29, 2026
Nasional

Rekaman Video Call Ruben Onsu Dijadikan Bukti di Gugatan Hak Asuh, Sarwendah Beberkan Penilaian Hakim

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/11/6aca843fd8022-sarwendah-dan-ruben-onsu_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Budi Gunawan
Budi Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Rekaman Video Call Ruben Onsu Dijadikan Bukti di Gugatan Hak Asuh, Sarwendah Beberkan Penilaian Hakim

Kasus gugatan hak asuh antara Ruben Onsu dan Sarwendah terus berlanjut di pengadilan. Dalam sidang yang berlangsung beberapa waktu lalu, rekaman video call antara Ruben Onsu dengan anak-anaknya menjadi bukti penting yang digunakan dalam proses hukum tersebut. Informasi ini diungkapkan langsung oleh Sarwendah setelah mendapatkan penilaian dari hakim mengenai kasus yang tengah mereka hadapi.

Bukti Video Call Sebagai Pilar Kasus

Rekaman video call yang menampilkan interaksi Ruben Onsu dengan anak-anaknya menjadi salah satu bukti utama dalam sidang gugatan hak asuh. Dalam rekaman tersebut, terlihat bagaimana Ruben Onsu berkomunikasi dengan kedua anaknya, Thalia dan Betrand. Sarwendah menyatakan bahwa rekaman ini menjadi bukti penting untuk menunjukkan bagaimana situasi komunikasi antara ayah dan anak dalam kondisi saat ini.

Sumber dekat keluarga mengungkapkan bahwa rekaman video call tersebut merekam percakapan yang menunjukkan beberapa as penting dalam hubungan ayah-anak. Meski demikian, Sarwendah tidak mengungkapkan detail lengkap mengenai isi rekaman tersebut. Ia hanya menyebutkan bahwa bukti ini memberikan gambaran jelas kepada hakim mengenai dinamika keluarga yang sedang berlangsung.

Penilaian Hakim Menjadi Titik Balik

Menurut Sarwendah, penilaian dari hakim terhadap bukti video call ini menjadi titik balik dalam perkara gugatan hak asuh yang sedang berlangsung. Ia menyatakan bahwa hakim tampak memberikan perhatian khusus terhadap bukti ini sebagai bagian dari pertimbangan dalam mengambil keputusan.

"Hakim memberikan evaluasi yang cukup mendalam terhadap bukti video call tersebut. Menurut saya, ini menjadi landasan penting dalam proses pengambilan keputusan," ujar Sarwendah dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa pihak pengadilan sepertinya mempertimbangkan berbagai aspek dalam rekaman tersebut, termasuk kualitas interaksi dan emosional yang terlihat saat komunikasi berlangsung.

Tinjauan Psikologis Juga Dipertimbangkan

Selain bukti video call, Sarwendah mengungkapkan bahwa tinjauan psikologis terhadap kondisi anak-anak juga menjadi pertimbangan hakim. Dalam sidang terkahir, seorang ahli psikologi dipanggil untuk memberikan kesaksian mengenai dampak psikologis yang mungkin dialami anak-anak akibhi proses perceraian orang tua mereka.

Ahli psikologi tersebut menyampaikan bahwa anak-anak membutuhkan stabilitas emosional dan akses yang merata terhadap kedua orang tua dalam proses pertumbuhan mereka. Hasil kesaksian ini kemudian menjadi bahan pertimbangan hakim dalam mengambil keputusan mengenai hak asuh.

Proses Hukum Masih Berlanjut

Meski terdapat beberapa bukti yang telah disampaikan, proses hukum dalam gugatan hak asuh antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih berlanjut. Kedua belah pihak masih dijadwalkan untuk menghadiri sidang-sidang selanjutnya guna membahas berbagai aspek dalam kasus ini.

Sarwendah menegaskan bahwa ia tetap optimistis dengan proses hukum yang berjalan. Ia berharap hakim dapat memberikan keputusan yang terbaik bagi kepentingan anak-anaknya. "Yang terpenting adalah kesejahteraan dan masa depan anak-anak. Saya percaya proses hukum ini akan membawa keadilan bagi mereka," ujarnya.

Reaksi Publik Terhadap Perkara

Kasus gugatan hak asuh antara Ruben Onsu dan Sarwendah menjadi perhatian publik sejak awal. Banyak pihak memberikan berbagai reaksi dan pendapat mengenai perkara ini. Beberapa mendukung langkah Sarwendah, sementara ada pula yang berpihak pada Ruben Onsu.

Dalam dunia maya, kasus ini menjadi topik yang sering dibicarakan. Banyak netizen memberikan dukungan kepada kedua belah pihak, terutama dalam hal kesejahteraan anak-anak. Beberapa artis dan publik figur juga turut menyampaikan pendapat mereka mengenai pentingnya memberikan hak asuh yang seimbang bagi anak dalam perceraian.

Harapan untuk Penyelesaian yang Adil

Sementara menunggu putusan resmi dari pengadilan, Sarwendah dan Ruben Onsu diperkirakan akan tetap menjaga privasi keluarga mereka. Keduanya belum memberikan komentar lebih lanjut mengenai perkembangan kasus di luar sidang pengadilan.

Kedua belah pihak sepertinya memilih untuk fokus pada proses hukum yang sedang berjalan, dengan harapan mendapatkan keputusan yang adil dan terbaik bagi kepentingan anak-anak. Seperti diketahui, kasus gugatan hak asuh ini menjadi perhatian khusus mengingat status keduanya yang merupakan publik figur dan jumlah penggemar yang cukup banyak.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Budi Gunawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter