02, 2026
Olahraga

Boikot Mbappe Berlanjut, China Tolak Tayangkan Real Madrid

Kontroversi Kylian Mbappe di China akibat pernyataannya tentang Mao Zedong berdampak pada siaran La Liga dan hubungan sponsor.]]>

Arief Pratama
Arief Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Boikot Mbappe Berlanjut, China Tolak Tayangkan Real Madrid

Boikot Kylian Mbappe Berlanjut, China Menolak Tayangkan Pertandingan Real Madrid

Boikot terhadap Kylian Mbappe berlanjut dengan China menolak untuk menayangkan pertandingan Real Madrid yang melibatkan bintang Prancis tersebut. Keputusan ini menunjukkan kelanjutan dari ketegangan yang muncul setelah Mbappe menyatakan dukungan untuk Taiwan pada tahun lalu. Dampak dari boikot ini kini mulai terasa di dunia sepak bola, terutama bagi klub yang memiliki basis penggemar besar di Asia.

Keputusan Penolakan Penayangan di China

Menurut sumber dari industri media olahraga China, stasiun televisi dan platform streaming utama negara tersebut telah memutuskan untuk tidak menayangkan pertandingan persahabatan dan kompetisi resmi yang melibatkan Real Madrid dalam waktu dekat. Keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam mengenai dampang politik dari penampilan Mbappe. Seorang pejabat dari regulator media China menyatakan bahwa konten yang melibatkan individu yang dianggap melanggar kebijakan satu China tidak akan diizinkan disiarkan.

Real Madrid, yang secara historis memiliki basis penggemar yang sangat besar di China, sekarang menghadapi tantangan signifikan dalam mempertahankan popularitas mereka di pasar penting tersebut. Klub telah mencoba melakukan pendekatan damai dengan menghubungi pihak berwenang China, namun hingga saat ini belum ada perubahan dalam keputusan penolakan penayangan.

Latar Belakang Ketegangan dengan Taiwan

Ketegangan antara Mbappe dan China bermula pada bulan Maret 2023 ketika ia mengunggah postingan di media sosial yang mendukung Taiwan sebagai negara terpisah dari China. Postingan tersebut memicu reaksi keras dari pemerintah China dan masyarakat di negara tersebut. Pemerintah China menganggap Taiwan sebagai bagian tak terpisahkan dari wilayahnya, dan setiap dukungan untuk kemerdekaan Taiwan dianggap sebagai provokasi.

Setelah postingan tersebut, Mbappe mengklarifikasi bahwa ia tidak bermaksud mencampuri urusan internal China dan menyatakan dukungannya untuk kerjasanship olahraga. Namun, pemerintah China dan banyak penggemar sepak bola di negara tersebut tetap tidak memaafkan komentar tersebut. Akibatnya, Mbappe menjadi target boikot yang meluas di berbagai platform media China.

Dampak pada Industri Sepak Bola Global

Boikot terhadap Real Madrid dan Mbappe di China menunjukkan betapa signifikannya pengaruh politik terhadap industri sepak bola global. China merupakan salah satu pasar olahraga terbesar di dunia dengan jutaan penggemar sepak bola dan potensi komersial yang sangat besar. Klub-klub Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, dan Manchester United telah menginvestasikan sumber daya besar untuk membangun basis penggemar dan meningkatkan eksistensi mereka di pasar China.

Dampak dari boikot ini tidak hanya terasa bagi Real Madrid, tetapi juga bagi sponsor dan mitra komersial klub. Banyak merek global yang terkait dengan Real Madrid kini menghadapi tantangan dalam menjaga citra mereka di China. Beberapa sponsor telah memilih untuk menghentikan promosi yang melibatkan Mbappe atau Real Madrid untuk menghindari reaksi negatif dari konsumen China.

Reaksi dari Real Madrid dan Mbappe

Real Madrid telah mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan komitmen klub terhadap semua penggemar di seluruh dunia, termasuk di China. Klub menyatakan menghargai hubungan panjang dengan penggemar China dan berharap dapat menyelesaikan masalah ini melalui dialog. Namun, klub juga menegaskan bahwa mereka menghormati hak Mbape untuk menyatakan pendapat pribadi dan tidak akan membatasi ekspresi para pemainnya.

Sementara itu, Mbappe tetap tenang menghadapi situasi ini. Dalam wawancara terbaru, ia menyatakan fokusnya tetap pada sepak bola dan kontribusinya bagi Real Madrid. Ia menolak untuk membahas lebih lanjut isu politik dan berharap bahwa situasi ini tidak akan memengaruhi performanya di lapangan. Beberapa analis percaya bahwa Mbappe mungkin perlu menghindari komentar sensitif secara politik di masa depan untuk menghindari konflik serupa.

Masa Depan Hubungan Sepak Bola dan Politik

Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang masa depan hubungan antara sepak bola dan politik. Dalam era globalisasi, olahraga, terutama sepak bola, sering kali menjadi arena di mana berbagai kepentingan politik bertabrakan. Klub-klub dan pemain-pemain top kini harus mempertimbangkan konsekuensi politik dari setiap tindakan atau pernyataan yang mereka buat.

Bagi China, insiden ini menunjukkan komitmen negara tersebut dalam menggunakan olahraga sebagai alat untuk mempromosikan agenda politik dan mempertahankan citra di mata dunia. Sementara bagi dunia sepak bola, ini adalah pengingat bahwa meskipun olahraga sering kali dianggap sebagai pengikat universal, ia tidak dapat sepenuhnya terlepas dari dinamika politik global.

Saat ini, tidak ada indikasi bahwa situasi akan segera mereda. Real Madrid dan Mbappe terus menghadapi tekanan signifikan dari China, dan dampak dari boikot ini mungkin akan terasa dalam jangka panjang bagi klub tersebut dan industri sepak bola secara keseluruhan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Arief Pratama

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter