27, 2026
Nasional

Zulhas Dialog dengan 26 Ribu Manajer KDKMP, Pantau Operasional-Kendala

Zulkifli Hasan berdialog dengan 26 ribu manajer KDKMP untuk memantau operasional dan kendala. KDKMP diharapkan jadi infrastruktur pelayanan publik yang efektif.]]>

Rizky Amelia
Rizky Amelia Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Zulhas Dialog dengan 26 Ribu Manajer KDKMP, Pantau Operasional-Kendala

Zulhas Dialog dengan 26 Ribu Manajer KDKMP, Pantau Operasional-Kendala

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, yang akrab disapa Zulhas, mengadakan dialog interaktif dengan 26.000 manajer Kelompok Diskusi dan Konsultasi Manajemen Publik (KDKMP) se-Indonesia. Pertemuan virtual yang digelar pada Rabu (15/3) ini bertujuan untuk memantau langsung operasional serta mengetahui kendala yang dihadapi oleh para manajer KDKMP di daerah.

Dalam sambutannya, Zulhas menekankan pentingnya peran KDKMP sebagai agen perubahan di tingkat desa dan kelurahan. "KDKMP adalah tulang punggung reformasi birokrasi di daerah. Kalian adalah mata dan telinga pemerintah dalam memastikan setiap kebijakan berjalan efektif di tengah masyarakat," ujar Zulhas.

Dialog Interaktif Massal

Pertemuan yang berlangsung selama tiga jam ini diikuti oleh manajer KDKMP dari seluruh provinsi di Indonesia. Menurut data Kementerian PAN-RB, jumlah peserta yang hadir melampaui target awal yang direncanakan. Sistem video conference yang digunakan mampu menampung hingga 30.000 peserta sekaligus.

"Kami sangat mengapresiasi antusiasme para manajer KDKMP. Dengan jumlah peserta sebanyak ini, kami bisa mendapatkan gambaran komprehensif tentang kondisi di lapangan secara real time," kata Zulhas dalam konferensi pers usai dialog.

Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan keluhan, masukan, dan usulan terkait tugas sehari-hari mereka. Beberapa isu yang muncul meliputi keterbatasan anggaran, kurangnya sarana prasarana, serta tantangan dalam koordinasi dengan pemerintah daerah.

Pantau Operasional KDKMP

Salah satu fokus utama dalam dialog ini adalah pemantauan operasional KDKMP di seluruh Indonesia. Zulhas menyatakan bahwa pemerintah komitmen untuk meningkatkan kinerja kelompok ini melalui berbagai upaya.

"Kami akan melakukan evaluasi mendalam terhadap setiap KDKMP untuk mengetahui sejauh mana efektivitas mereka dalam menjalankan tugas. Data yang kami kumpulkan hari ini akan menjadi acuan untuk perbaikan di masa depan," jelas Zulhas.

Menurutnya, pemerintah akan memperhatikan aspek kualitas sumber daya manusia, ketersediaan anggaran, serta dukungan infrastruktur yang menjadi fondasi bagi kelancaran operasional KDKMP.

Kendala yang Dihadapi

Dari hasil dialog, terungkap beberapa kendala yang sering dihadapi oleh manajer KDKMP. Di antaranya adalah:

Pertama, keterbatasan anggaran operasional yang seringkali tidak sesuai dengan volume pekerjaan. Kedua, kurangnya pelatihan berkala untuk memperbarui pengetahuan manajer KDKMP mengenai peraturan terkait. Ketiga, koordinasi yang kurang optimal dengan pemerintah daerah.

"Kendala-kendala ini harus kita hadapi bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, butuh sinergi yang kuat dengan KDKMP di lapangan," ujar Zulhas.

Langkah Konkret yang Akan Diambil

Sebagai respon terhadap berbagai masukan yang disampaikan, pemerintah berencana mengambil beberapa langkah konkret. Pertama, penyesuaian anggaran operasional KDKMP berdasarkan volume kerja dan wilayah kerja.

Kedua, penyelenggaraan pelatihan rutin yang melibatkan praktisi birokrasi dan akademisi. Ketiga, penguatan sistem monitoring dan evaluasi untuk memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai target.

Keempat, optimalisasi peran KDKMP sebagai fasilitator antara pemerintah dan masyarakat dalam implementasi program pembangunan. Kelima, peningkatan akses terhadap informasi dan teknologi bagi para manajer KDKMP.

Komitmen Pemerintah

Zulhas menegaskan bahwa pemerintah tetap komitmen untuk memperkuat peran KDKMP sebagai mitra strategi dalam reformasi birokrasi. "Kami akan terus mendengar aspirasi dari bawah dan memastikan setiap masukan menjadi perhatian serius," tegasnya.

Dialog dengan 26.000 manajer KDKMP ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang akan dilakukan secara berkala. Selanjutnya, pemerintah akan mengadakan pertemuan dengan unsur lain seperti ASN, praktisi, dan akademisi untuk membahas solusi komprehensif.

"Perubahan birokrasi tidak bisa dilakukan secara instan. Butuh proses, sinergi, dan komitmen bersama. KDKMP adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan menuju birokrasi yang lebih baik," pungkas Zulhas.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizky Amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter