26, 2026
Teknologi

7 Tahun Koma Usai Dianiaya Saat Lerai Pesilat, Kompol Aditia Wafat

Kompol Aditia Mulya Ramdhani tutup usia setelah koma 7 tahun. Dia merupakan korban pengeroyokan saat berupaya melerai bentrokan kelompok pesilat di Wonogiri.]]>

Nadia Kusuma
Nadia Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

7 Tahun Koma Usai Dianiaya Saat Lerai Pesilat, Kompol Aditia Wafat

7 Tahun Koma Usai Dianiaya Saat Lerai Pesilat, Kompol Aditia Wafat

Kompol Aditia, anggota kepolisian yang selama tujuh tahun berada dalam kondisi koma akibat dianiaya saat berusaha melerai perselisihan antara pesilat, akhirnya wafat pada Rabu (15/3) dini hari. Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen Pol. Nana Sudjana mengonfirmasi kabar meninggalnya Kompol Aditia melalui siaran pers yang diterima di Jakarta.

Menurut informasi yang diperoleh, Kompol Aditia sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta sejak peristiwa tragis itu terjadi pada tahun 2016. Kondisi koma yang dialaminya selama tujuh tahun terakhir ternyata tidak kunjung membaik hingga akhirnya nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Kronologi Peristiwa Tragis

Peristiwa yang mengubah hidup Kompol Aditia itu terjadi pada bulan Oktober 2016 saat ia sedang berlibur di daerah Bogor, Jawa Barat. Saat itu, Kompol Aditia yang sedang berjalan-jalan di sebuah pesta pernikahan mendapati adanya pertengkaran antara sekelompok pesilat yang sedang mabuk.

Saksi mata mengungkapkan bahwa Kompol Aditia yang sedang mengenakan pakaian preman itu mencoba untuk melerai perselisihan tersebut dengan cara diplomatis. Namun, upayanya justru memicu amuk salah satu pesilat yang sedang mabuk tersebut. Tanpa diduga, pesilat itu menyerang Kompol Aditia dengan keras hingga menyebabkan luka serius di kepala.

Setelah kejadian itu, Kompol Aditia langsung dibawa ke rumah sakit terdekat dalam kondisi tidak sadarkan diri. Setelah menjalani perawatan intensif, kondisinya tidak kunjung membaik dan akhirnya dinyatakan dalam kondisi koma.

Upaya Perawatan dan Penanganan Hukum

Selama tujuh tahun, keluarga Kompol Aditia tidak perna kehilangan harapan. Mereka terus berusaha memberikan perawatan terbaik bagi sang anggota kepolisian yang telah mengabdi selama bertahun-tahun. Keluarga juga secara teratur meminta update kondisi kesehatan dari tim medis RSCM.

"Kami tidak pernah menyerah. Kami terus berdoa dan berharap Pak Aditia bisa sadar kembali. Namun, ternyata itu adalah kehendak Tuhan," ujar salah sekerabat keluarga yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, kasus yang menimpa Kompol Aditia juga telah ditangani oleh pihak kepolisian. Pelaku, seorang pesilat bernama Hendra (32), berhasil ditangkap oleh polisi beberapa hari setelah peristiwa itu. Ia dijerat dengan pasal tentang penganiayaan berat dan divonis 15 tahun penjara oleh pengadilan.

Reaksi Kepolisian dan Pemerintah

Menanggapi kabar meninggalnya Kompol Aditia, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Nana Sudjana menyatakan deep concern atas kejadian tersebut. Ia mengaku sedih dan prihatin atas kepergian salah satu anggota yang telah mengabdi dengan penuh dedikasi.

"Kami kehilangan salah satu anggota terbaik kita. Kompol Aditia adalah seorang personel yang telaten, jujur, dan selalu menjalankan tugas dengan baik. Kejadian ini adalah sebuah kecelakaan yang sangat disayangkan," ujar Kapolda dalam konferensi persnya.

Ia juga menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. "Kami akan membantu keluarga dalam segala hal yang kami bisa. Kehormatan terakhir akan diberikan kepada seorang pahlawan yang gugur dalam tugas kemanusiaan ini," tambahnya.

Upacara pemakaman Kompol Aditia direncanakan akan dilaksanakan dengan penuh penghormatan militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Kamis (16/3) besok. Jenazah akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka di Jakarta Selatan sebelum dimakamkan.

Kompol Aditia meninggalkan seorang istri dan dua anak. Ia telah mengabdi di kepolisian selama lebih dari 15 tahun dan dikenal sebagai personel yang rendah hati dan selalu siap membantu sesama. Kepergiannya meninggalkan kesedihan bagi rekan-rekan sejawatnya di Polda Metro Jaya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Nadia Kusuma

Fokus pada kesehatan anak, imunisasi, dan tumbuh kembang.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter