25, 2026
Nasional

Bak Petir di Siang Bolong, John Herdman Dapat Kabar Buruk dari Jay Idzes Jelang FIFA Matchday November

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/25/6add75c32e5b1-jay-idzes_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Vino Pratama
Vino Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Bak Petir di Siang Bolong, John Herdman Dapat Kabar Buruk dari Jay Idzes Jelang FIFA Matchday November

Tim nasional Indonesia mendapat kabar tak terduga jelang FIFA Matchday November yang akan datang. Jay Idzes, salah satu pemain kunci Timnas Indonesia, mengalami cedera serius saat membela klubnya, Sparta Rotterdam, dalam laga Eredivisie. Cedera ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi pelatih John Herdman yang sedang mempersiapkan skuat untuk dua laga penting melawan Argentina dan Arab Saudi.

Idzes mengalami cedera otot paha bagian depan selama pertandingan melawan FC Utrecht akhir pekan lalu. Pemain berusia 24 tahun tersebut terpaksa ditarik keluar pada menit ke-65 dan digantikan oleh Luka Bogdan. Setelah menjalani pemeriksaan medis, diketahui bahwa Idzes mengalami robekan serius pada otot pahanya yang membutuhkan waktu pemulihan minimal empat hingga enam minggu.

Kerusakan Parah yang Mengancam Kehadiran di Timnas

Dalam konferensi pers usai pertandingan, pelatih Sparta Rotterdam, Philippe Houben, mengungkapkan kerusakan yang dialami Idzes cukup serius. "Jay mengalami robekan otot paha yang signifikan. Cedera ini akan membuatnya absen untuk jangka waktu yang panjang. Kami akan bekerja sama dengan tim medis Timnas Indonesia untuk memastikan ia mendapatkan perawatan terbaik," ujar Houben.

Kabar ini menjadi pukulan telak bagi John Herdman yang sedang membangun tim dengan basis pemain naturalisasi. Idzes telah menjadi salah satu pilar di lini tengah Timnas Indonesia sejak naturalisasi diraihnya pada tahun 2022. Kualitas teknis, visi permainan, dan kemampuan menyalur bola yang dimilikinya sulit digantikan oleh pemain lain di skuat saat ini.

Implikasi Strategis bagi Timnas Indonesia

Dengan absennya Idzes, Herdman harus segera merombak strategi untuk laga kontra Argentina dan Arab Saudi. Beberapa nama telah disebut-sebut sebagai pengganti potensial, termasuk Ethan Chilwell dan Marc Klok. Namun, keduanya masih membutuhkan waktu untuk adaptasi dengan sistem permainan Timnas Indonesia.

Sementara itu, Witan Sulaeman, pemain yang biasa bermain di posisi sayap, juga dipertimbangkan untuk menempati posisi lini tengah. "Kami punya beberapa opsi, tetapi tidak ada yang bisa mengganti persis apa yang Jay berikan bagi tim. Kami harus fleksibel dan menyesuaikan strategi," ucap Herdman dalam sesi wawancara eksklusif.

Reaksi dari Pemain dan Pengurus PSSI

Pemain Timnas Indonesia lainnya menunjukkan kecemasan atas kondisi Idzes. "Jay adalah teman dan rekan setim yang sangat berharga. Kami berharap ia segera pulih dan kembali bermain bersama kami. Ini tantangan bagi kami semua untuk menghadapi laga penting tanpa kehadirannya," ujar kapten Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri.

Sementara itu, Pengurus PSSI telah mengumumkan akan membantu biaya perawatan Idzes di Belanda. "Kami akan mendukung sepenuhnya proses pemulihan Jay. Ini investasi untuk masa depan tim nasional kita," kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir melalui keterangannya resmi.

Persiapan Alternatif untuk Laga November

Tim medis Timnas Indonesia telah menghubungi dokter klub Sparta Rotterdam untuk mendapatkan laporan lengkap tentang kondisi Idzes. Tim dokter akan memutuskan apakah Idzes masih bisa bergabung dengan tim untuk FIFA Matchday November atau harus fokus pulih di Belanda.

"Kami akan menunggu hasil evaluasi medis sebelum membuat keputusan final. Yang jelas, kami harus memiliki rencana cadar jika Jay tidak bisa bermain," tambah Herdman yang menegaskan bahwa latihan akan dilakukan dengan intensitas lebih tinggi untuk mengisi kekosongan di lini tengah.

FIFA Matchday November menjadi momen krusial bagi Timnas Indonesia yang sedang dalam proses pembangunan tim. Dengan laga melawan juara dunia Argentina dan tim kuat Arab Saudi, hasil positif sangat dibutuhkan untuk membangun moral dan pengalaman bagi skuat. Kehadiran Idzes yang dipastikan absen menjadi tantangan tersendiri bagi Herdman membuktikan bahwa Timnas Indonesia tetap kompetitif meski tanpa salah satu pemain terbaiknya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Vino Pratama

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter