25, 2026
Nasional

7 Fakta Ngeri BYD Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol di Blok M

Sebuah mobil BYD menabrak empat kendaraan hingga melindas pengemudi ojol di Panglima Polim, Jakarta Selatan. Korban ojol patah kaki kiri.]]>

Hesti Kusuma
Hesti Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

7 Fakta Ngeri BYD Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol di Blok M

7 Fakta Ngeri Kecelakaan Massal BYD Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol di Blok M

Kejadian mencekam terjadi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/3) siang. Mobil listrik BYD dikabarkan menabrak empat kendaraan roda empat dan menindas seorang pengemudi ojek online (ojol) dalam insiden yang berlangsung singkat namun mengejutkan. Berikut adalah tujuh fakta mengenai kecelakaan yang menimpa pengendara mobil listrik BYD tersebut.

1. Mobil BYD Menabrak Empat Kendaraan Secara Berurutan

Kecelakaan bermula saat mobil listrik BYD yang dikemudikan seorang pria berinisial A (35) melaju dengan kecepatan tinggi di Jalan HR Rasuna Said, kawasan Blok M. Menurut saksi mata, mobil tersebut terlihat melaju tidak stabil sebelum akhirnya menabrak empat mobil yang sedang parkir di pinggir jalan. Mobil-mobil yang menjadi korban yakni Toyota Avanza, Honda Brio, Suzuki Ertiga, dan Daihatsu Xenia. Kerusakan pada keempat mobil cukup signifikan, terutama bagian depan dan samping yang terseret.

2. Pengemudi Ojol Terseret Hingga Beberapa Meter

Salah satu korban paling parah dalam insiden ini adalah seorang pengemudi ojek online berinisial R (25). R menjadi korban luka-luka setelah terseret mobil BYD sejauh sekitar 10 meter. Menurut keterangan polisi, R sedang menunggu penumpang di lokasi kejadian ketika mobil BYD yang melaju tidak terkendali menabrak motornya dan menindasnya. R sempat terhimpit di bawah mobil BYD sebelum akhirnya bisa dievakuasi warga sekitar.

3 Pengemudi BYD Diduga Mengalami Luka Histeris

Pengemudi mobil BYD, A, diduga mengalami keadaan histeris setelah kecelakaan terjadi. Beberapa saksi mata menyebutkan bahwa A terlihat panik dan tidak bisa menjelaskan kondisi kendaraannya dengan jelas. A kemudian diamankan oleh aparat kepolisian untuk diperiksa lebih lanjut. Diduga, kondisi psikologis A yang tidak stabil menjadi pemicu kecelakaan ini.

4. Mobil BYD Didalam Kondisi Normal Meski Menabrak Banyak Kendaraan

Menariknya, meski menabrak empat mobil dan menindas seorang ojol, mobil BYD yang dikemudikan A tidak mengalami kerusakan signifikan. Bagian depan mobil hanya mengalami goresan ringan dan tidak menunjukkan tanda-tanda rem blong atau masalah sistem pengereman. Kondisi ini memancing kecurigaan apakah benar-benar ada masalah dengan sistem kendaraan atau hanya faktor human error yang menjadi pemicu.

5. Polisi Masih Lakukan Pemeriksaan Terhadap Pengendara

Polisi Resor Jakarta Selatan yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan lokasi. Selain mengamankan pengemudi BYD, polisi juga mengambil keterangan sejumlah saksi mata dan mengambil foto-foto sebagai bukti. Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pengemudi BYD untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

6. Korban Ojol Dilarikan ke Rumah Sakit

Seorang korban luka-luka, pengemudi ojek online R, segera dilarikan ke Rumah Sakit Pondok Indah oleh warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut. Menurut informasi yang dihimpun, R mengalami luka gores dan memar di beberapa bagian tubuh, terutama di bagian kaki dan punggung yang tertindas mobil. kondisinya saat ini sudah stabil dan dirawat inap.

7. Pihak BYD Mencatat Insiden untuk Investigasi

Setelah mendapat laporan mengenai insiden yang melibatkan produknya, pihak BYD Indonesia langsung turun ke lokasi kejadian. Tim dari BYD mengambil data dan informasi terkait kecelakaan untuk melakukan investigasi internal. "Kami sedang mengumpulkan semua data terkait insiden ini untuk mengetahui penyebab pastinya," ujar juru bicara BYD Indonesia dalam keterangannya.

Insiden di Blok M ini kembali menyoroti isu keamanan kendaraan listrik yang semakin marak di Indonesia. Pihak berwenang berencana melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui apakah benar ada masalah dengan sistem kendaraan atau hanya faktor human error yang menjadi pemicu. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berkendara.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Kusuma

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter