Pramono Akan Bangun Ulang SDN Baru 05 Jaktim yang Terbengkalai 3 Tahun
Wali Kota Jakarta Timur Pramono Anung Wibowo mengumumkan rencana untuk membangun kembali gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Baru 05 Jakarta Timur yang telah terbengkalai selama tiga tahun terakhir. Rencana ini disampaikan Pramono saat melakukan inspeksi mendadak ke lokasi sekolah di Jalan Rawa Buaya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, yang secara administratif termasuk wilayah Jakarta Timur.
"Kami tidak akan membiarkan gedung sekolah ini terbengkalai. Anak-anak di sini berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak dan fasilitas belajar yang memadai," ujar Pramono pada Kamis (15/6/2023). Menurutnya, gedung yang saat ini dalam kondisi setengah jadi ini akan segera dibangun kembali agar dapat digunakan oleh para siswa.
Kondisi Gedung Sekolah Saat Ini
Berdasarkan hasil inspeksi, kondisi gedung SDN Baru 05 Jakarta Timur memang sudah sangat memprihatinkan. Proyek pembangunan sekolah yang dimulai sejak 2020 ini mangkrak sejak 2020 akibat masalah administrasi dan kekurangan anggaran. Saat ini, bangunan utama sekolah masih dalam kondisi setengah jadi dengan beberapa ruang kelas yang belum tuntas dikerjakan.
"Kami melihat sendiri kondisinya. Ada beberapa ruang kelas yang sudah jadi tetapi belum selesai, seperti lantai yang belum di finishing, pintu dan jendela yang belum dipasang, serta sanititas yang belum lengkap," jelas Kepala Dinas Pendidikan Jakarta Timur, Ahmad Fauzi, yang ikut menemani Pramono dalam inspeksi tersebut.
Fauzi mengungkapkan bahwa sejak pembangunan terhenti, para siswa SDN Baru 05 sementara menempati gedung sementara yang jauh dari standar layak belajar. "Mereka belajar di ruang yang sempit, tidak ada ruang perpustakaan, dan fasilitas olahraga yang memadai. Tentu ini tidak sesuai dengan harapan kita untuk memberikan pendidikan berkualitas," tambahnya.
Rencana Pembangunan Kembali
Menanggapi kondisi tersebut, Pramono langsung memerintahkan tim terkait untuk segera merencanakan pembangunan kembali gedung sekolah tersebut. "Kami akan mengalokasikan anggaran dari APBD DKI Jakarta untuk menyelesaikan pembangunan ini. Targetnya adalah semester pertama tahun depan sekolah ini sudah dapat digunakan oleh para siswa," ujarnya.
Pihaknya juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek sebelumnya untuk mengetahui penyebab pembangunan terhenti. "Kami akan audit seluruh proses sebelumnya. Apakah masalahnya di administrasi, pengelolaan anggaran, atau ada faktor lain. Ini penting agar tidak ada kesalahan yang sama di kemudian hari," jelas Pramono.
Tanggapan Masyarakat dan Orang Tua Siswa
Rencana pembangunan kembali sekolah ini mendapat respons positif dari masyarakat sekitar dan orang tua siswa. "Kami sangat terbantu dengan adanya rencana ini. Anak-anak kami sudah lama menunggu sekolah yang layak," ujar Budi Santoso, warga setempat dan salah satu orang tua siswa.
Ia mengungkapkan bahwa selama ini kondisi gedung sementara yang digunakan anak-anak sangat tidak memadai. "Hujan deras biasanya masuk ke dalam ruang kelas. Juga tidak ada ruang yang layak untuk kegiatan ekstrakurikuler. Kami harap dengan gedung baru ini, anak-anak dapat belajar dengan nyaman dan fokus," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta bidang Pendidikan, Siti Aminah, menyambut baik langkah yang diambil Pramono. "Pembangunan gedung sekolah yang terbengkalai memang menjadi salah satu prioritas kami. Kami akan mendukung penuh rencana ini dan memastikan anggarannya tepat sasaran," ujarnya.
Menurut rencana, pembangunan kembali SDN Baru 05 Jakarta Timur akan selesai pada semester pertama tahun 2024. Total anggaran yang diperlukan diperkirakan mencapai Rp 15 miliar yang akan berasal dari APBD DKI Jakarta.
Ia berjanji akan melakukan monitoring secara berkala terhadap progres pembangunan untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana. "Kami tidak ingin lagi ada proyek yang terbengkalai. Setiap anggaran yang dikeluarkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya untuk masa depan anak-anak," pungkasnya.
Komentar (0)