29, 2026
Nasional

Truk Angkut Tanah Terguling dan Timpa Pemotor di Jakpus, Korban Dibawa ke RS

Kecelakaan truk pengangkut tanah terguling menimpa motor di Cempaka Putih, Jakarta. Korban dilarikan ke rumah sakit, lalu lintas tersendat.]]>

Rizki Setiawan
Rizki Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Truk Angkut Tanah Terguling dan Timpa Pemotor di Jakpus, Korban Dibawa ke RS

Truk Angkut Tanah Terguling di Jakarta Pusat, Seorang Pemotor Tertimpa

Sebuah truk angkut tanah terguling di Jalan H.R. Rasuna Said, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Pusat, pada Selasa (15/8) pagi. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB ini menimpa seorang pengendara sepeda motor yang sedang melintas. Korban yang teridentifikasi sebagai Ahmad Fauzi (32) warga Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke rumah sakit.

Kepala Polsek Setiabudi Kompol Rudiarto mengatakan, kejadian bermula ketika truk dengan nomor polisi B 1234 XYZ yang sedang mengangkut tanah dari arah Jalan HR Rasuna Said menuju arbund Jalan Gatot Subroto kehilangan kendali saat akan berbelok ke kanan.

"Truk tersebut dikemudikan oleh Suryadi (45) warga Cibubur, Jakarta Timur. Saat akan berbelok, truk terguling dan menabrak sepeda motor yang sedang melintas," ujar Rudiarto saat dikonfirmasi.

Menurutnya, korban Ahmad Fauzi yang sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopolor B 2345 ZZZ tidak dapat menghindari tabrakan karena jarak yang terlalu dekat. Truk yang terguling langsung menimpa sepeda motor dan pengendarnya.

"Korban langsung dilarikan ke RS Siloam Kuningan karena mengalami luka lecet di bagian kaki dan luka memar di bagian tangan dan badan," jelasnya.

Penyebab Kejadian Masih Diselidiki

Rudiarto mengungkapkan bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab kejadian tersebut. Beberapa kemungkinan menjadi fokus penyelidikan, antara lain kelalaikan pengemudi dan kondisi truk yang tidak layak.

"Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi mata dan pengemudi truk. Kami juga akan memeriksa kondisi truk dan surat-surat kependudukan yang dimiliki," tambahnya.

Sementara itu, pengemudi truk Suryadi mengaku panik saat akan berbelok karena adanya rembleng dari arah berlawanan. Ia mengaku mencoba mengendalikan truk namun tidak berhasil.

"Tiba-tiba ada rembleng dari arah berlawanan, jadi saya panik. Saya coba rem tapi ternyata truk miring dan akhirnya terguling," ujar Suryadi yang masih dalam keadaan syok.

Tindakan Segera Dilakukan Polisi

Usai kejadian, polisi langsung melakukan penutupan sementara jalur tersebut untuk membantu proses evakuasi truk dan korban. Tim dari Dishub DKI Jakarta juga turun untuk membantu mengatur lalu lintas di lokasi kejadian.

"Kami sudah menghubungi Dishub untuk membantu mengatur lalu lintas karena truk yang terguling mengakibatkan kemacetan di sekitar lokasi," jelas Rudiarto.

Truk yang terguling berhasil dievakuasi menggunakan alat berat setelah proses evakuasi korban selesai. Proses evakuasi ini memakan waktu sekitar dua jam dan menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi.

Korban Dinyatakan Selamat

Kepala RS Siloam Kuningan dr. Budi Santoso mengatakan, korban Ahmad Fauzi dinyatakan selamat setelah mendapat perawatan intensif selama beberapa jam.

"Korban mengalami luka-luka ringan di bagian kaki, tangan, dan badan. Setelah kami periksa, kondisinya stabil dan tidak ada cedera serius seperti patah tulang atau gegar otak," jelasnya.

Menurut Budi, korban masih dirawat di rumah sakit untuk observasi lebih lanjut. Ia juga menjelaskan bahwa korban sempat mengeluhkan nyeri di bagian dada setelah kejadian.

"Kami akan tetap observasi korban selama 24 jam untuk memastikan tidak ada komplikasi yang terjadi," tambahnya.

Ini Bukan Kali Pertama

Kejadian ini bukanlah kali pertama terjadi kecelakaan melibatkan truk angkut tanah di Jakarta. Pada bulan Juli lalu, seorang pengendara sepeda motor tewas ditabrak truk angkut tanah di Jalan Tomang, Jakarta Barat. Kecelakaan serupa juga terjadi di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan pada Juni lalu yang melukai dua orang pejalan kaki.

Dishub DKI Jakarta menyatakan akan meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang, terutama truk yang membawa tanah atau material konstruksi. Mereka juga akan melakukan operasi yustisi untuk menindak pengemudi yang melanggar aturan lalu lintas.

"Kami akan memastikan semua kendaraan angkutan barang memenuhi standar keselamatan dan pengemudinya memiliki surat izin mengemudi yang lengkap," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta, Syahrul.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, masyarakat diimbau untuk selalu waspada saat berkendara di sekitar area konstruksi atau ketika melintas di dekat kendaraan angkutan besar. Selain itu, pengemudi truk juga diingatkan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan tidak mengemudi dalam keadaan lelah.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizki Setiawan

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter