tidak suka stadion ini. Saya sudah mengatakannya sebelumnya dan saya akan mengatakannya lagi," ujar Shin Tae-yong dengan nada keras. "Lapangan tidak ideal, kondisi rumput yang buruk mempengaruhi permainan tim kami. Para pemain kesulitan mengontrol bola dan ini mempengaruhi performa tim."

Pelatih asal Korea Selatan ini menambahkan bahwa kekalahan ini bukan hanya disebabkan oleh faktor eksternal. "Tentu saja saya tidak ingin menyalatkan siapa pun, tapi kondisi stadion memang tidak membantu kami. Namun, kami juga harus mengakui bahwa performa tim hari ini tidak baik. Kami kebobolan dari kesalahan individual dan kurang fokus dalam pertahanan," terangnya.

Penambahan Gol dan Kekalahan Telak

Babak kedua berjalan dengan dominasi Persikabo 1973. Mereka berhasil mencetak gol ketiga pada menit ke-72 melalui sundulan Achmad Jufriyanto yang memanfaatkan tendangan sudut. Skor 0-3 membuat Persija semakin kesulbang membalikkan keadaan.

Persija berhasil mencetak gol hiburan pada menit ke-85 melalui sundulan Marc Klok yang memanfaatkan umpan silang dari sayap kiri. Namun, gol ini tidak banyak membantu karena pertandingan hanya berlangsung beberapa menit lagi.

Pertandingan berakhir dengan skor 1-3 untuk kemenangan Persikabo 1973. Kekalahan ini membuat Persija semakin sulit untuk mengikuti perburuan posisi di klasemen sementara Liga 1.

Posisi di Klasemen dan Tantangan Mendatang

Dengan kekalahan ini, Persija Jakarta hanya mampu mengoleksi 35 poin dari 25 pertandingan. Mereka menempati posisi ke-6 di klasemen sementara, terpaut cukup jauh dari posisi zona Liga Champions Asia yang ditempati oleh Bhayangkara FC dengan 45 poin.

Tim Jakarta ini memiliki tiga pertandingan tersisa di musim ini. Mereka akan menghadapi lawan-lawan yang cukup berat, termasuk pertandingan melawan juara bertahan PSM Makassar dan Persib Bandung.

Kekalahan beruntun di Banten International Stadium menjadi masalah serius bagi Persija. Manajemen klub perlu mempertimbangkan strategi yang lebih baik dalam menghadapi laga tandang di stadion yang dianggap tidak menguntungkan ini. Selain itu, penampilan tim yang tidak konsisten juga menjadi perhatian serius yang harus segera ditangani agar mimpi juara musim ini tidak sirna begitu saja.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Nasution

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter