29, 2026
Nasional

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Tanimbar Maluku

Rizal Fahmi
Rizal Fahmi Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Tanimbar Maluku

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Rabu (15/11) pagi. Gempa yang terjadi pada pukul 06:12 WIB ini berpusat di darat dengan kedalaman 10 kilometer. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa ini berpotensi tsunami namun tidak berdampak signifikan.

Dalam rilis resminya, Kepala Pusat Data dan Informasi BMKG, Mertisiana, menjelaskan bahwa gempa terjadi akibat aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut. "Gempa bumi terjadi karena adanya aktivitas sesar lokal yang bergerak secara mendatar. Kedalaman yang dangkal membuat gempa terasa cukup kuat di permukaan," ujar Mertisiana.

Dampak Gempa di Berbagai Wilayah

Gempa ini dirasakan hingga ke beberapa wilayah sekitarnya, termasuk kota Ambon, Saumlaki, dan sekitarnya. Warga di beberapa lokasi melaporkan merasakan guncangan yang cukup kuat dan memicu panik. Beberapa warga pun langsung mengungsi ke tempat terbuka untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut.

"Saya sedang tidur saat tiba-tiba rumah digoyang-goyang. Segera saya bangun dan keluar rumah bersama keluarga. Guncangannya cukup lama dan membuat kami panik," kata warga Saumlaki, Yohanis, kepada wartawan.

Pihak berwenang setempat telah melakukan pendatakan dini mengenai dampak gempa. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa yang dikonfirmasi. Namun, beberapa bangunan di beberapa titik mengalami kerusakan ringan hingga sedang, seperti retak-retak pada dinding bangunan dan pecahnya kaca jendela.

Tanggap Darurat dan Evakuasi

Pemerintah Daerah Maluku Barat Daya segera mengaktifkan posko tanggap darurat. Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Daerah langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dampak gempa dan membantu warga terdampak.

"Kami telah mengaktifkan posko darurat dan mengirim tim ke sejumlah titik yang dilaporkan mengalami dampak signifikan. Saat ini fokus kami adalah melakukan pendataan kerusakan dan memastikan tidak ada korban jiwa," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Barat Daya, Bambang Priyanto.

Tim dari BPBD juga memberikan arahan kepada warga untuk tetap waspada terhadap gempa susulan. Warga diminta tidak panik dan mengikuti petunjuk dari pihak berwenang. "Warga diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu yang tidak jelas. Tim kami siap membantu jika ada kebutuhan mendesak," tambah Bambang.

Kondisi Setelah Gempa

Setelah gempa utama, BMKG mencatat telah terjadi beberapa kali gempa susulan dengan magnitudo bervariasi, mulai dari 3,0 hingga 5,0. Gempa susulan ini juga dirasakan di beberapa wilayah tetapi tidak berdampak signifikan.

BMKG menyatakan bahwa potensi tsunami akibat gempa ini sudah tidak ada. Namun, warga di pesisir masih diimbau untuk tetap waspada. "Meskipun potensi tsunami sudah tidak ada, kami tetap meminta warga di pesisir untuk waspada mengikuti perkembangan informasi dari BMKG," kata Mertisiana.

Wali Kota Ambon, Muhammad Ramdan Selalu, memastikan bahwa semua fasilitas umum di kota aman dan berfungsi normal. "Tim kami telah melakukan pengecekan di fasilitas vital seperti rumah sakit, sekolah, dan jaringan listrik. Semuanya dalam kondisi aman," ujarnya.

Peringatan BMKG ke Masyarakat

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi. Masyarakat diminta untuk tidak berada di dekat bangunan yang rusak akibat gempa dan mempersiapkan persiapan darurat dasar seperti persediaan makanan minum, obat-obatan, dan perlengkapan darurat lainnya.

"Gempa susulan masih mungkin terjadi. Kita harus tetap waspada dan siap. Persiapkan persediaan darurat dan ikuti informasi resmi dari pihak berwenang," pesan Mertisiana.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) juga siap membantu warga terdampak. "Kami siap memberikan bantuan berupa sembako, tenda, dan alat-alat kesehatan jika diperlukan. Tim kami sudah siap diterjunkan jika ada permintaan dari pemerintah daerah," kata Juru Bicara Kemensos, Adi Surya Wibawa.

Dengan kondisi yang masih terus termonitor, pemerintah daerah dan BPBD terus melakukan pendataan dampak gempa untuk memastikan tidak ada korban yang terlewatkan. Semua pihak berharap situasi segera normal dan warga dapat kembali ke aktivitasnya seperti biasa.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizal Fahmi

Menulis review produk kesehatan, suplemen, dan teknologi wearables.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter