26, 2026
Nasional

Tatler Impact Awards 2026 Apresiasi Kiprah Irwan Hidayat Bawa Jamu Indonesia ke Panggung Dunia

Intan Kusuma
Intan Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Tatler Impact Awards 2026 Apresiasi Kiprah Irwan Hidayat Bawa Jamu Indonesia ke Panggung Dunia

Prestasi gemilang diraih oleh Irwan Hidayat dalam perhelatan Tatler Impact Awards 2026 yang diselenggarakan pada Kamis (15/6/2026) di Jakarta Convention Center. Pengusaha dan pendiri Jamu Legacy, Irwan Hidayat, menerima penghargaan bergengsi ini atas dedikasinya dalam mempromosikan jamu tradisional Indonesia ke tingkat internasional. Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya yang signifikan dalam dunia bisnis dan budaya, khususnya dalam memperkenalkan warisan leluhur Indonesia ke panggung global.

Dalam sambutannya saat menerima penghargaan, Irwan Hidayat menyampaikan rasa terima kasihnya. "Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh pekerja keras di balik industri jamu tradisional Indonesia. Ini pengakuan bahwa warisan leluhur kita memiliki nilai global yang patut dipertahankan dan dikembangkan," ujarnya.

Jalannya Prestasi

Irwan Hidayat memulai perjalanan bisnisnya pada 2010 dengan hanya modal kecil dan satu resep jamu warisan keluarga. Dengan tekad dan visi jelas, ia berhasil mengembangkan Jamu Legacy dari usaha kecil menjadi merek internasional yang kini hadir di lebih dari 20 negara. Keberhasilannya tidak terlepas dari inovasi yang dilakukan dalam mempertahankan esensi jamu tradisional sekaligus memenuhi standar internasional.

"Kita tidak boleh kehilangan identitas dalam berevolusi. Jamu adalah bagian dari DNA kita. Dengan pendekatan yang tepat, produk warisan leluhur ini bisa menjadi peluang ekonomi yang besar," tambah Irwan.

Dampak Global

Prestasi Irwan Hidayat telah memberikan dampak signifikan bagi industri jamu tradisional Indonesia. Sejak didirikannya Jamu Legacy, ekspor jamu Indonesia meningkat hingga 45% dalam lima tahun terakhir. Data dari Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa produk jamu kini menjadi komoditas ekspor unggulan sektor kesehatan tradisional dengan nilai mencapai USD 250 juta pada tahun 2025.

"Penghargaan ini menunjukkan bahwa dunia mulai menghargai kearifan lokal kita. Jamu bukan lagi sekadar produk domestik, tetapi menjadi bagian dari solusi kesehatan global," kata Dr. Siti Aminah, pakar etnofarmasi dari Universitas Indonesia yang juga menjadi salah satu juri Tatler Impact Awards.

Inovasi dan Keberlanjutan

Salah satu faktor utama keberhasilan Irwan Hidayat adalah kemampuannya menggabungkan antara tradisi dan modernitas. Melalui riset intensif bersama para ahli, Jamu Legacy berhasil mengembangkan produk yang memenuhi standar Good Manufacturing Practice (GMP) tanpa menghilangkan kandungan aktif alami.

"Kita telah menginvestasikan 15% dari total pendapatan untuk riset dan pengembangan. Ini bukan sekadar bisnis, tapi misi untuk memastikan generasi mendatang masih bisa menikmati keajaiban jamu," jelas Irwan.

Dampak Sosial dan Lingkungan

Di luar dunia bisnis, Irwan Hidayat juga dikenal sebagai sosok peduli terhadap keberlanjutan. Melalui program "Jamu untuk Negeri", ia telah membantu lebih dari 1.000 petani herbal di seluruh Indonesia untuk mengembangkan usaha tani berkelanjutan. Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga melestarikan tanaman obat tradisional yang semakin langka.

"Kita tidak bisa memisahkan bisnis dari tanggung jawab sosial dan lingkungan. Keberlanjutan adalah kunci utama keberhasilan jangka panjang," tegasnya.

Reaksi Dunia Internasional

Keberhasilan Irwan Hidayat telah menarik perhatian dunia internasional. Beberapa negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara di Eropa mulai menunjukkan minat yang tinggi terhadap jamu Indonesia. Beberapa institusi penelitian bahkan telah melakukan kolaborasi dengan Jamu Legacy untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai potensi jamu dalam berbagai penyakit.

"Penghargaan Tatler Impact Awards adalah pengakuan internasional atas kontribusi Bapak Irwan. Ini membuka peluang lebih besar bagi produk-produk Indonesia untuk diterima di pasar global," ujar Bapak Andi Wijaya, Direktur Jenderal Pemasaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Masa Depan Industri Jamu

Dengan terpilihnya Irwan Hidayat sebagai penerima Tatler Impact Awards, masa depan industri jamu tradisional Indonesia terlihat semangat. Pemerintah berencana memperkuat dukungan bagi pelaku UMKM di sektor herbal dan jamu melalui berbagai program pendukungan.

"Kita akan terus mendorong inovasi dan peningkatan mutu produk jamu. Potensi industri ini sangat besar, baik dalam hal ekonomi maupun pelestarian budaya," tambah Andi Wijaya.

Dengan demikian, keberhasilan Irwan Hidayat tidak hanya menjadi contoh bagi pengusaha muda Indonesia, tetapi juga membuka mata dunia akan kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Indonesia. Penghargaan Tatler Impact Awards 2026 ini adalah bukti nyata bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan bersama untuk menciptakan dampak positif yang lebih besar.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter