30, 2026
Teknologi

Petugas Pemadam Karhutla di Toraja Utara Meninggal Usai Tertimpa Pohon

Petugas Manggala Agni, Padayya, meninggal saat memadamkan kebakaran hutan di Toraja Utara. Korban gugur usai tertimpa pohon tumbang di sekitar lokasi kebakaran.]]>

Teguh Syahputra
Teguh Syahputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Petugas Pemadam Karhutla di Toraja Utara Meninggal Usai Tertimpa Pohon

Petugas Pemadam Karhutla di Toraja Utara Meninggal Usai Tertimpa Pohon

Seorang petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, tewas secara tragis saat melaksanakan tugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Korban, yang diketahui bernama Jhon Runtuwene (45), tertimba pohon besar yang tiba-tiba roboh saat tim pemadam sedang berusaha membuka jalur akses menuju titik api.

Kejadian tragis itu terjadi pada Rabu (15/11) siang di wilayah Desa Pallawa, Kecamatan Sesean, Toraja Utara. Saat itu, tim pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Toraja Utara sedang berupaya memberantas api yang masih menyisakan titik panas di area perbukitan.

Kronologi Kecelakaan

Menurut Kepala BPBD Toraja Utara, Irwan Rante, tim pemadam kebakaran yang dipimpin langsung oleh korban sedang membersihkan area sekitar titik api untuk mencegah api menjalar lebih luas. "Tim sedang membuka akses jalan untuk memudahkan proses pemadaman. Tiba-tiba, pohon besar yang sudah terbakar sebagian roboh dan menimpa beberapa anggota tim," ujar Irwan.

Korban yang berposisi sebagai pemimpin tim tersebut sempat dievakuasi ke rumah sakit terdekat namun nyawanya tidak tertolong. "Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan dada akibat tertimpa pohon. Tim medis sudah berupaya sekuat tenaga tetapi nyawanya tidak bisa diselamatkan," jelas Irwan.

Selain korban meninggal, dua anggota tim pemadam lainnya mengalami luka-luka ringan dan saat ini masih dalam perawatan di RSUD Toraja. "Mereka mengalami luka gores dan memar akibat terhembus debu dan terkena reruntuhan pohon," tambahnya.

Upaya Pemadaman Masih Berlanjut

Meski mengalami insiden tragis, upaya pemadaman kebakaran di Toraja Utara masih terus dilakukan. Hingga Kamis (16/11) siang, status kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut masih dikategorikan siaga darurat.

Data BPBD Toraja Utara menunjukkan bahwa selama November ini, sudah terjadi 15 titik kebakaran hutan dan lahan dengan total luas area terbakar mencapai 45 hektare. Kebakahan mayoritas terjadi di area perbukitan dengan akses yang sulit dijangkau.

Respons Pemerintah Daerah

Bupati Toraja Utara, Nico Andrianto, menyatakan deepati atas meninggalnya salah satu petugas pemadam kebakaran. "Kami prihatin dan turut berduka cita atas kejadian ini. Jhon adalah salah satu petugas yang punggawa dan sangat berdedikasi dalam melaksanakan tugasnya," ujar Bupati.

Bupati menambahkan bahwa pemerintah daerah akan memberikan bantuan kepada keluarga korban. "Kami akan menanggung semua biaya pemakaman dan memberikan santunan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, kami juga akan memberikan bantuan berkelanjutan kepada keluarga korban," jelasnya.

Pemerintah daerah juga berencana untuk meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait dalam penanggulangan bencana kebakaran. "Kami akan evaluasi kembali prosedur kerja tim pemadam untuk mengantisipasi insiden serupa di kemudian hari," tambah Bupati.

Kondisi Karhutla di Sulsel

Menurut data Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Sulawesi Selatan, hingga pertengahan November, total titik api di seluruh Sulawesi Selatan mencapai 67 titik dengan luas area terbakar sekitar 320 hektare. Kabupaten yang paling parah terdampak kebakahan adalah Toraja Utara, Enrekang, dan Pinrang.

Untuk mengantisipasi penyebaran api, pemerintah daerah telah menyiapkan sebanyak 50 personel tim pemadam dan 20 unit alat berat untuk membuka jalur akses jika terjadi kebakaran. Selain itu, pihaknya juga melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya membuka lahan dengan cara dibakar.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Teguh Syahputra

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter