28, 2026
Teknologi

Alasan Mahasiswa di Jakarta Kompak Tak Pakai Almamater Saat Demo

Intan Permata
Intan Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Mahasiswa Jakarta Tak Memakai Almamater saat Demonstrasi, Ini Alasan di Balik Keputusan tersebut

Sejumlah mahasiswa yang turun ke jalan dalam aksi demonstrasi di Jakarta beberapa waktu terakhir tampak konsisten tidak mengenakan atribut almamater mereka. Keputusan ini menarik perhatian publik dan menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai alasan di balik sikap para aktivis kampus tersebut.

Berdasarkan observasi di lapangan, mahasiswa yang turut serta dalam berbagai aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR RI dan kawasan Istana Negara tampaknya sengaja menyembunyikan identitas kampusnya. Mereka umumnya mengenakan pakaian seragam atau atribut seragam yang tidak menunjukkan asal perguruan tinggi mereka. Beberapa di antaranya bahkan menggunakan topi atau penutup wajah untuk menyembunyikan identitas.

Keinginan untuk Menonjolkan Isu, Bukan Identitas Kampus

Salah satu alasan utama yang mendasari keputusan para mahasiswa untuk tidak memakai almamater adalah untuk menonjolkan isu yang mereka bawa, bukan identitas kampus mereka. Seorang aktivis mahasiswa yang ingin menyembunyikan identitasnya mengungkapkan bahwa mereka ingin fokus pada masalah yang sedang dibawa, bukan pada perguruan tinggi yang diwakilinya.

Kebebasan Berorganisasi dan Otonomi Kampus

Alasan lainnya adalah untuk menunjukkan bahwa aksi yang mereka lakukan merupakan hasil dari kesadaran individu dan kebebasan berorganisasi, bukan representasi resmi dari perguruan tinggi masing-masing. Para mahasiswa menegaskan bahwa mereka bergerak atas nama diri sendiri sebagai warga negara yang prihatin, bukan sebagai perwakili institusi pendidikan mereka.

Dalam banyak kasus, perguruan tinggi memiliki kebijakan netral atau bahkan melarang mahasiswanya terlibat dalam kegiatan politik tertentu. Dengan tidak memakai atribut almamater, mahasiswa dapat menghindari potensi konflik atau tekanan dari manajemen kampus. Ini juga menjadi bentuk perlindungan bagi mereka yang mungkin menghadapi sanksi dari pihak kampus karena terlibat dalam aksi unjuk rasa.

Ketakutan akan Represi dan Identitas Terbuka

Di tengah situasi politik yang dinilai masih sensitif, beberapa mahasiswa mengaku merasa waswas jika identitasnya terbuka secara terang-terangan. Mereka khawatir akan menjadi sasaran aparat keamanan atau pihak-pihak yang tidak setuju dengan aksi yang mereka lakukan.

Tradisi Aksi Mahasiswa di Indonesia

Secara historis, aksi demonstrasi mahasiswa di Indonesia sering kali melibatkan mahasiswa yang menyembunyikan identitas kampusnya. Tradisi ini telah ada sejak era reformasi dan bahkan sebelumnya, di mana mahasiswa merasa lebih bebas menyampaikan aspirasi jika identitasnya tidak terlalu terbuka.

Para ahli sosiologi menilai bahwa fenomena ini mencerminkan dinamika hubungan antara mahasiswa dengan institusi pendidikan mereka di tengah ruang publik. Menurutnya, mahasiswa sering kali merasa terbatas oleh struktur formal kampus sehingga memilih untuk bergerak di luar identitas institusional saat menyampaikan kritik atau aspirasi politik.

Reaksi dari Pihak Kampus

Beberapa perguruan tinggi di Jakarta mengaku menghormati keputusan mahasiswa untuk tidak mengenakan almamater saat beraksi, asalkan tetap menjalankan etika dan tidak melanggar hukum. Rektor salah satu universitas negeri di Jakarta menyatakan bahwa pihaknya tidak akan memaksa mahasiswanya untuk mengungkap identitas jika mereka merasa tidak aman.

Dengan demikian, keputusan para mahasiswa di Jakarta untuk tidak memakai almamater saat demonstrasi merupakan hasil dari berbagai pertimbangan strategis, praktis, dan historis. Mereka menilai bahwa dengan menyembunyikan identitas kampus, mereka dapat lebih fokus pada isu yang disampaikan, menghindari potensi konflik dengan pihak kampus, serta melindungi diri dari berbagai risiko yang mungkin timbul.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Permata

Spesialis konten kuliner sehat, diet, dan resep rendah kalori.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter