25, 2026
Teknologi

Sopir Ojol Dilindas BYD di Blok M Video Call Anak Usai Masuk IGD

Saat itu, Hasan berada di IGD dengan ditemani rekan-rekan sesama ojol. Mereka juga sedang menunggu istri Hasan yang tinggal di Cengkareng, Jakarta Barat.]]>

Dimas Permana
Dimas Permana Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Sopir Ojol Dilindas BYD di Blok M Video Call Anak Usai Masuk IGD

Sopir Ojol Dilindas Mobil BYD di Blok M, Video Call Anak Usai Masuk IGD

Sebuah insiden mengerikan menimpa seorang sopir ojek online (ojol) di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Korban, yang diketahui bernama Ahmad (35), menjadi korban tabrakan beruntun yang melibatkan mobil listrik BYD hingga dilindas roda depan kendaraan tersebut. Kondisi korban yang kritis membuatnya langsung dilarikan ke IGD RS Polri Kramat Jati.

Insiden ini terjadi pada Rabu (15/5) sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan Raya Blok M, dekat pertigaan dengan Jalan Raden Intan. Menurut keterangan saksi mata, mobil BYD berwarna putih dikendarai seorang pria yang diduga kelelahan saat mengemudi.

"Korban sedang menunggu penumpang di sekitar Blok M. Tiba-tiba mobil BYD datang dengan kecepatan tinggi dan menabrak beberapa kendaraan parkir sebelum menabrak korban," ujar salah satu saksi yang tidak mau disebutkan namanya.

Saksi melanjutkan, setelah menabrak korban, pengemudi mobil BYD tampak panik dan mencoba melarikan dira. Namun, roda depan mobil tersebut masih melindasi tubuh korban hingga beberapa detik seingga menimbulkan luka parah di bagian dada dan perut.

Beberapa warga sekitar yang melihat insiden segera berdatangan dan membantu korban. Mereka juga berusaha menghentikan pengemudi mobil BYD yang akhirnya berhasil diamankan oleh warga dan diserahkan kepada petugas kepolisian.

Tim medis dari RS Polri Kramat Jati tiba di lokasi dan segera melakukan evakuasi korban. "Ketika tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi tidak sadar. Ada luka robek di bagian dada dan perut yang diduga akibat diinjak roda mobil," kata dr. Siti, salah satu tim medis yang pertama kali menangani korban.

Kondisi Korban yang Kritis

Setiba di IGD RS Polri Kramat Jati, Ahmad langsung diberikan penanganan medis darurat. Tim dokter yang menangani menyatakan kondisi korban sangat kritis mengingat cedera internal yang dialaminya.

"Korban mengalami pendarahan internal dan beberapa tulang rusuk patah. Kami melakukan stabilisasi terlebih dahulu sebelum merencanakan operasi," jelas dr. Budi, kepala tim medis yang menangani Ahmad.

Menariknya, sebelum dibawa ke ruang operasi, Ahmad sempat meminta petugas rumah sakit untuk membantunya melakukan video call dengan anaknya yang berusia 8 tahun. Video call tersebut direkam oleh salah satu petugas rumah sakit dan kemudian viral di media sosial.

Dalam video yang berdurasi sekitar 2 menit terlihat Ahmad dalam kondisi lemas namun masih sempat tersenyum saat berbicara dengan anaknya. "Ayah sayang, jangan khawatir. Ayah akan segera sembuh. Jangan lupa makan-makan dan belajar baik-baik, ya," kata Ahmad dalam video tersebut.

Tanggapan Polisi dan Perusahaan Ojol

Kepala Polsek Metro Kebayoran Lama, Kompol Andrianto, mengatakan pihaknya sudah menetapkan pengemudi mobil BYD sebagai tersangka. "Pengemudi diduga mengalami kelelahan saat mengemudi sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kompol Andrianto.

Sementara itu, perusahaan ojek online tempat Ahmad bekerja juga telah menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban. "Kami turut prihatin dengan kejadian yang menimpu karyawan kami. Semoga Ahmad segera sembuh dan bisa kembali bekerja," kata juru bicara perusahaan tersebut.

Insiden ini kembali menyoroti masalah kecelakaan lalu lintas di Jakarta khususnya yang melibatkan kendaraan listrik. Pihak berwenang diimbau untuk lebih mengawasi keamanan operasional kendaraan listrik yang semakin marak di ibu kota.

Saat ini, Ahmad masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Polri Kramat Jati. Tim dokter mengatakan prognosisnya masih ditunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dimas Permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter