01, 2026
Nasional

Detik-Detik Penggerebekan Kampung Bahari, Polisi Datang Naik KRL

Hendra Hartono
Hendra Hartono Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Detik-Detik Penggerebekan Kampung Bahari, Polisi Datang Naik KRL

Operasi penertiban yang dilakukan oleh aparat kepolisian di Kampung Bahari, Jakarta Utara, berlangsung dengan cepat dan mengejutkan. Ratusan personel Polri memborong wilayah permukiman padat tersebut pada Rabu (15/3) dini hari, dengan strategi tak terduga. Sebuah kereta rel listrik (KRL) menjadi kendaraan utama yang membawa anggota keamanan menuju lokasi operasi.

Operasi yang dimulai pukul 03.00 WIB ini melibatkan sekitar 500 personel dari Polda Metro Jaya. Mereka tiba di lokasi menggunakan KRL jurusan Bekasi-Bogor yang berhenti di Stasiun Kampung Bandan. Dari stasiun tersebut, para anggota polisi turun secara bergelombang dan langsung menyisir sejumlah gang di kawasan tersebut.

Strategi Tak Terduga

Kepala Polda Metro Jaya, Irjen Pol. Fadil Imran, menjelaskan bahwa penggunaan KRL sebagai alat transportasi massal merupakan strategi untuk mempercepat penyebaran personel dan menghindari kemacetan di jam dini. "Kita butuh efektivitas dan kecepatan. Dengan menggunakan KRL, kita bisa menggerakkan banyak personel dalam satu waktu ke lokasi tujuan," ujar Fadil saat konferensi pers usai operasi.

Strategi ini berhasil membuahkan hasil. Dalam waktu kurang dari satu jam, seluruh kawasan yang menjadi sasaran operasi telah dikelilingi. Para penduduk yang terjebak di dalamnya hanya bisa terkejut menyaksikan ratusan anggota polisi yang tiba secara bersamaan.

Tangkapan dan Barang Sitaan

Operasi penertiban ini berlangsung hingga pukul 06.00 WIB. Hasilnya, puluhan warga diamankan karena diduga terlibat dalam berbagai kegiatan kriminal. Dari operasi tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa sabu-sabu, ganja, senjata tajam, serta uang hasil kejahatan.

Sebagian besar warga yang ditangkap adalah pemuda yang diduga terlibat dalam geng motor dan penjualan narkotika. Mereka diamankan di Mapolres Jakarta Utara untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Reaksi Warga

Operasi yang dilakukan secara mendadak ini membuat sebagian besar warga terkejut. Bambang (45), seorang warga setempat, mengaku tidak menduga akan ada penertiban di tengah malam.

Sementara itu, Ibu Siti (50) mengaku kaget dengan cara kedatangan polisi yang tidak biasa ini. "Sudah 20 tahun tinggal di sini, baru kali pertama lihat polisi datang naik KRL. Biasanya mereka datang menggunakan mobil atau berjalan kaki. Kali ini beda, mereka datangnya banyak sekali dan secepat kilat," katanya.

Tujuan Operasi

Menurut Kepala Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Eko Priyo Wibowo, operasi ini dilakukan sebagai antisipasi peningkatan kejahatan di kawasan tersebut. "Kampung Bahari sudah lama menjadi perhatian kami karena sering terjadi tindak pidana, terutama di malam hari. Dengan operasi ini, kita ingin memberikan rasa aman bagi warga yang baik," jelas Eko.

Ia menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari program Polda Metro Jaya dalam peningkatan keamanan dan ketertiban di seluruh Jakarta. "Kami akan terus melakukan operasi serupa di berbagai wilayah yang dianggap rawan kejahatan. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga," tambahnya.

Operasi penertiban di Kampung Bahari ini diprediksi akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Polisi akan melakukan penyelidikan lebih mendalam terhadap warga yang diamankan untuk mengungkap jaringan kejahatan yang lebih besar.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hendra Hartono

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter