28, 2026
Politik

Gadi Eisenkot Klaim Menang Mutlak, Siap Gantikan Netanyahu

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/28/6ae166cfce6fb-pemimpin-partai-yashar-israel-gadi-eisenkot_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Sandi Setiawan
Sandi Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Gadi Eisenkot Klaim Menang Mutlak, Siap Gantikan Netanyahu

Menteri Pertahanan Israel Gadi Eisenkot mengklaim kemenangan mutlak dalam pemilihan internal partainya, Yashar, pada Rabu (27/10/2026). Kemenangan ini menempatkan posisinya sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam pemilu mendatang. Eisenkot, yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan sejak 2024, berhasil mengalahkan rival politiknya dalam pemilihan internal yang diadakan oleh partai yang didirikannya dua tahun lalu.

Pemilihan internal ini menjadi pengujian signifikan bagi popularitas Eisenkot di tengah-tengah masyarakat Israel. Partai Yashar, yang berarti "Tepat" atau "Adil" dalam bahasa Ibrani, didirikan oleh Eisenkot dengan platform sentris yang menjanjikan stabilitas dan keamanan nasional. Hasil pemilihan ini menunjukkan dukungan yang kuat dari anggota partai terhadap visi dan kepemimpinannya.

Kemenangan yang Menentukan

Dalam pidato kemenangannya, Eisenkot menyatakan bahwa kemenangan ini menunjukkan bahwa rakyat Israel siap untuk perubahan. "Kemenangan kita hari ini bukan hanya kemenangan bagi partai Yashar, tetapi kemenangan bagi semua warga Israel yang menginginkan kepemimpinan yang bertanggung jawab, stabil, dan fokus pada kepentingan nasional," ujarnya.

Eisenkot berhasil memperoleh 68% suara dalam pemilihan internal, mengalahkan lawan politiknya yang hanya memperoleh 32%. Hasil ini melampaui ekspektasi banyak analis politik yang memperkirakan persaingan akan lebih ketat. Angka partisipasi dalam pemilihan ini juga mencapai tinggi, dengan 85% anggota partai yang menggunakan hak suara mereka.

Dalam pidato kemenangannya, Eisenkot menyoroti pencapaian selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan, termasuk peningkatan keamanan perbatasan, modernisasi angkatan bersenjata, dan peningkatan hubungan dengan sekutu internasional. "Kita telah membuktikan bahwa kita dapat melindungi Israel sambil membangun hubungan yang kuat dengan negara-negara sekutu kita," tambahnya.

Tantangan Menghadapi Netanyahu

Kemenangan Eisenkot dalam pemilihan internal partai membuka jalan bagi potensi pertarungan politik yang menarik dalam pemilu mendatang. Benjamin Netanyahu, yang telah menjabat sebagai Perdana Menteri Israel selama dua periode non-berturut-turut sejak 2009, masih merupakan figur dominan dalam politik Israel meskipun menghadapi berbagai kontroversi dan tuduhan korupsi.

Analis politik mengamati bahwa meskipun Netanyahu masih memiliki basis pendukung yang kuat, kelelahan masyarakat terhadap kepemimpinannya yang telah berlangsung lebih dari satu dekade menjadi faktor potensial yang dapat dimanfaatkan Eisenkot. Survei terkini menunjukkan bahwa sekitar 45% warga Israel menyatakan siak untuk mendukung kandidat baru dalam pemilu mendatang.

Eisenkot, yang merupakan mantan Kepala Staf Angkatan Pertahanan Israel (IDF) dengan masa jabatan 2015-2019, menawarkan citra kepemimpinan yang berbeda dibandingkan Netanyahu. Ia dikenal sebagai pragmatis yang fokus pada isu keamanan dan stabilitas, dengan pendekatan yang dianggap lebih seimbang dalam mengelola hubungan internasional.

Platform dan Visi

Dalam kampanyenya, Eisenkot menekankan platform ekonomi yang inklusif, reforma birokrasi, dan peningkatan layanan publik. Ia berjanji akan mengurangi kesenjangan ekonomi dan meningkatkan akses terhadap pendidikan dan kesehatan berkualitas bagi seluruh warga Israel.

"Kita tidak bisa membiarkan kesenjangan ekonomi terus membesar. Setiap warga Israel layak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan sukses," ujarnya dalam salah satu pidato kampanyenya.

Dalam kebijakan luar negeri, Eisenkot menekankan pentingnya mempertahankan hubungan strategis dengan Amerika Serikat sambil memperbaiki hubungan dengan negara-negara Arab. Ia juga menyatakan dukungan untuk solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian di Timur Tengah, meskipun dengan pendekatan yang lebih realistis dan bertahap.

Reaksi dari Berkalngan Politik

Kemenangan Eisenkot mendapat berbagai respons dari kalangan politik Israel. Para pendukungnya menyambut baik hasil ini sebagai tanda perubahan yang positif bagi Israel. "Eisenkot membawa harapan baru bagi Israel. Ia adalah pemimpin yang berpengalaman dan dihormati, yang dapat memimpin Israel menuju masa depan yang lebih baik," kata seorang anggota parlemen dari partai Yashar.

Di sisi lain, kritikus mengungkapkan kekhawatiran terhadap platform sentris yang diusung Eisenkot. Mereka berargumen bahwa pendekatan terlalu moderat dapat mengancam keamanan nasional Israel. "Dalam lingkungan geopolitik yang kompleks saat ini, Israel membutuhkan pemimpin yang tegas dan tidak kompromi," ujar seorang politisi dari oposisi.

Netanyahu sendiri belum secara respon mengomentari kemenangan Eisenkot, namun para analis memperkirakan bahwa ia akan meningkatkan kampanyenya untuk menunjukkan pengalamannya dalam menghadapi tantangan keamanan dan diplomasi. Netanyahu telah menekankan pencapaian dalam bidek ekonomi dan keamanan selama masa jabatannya.

Dengan semakin dekatnya pemilu, persaingan antara Eisenkot dan Netanyahu diperkirakan akan semakin sengit. Kedua kandidat memiliki basis pendukung yang kuat, dan isu-isu seperti ekonomi, keamanan, dan hubungan internasional akan menjadi faktor penentu dalam kampanye mendatang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Sandi Setiawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter