Antisipasi Banjir, DPRD Serang Minta Normalisasi Sungai Tonjong Dikebut
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi banjir di wilayahnya. Salah satu antisipasi yang menjadi perhatian adalah normalisasi Sungai Tonjong yang menurut anggota DPRD perlu dipercepat pelaksanaannya.
Dalam rapat dengar pendapat dengan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Serang, anggota legislatif menyoroti pentingnya percepatan normalisasi Sungai Tonjong. Sungai yang menjadi salah satu jalur aliran utama di wilayah tersebut sering menjadi penyebab banjir saat musim hujan tiba.
Kondisi Sungai Tonjong Kini
Sungai Tonjong saat ini kondisinya memprihatinkan. Debit air yang meningkat saat hujan sering meluap dan menggenangi permukiman warga serta lahan pertanian di sepanjang aliran sungai. Hal ini disebabkan oleh sedimentasi yang terjadi di dasar sungai serta adanya penimbunan sampah di sepanjang tepiannya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Serang, Ahmad Fauzi, mengakui kondisi sungai tersebut. Menurutnya, sedimentasi yang terjadi sangat signifikan sehingga mengurangi kapasitas penampungan air sungai. "Kapasitas Sungai Tonjong saat ini hanya mampu menampung debit air hingga 70 persen dari kapasitas semula," ujar Fauzi.
Upaya Normalisasi
Normalisasi Sungai Tonjong telah direncanakan sejak tahun lalu dengan anggaran sekitar Rp 15 miliar. Rencananya, kegiatan ini akan meliputi pengerukan sedimentasi, pembersihan sampah di tepian sungai, serta penguatan tebing untuk mencegah longsor.
Wakil Ketua DPRD Serang, Budi Santoso, menyatakan bahwa normalisasi sungai ini sangat mendesak untuk dilakukan. Banjir yang terjadi setiap tahun tidak hanya merugikan warga secara materiil, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas perekonomian di wilayah tersebut.
"Kami meminta pemerintah daerah untuk mempercepat pelaksanaan normalisasi Sungai Tonjong. Selain itu, perlu juga dibentuk tim khusus yang memantau pelaksanaan proyek ini agar hasilnya sesuai dengan harapan," tambah Budi.
Tanggapan Pemerintah Daerah
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, menanggapi seruan dari DPRD. Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran untuk normalisasi sungai tersebut. Proses lelang pun telah dilakukan dan pemenang tender telah ditetapkan.
"Kami berkomitmen untuk menyelesaikan normalisasi Sungai Tonjong secepat mungkin. Tim pelaksana telah dibentuk dan akan memastikan proyek ini berjalan sesuai jadwal. Targetnya adalah normalisasi ini dapat selesai sebelum musim hujan datang tahun ini," jelas Bupati Ratu.
Ia juga menambahkan bahwa selain normalisasi, pemerintah daerah juga akan melakukan penataan ruang di sekitar sungai. Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya pembangunan liar yang dapat mengganggu aliran sungai.
Komitmen Bersama
DPRD dan pemerintah daerah sepakat untuk melakukan koordinasi yang baik dalam pelaksanaan normalisasi Sungai Tonjong. Anggota DPRD akan melakukan monitoring rutin terhadap progres pekerjaan untuk memastikan tidak ada penyimpangan.
Normalisasi Sungai Tonjong diharapkan dapat mengurangi dampak banjir di Kabupaten Serang, khususnya di wilayah yang sering tergenang banjir setiap tahun. Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan sekitar sungai sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Dengan percepatan normalisasi sungai ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman saat musim hujan tiba. Pemerintah daerah bersama DPRD berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam mengatasi permasalahan banjir yang sering terjadi.
Peran Masyarakat
Selain upaya dari pemerintah, partisipasi masyarakat juga sangat diperlukan dalam menjaga kebersihan sungai. Masyarakat diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai serta ikut serta dalam penanaman pohon di sekitaran tepian sungai untuk mencegah erosi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang, Hendra Wijaya, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya menjaga kebersihan sungai. "Kami akan bekerja sama dengan kelurahan dan desa setempat untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat," ucap Hendra.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan permasalahan banjir di Kabupaten Serang dapat diminimalkan. Normalisasi Sungai Tonjong menjadi salah satu solusi strategis yang perlu dipercepat guna mewujudkan Kabupaten Serang yang lebih aman dan nyaman untuk ditinggali.
Komentar (0)