31, 2026
Nasional

Cerita Damkar Bantu Bocah Ambil Uang Rp 10 Ribu di Setang Sepeda

Vino Pratama
Vino Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Damkar Bantu Bocah Ambil Uang Rp 10 Ribu di Setang Sepeda

Tim Damkar (Pemadam Kebakaran) Kota Besar berhasil membantu seorang bocah laki-laki mengambil uang sebesar Rp 10 ribu yang terjatuh dan terjepit di setang sepeda. Kejadian ini terjadi pada siang hari di sekitar Jalan Sudirman, tepatnya di dekat sebuah taman kota yang ramai dikunjungi warga.

Bocah berusia sekitar 7 tahun yang belum bisa diketahui identitasnya lengkap tampat kesalahan karena uangnya yang berjumlah Rp 10 ribu terjepit di antara setang sepeda dan komponen sepeda lainnya. Uang tersebut berupa dua lembar uang kertas pecahan Rp 5 ribu yang sengaja disimpan dalam amplop kecil.

Saksi mata yang melihat kejadian tersebut bergegas memanggil petugas Damkar yang sedang berpatroli di sekitar lokasi. "Saya lihat bocah itu menangis karena uangnya terjepit di setang sepedanya. Dia sudah mencoba keras untuk mengambilnya tapi tidak bisa karena posisinya yang cukup sulit dijangkau," kata seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya.

Setelah menerima laporan, tim Damkar yang terdiri dari tiga orang petugas segera mendatangi lokasi. Mereka memerik kondisi sepeda dan posisi uang yang terjepit. "Kita lihat bahwa uang itu memang terjepit cukup kuat di antara setang dan komponen sepeda. Bocah itu sudah panik dan menangis hingga tidak bisa berpikir jernih," jelas Kepala Tim Damkar, Budi Santoso.

Proses Pembebasan Uang dari Setang Sepeda

Tim Damkar menggunakan berbagai alat yang biasa mereka bawa untuk keperluan pemadaman kebakaran untuk membantu proses pembebasan uang tersebut. Mereka menggunakan tang kecil dan gunting khusus yang memiliki presisi tinggi untuk menghindari kerusakan pada uang.

"Kita harus berhati-hati agar tidak merusak uangnya. Kalau terpotong, artinya nilai uangnya tidak bisa digunakan lagi. Jadi kita harus sangat teliti dalam mengambilnya," tambah Budi.

Proses pengambilan uang tersebut memakan waktu sekitar 15 menit. Selama itu, tim Damkas terus memberikan konsolasi kepada bocah yang masih menangis. "Kita coba mengalihkan perhatiannya dengan bercerita lucu dan memberinya minum agar tenang," ujar salah seorang anggota tim.

Reaksi Bocah dan Orang Tua

Setelah uang berhasil diambil, wajah bocah langsus bersinar lega. Ia langsung mengambil uang tersebut dan menyimpannya kembali ke dalam amplop. "Terima kasih, pak," kata bocah itu singkat sambil tersenyum.

Beberapa saat kemudian, seorang wanita yang diduga sebagai ibu bocah tersebut tiba di lokasi setelah menerima telepon dari warga yang melihat kejadian. Wanita tersebut tampak sangat prihatin dan terlihat lega setelah mengetahui uang anaknya berhasil diselamatkan.

"Saya sedang berbelanja di pasar dan tidak sadar kalau uangnya terjatuh. Terima kasih banyak untuk tim Damkar yang sudah membantu. Kalau tidak, uangnya pasti hilang," kata wanita itu sambil memeluk anaknya.

Komentar Kepala Damkar

Kepala Damkar setempat, Ahmad Fauzi, mengapresiasi aksi timnya. "Ini adalah bagian dari tugas kita. Tidak hanya untuk memadamkan kebakaran, tetapi juga membantu masyarakat dalam kesulitan. Kita senang bisa membantu bocah ini menyelamatkan uangnya," jelas Ahmad.

Ia menambahkan bahwa kejadian ini menunjukkan bahwa kehadiran Damkar di tengah masyarakat sangat penting. "Kita selalu berusaha untuk ada di mana-mana, siap membantu kapan saja dan di mana saja. Meski tugas utama kita adalah pemadam kebakaran, kita juga siap membantu dalam situasi darurat lainnya," tambahnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, Ahmad memberikan saran kepada orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anak mereka saat membawa uang. "Sebaiknya orang tua memberikan penjelasan kepada anak tentang pentingnya menyimpan uang dengan aman dan tidak membawa banyak uang jika tidak perlu," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Vino Pratama

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter