27, 2026
Olahraga

Gandung Pardiman Meninggal Dunia, Sekjen Golkar: Sudah Lama Sakit

Kirana Wijaya
Kirana Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Gandung Pardiman Meninggal Dunia, Sekjen Golkar: Sudah Lama Sakit

Politisi senior dari Partai Golkar, Gandung Pardiman, meninggal dunia pada hari ini dalam usia 78 tahun. Kepala Bagian Humas Sekretariat Jenderal Partai Golkar, John Hendrik, mengkonfirmasi kabar duka ini melalui keterangannya resmi. Menurut Hendrik, Gandung Pardiman sudah lama menderita penyakit yang tidak disebutkan secara rinci, dan kondisinya memburuk dalam beberapa hari terakhir.

"Kami dengan deep berdua mengabarkan bahwa Bapak Gandung Pardiman telah wafat pada pukul 09.30 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta," ujar John Hendrik dalam keterangannya, Kamis (15/9) pagi. Ia menambahkan bahwa jenazah akan dimakamkan sesuai ritual keagamaan yang berlaku.

Karir Politik yang Cemerlang

Gandung Pardiman merupakan salah satu politisi senior di Indonesia yang karirnya melintang lebih dari empat dekade. Ia pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI beberapa periode dan dikenal sebagai figur yang konsisten dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama di bidang ekonomi dan ketenagakerjaan. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal pada era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid.

Sebagai kader Partai Golkar, Gandung Pardimen dikenal sebagai strategis dan memiliki pengalaman luas di internal partai. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar dan berperan penting dalam membangun koalisi partai selama berbagai pemilihan umum. Dalam berbagai pidatonya, ia sering menekankan pentingnya kebersamaan nasional dan mengutamakan kepentingan bangka di atas kepentingan golongan.

Pengalaman dan Kontribusi

Selain karir politiknya, Gandung Pardiman juga dikenal sebagai pengusaha sukses. Ia aktif dalam berbagai bisnis, terutama di sektor perbankan dan properti. Pengalamannya di dunia usaha sering kali menjadi referensi bagi politisi lain dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih pro-rakyat.

Dalam pidato terakhirnya di sidang paripurna DPR beberapa waktu lalu, Gandung Pardiman menyampaikan pentingnya menjaga stabilitas politik dan ekonomi di tengah tantangan global. Ia menegaskan bahwa Indonesia harus bersatu menghadapi berbagai isu yang muncul, baik dari dalam maupun luar negeri.

Reaksi dari Rekan sejawat

Kabar duka wafatnya Gandung Pardiman langsung mendapat respons dari berbagai pihak. Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menyatakan deep berdua atas kepergian tokoh senior ini. "Kehilangan Bapak Gandung adalah kehilangan besar bagi Partai Golkar dan bangsa Indonesia. Ia adalah tokoh yang selisih memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa," ujar Airlangga.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Gandung Pardiman. Dalam cuitannya di akun Twitter resmi, Ma'ruf menilai jasa-jasa almarhum sangat besar bagi bangsa dan negara. "Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan untuk menghadapi musibah ini," tulisnya.

Banyak tokoh politik dari berbagai partai pun turut menyampaikan duka cita. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyebut Gandung Pardiman sebagai sahabat sekaligus senior yang akan sangat terasa kepergiannya. "Beliau adalah politisi yang bijak dan selalu memprioritaskan kepentingan bangsa," ujar Mahfud.

Warisan yang Ditinggalkan

Gandung Pardiman meninggalkan seorang istri, Siti Aminah, dan tiga orang anak. Keluarga besar meminta privasi selama proses pemakaman berlangsung. Dalam wasiatnya, almarhum meminta agar segala acara pemakaman dilaksanakan secara sederhana dan tidak berlebihan.

Sebagai figur senior, Gandung Pardiman dikenal sebagai politisi yang tidak pragmatis dan teguh prinsip. Ia sering kali menjadi penengah dalam berbagai konflik internal partai maupun antar partai. Beberapa analis politik menyebutnya sebagai "politikus lama" yang masih mengedankan nilai-nilai kebersamaan dan nasionalisme.

Dalam berbagai kesempatan, Gandung Pardiman selalu menekankan pentingnya generasi muda untuk terus aktif dalam berpolitik. Ia percaya bahwa kelangsungan perjuangan bangsa bergantung pada kualitas generasi penerus yang memiliki integritas dan visi jelas.

Partai Golkar sendiri akan mengadakan upacara pelepasan terakhir untuk Gandung Pardiman di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, pada besok pagi. Seluruh kader dan pimpinan partai diundang untuk mengikuti upacara yang akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Airlangga Hartarto.

Kepala Fraksi Golkar di DPR RI, Bambang Soesatyo, menyatakan bahwa seluruh anggota fraksi akan turut serta dalam mengenang jasa-jasa almarhum. "Kami akan terus melanjutkan perjuangan yang telah dilakukan Bapak Gandung untuk kemajuan Partai Golkar dan bangsa Indonesia," ujar Bambang.

Dengan kepergian Gandung Pardiman, Indonesia kehilangan salah satu politisi senior yang pengaruhnya masih terasa di berbagai level kebijakan. Warisan pemikiran dan dedikasinya akan terus menjadi inspirasi bagi para politisi muda dalam membangun bangsa yang lebih baik.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Wijaya

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter