Liverpool Menang Dramatis atas Chelsea di Semifinal Carabao Cup
Manchester - Liverpool berhasil melangkah ke babak final Carabao Cup setelah menyingkirkan Chelsea dalam adu penalti yang berlangsung sangat dramatis di Stadion Old Trafford, Kamis (19/1/2023) dini hari WIB. Pertandingan yang berlangsung sengit hingga 120 menit ini berakhir dengan skor 1-1 sebelum Liverpool unggul 11-10 dalam adu penalti.
Liverpool membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Darwin Núñez pada menit ke-27. Penyerang asal Uruguay itu berhasil menaklukkan kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, setelah menerima umpan silang dari Cody Gakpo. Gol tersebut memberikan kepercayaan diri bagi The Reds untuk menguasai jalannya pertandingan.
Akan tetapi, Chelsea tidak tinggal diam. Mereka memaksakan tekanan dan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-117, tepatnya di menit terakhir babak perpanjangan waktu. Olivier Giroud mencetak gol penyama kedudukan dengan sundulan mematikan setelah menerima umpan sepak pojok dari Kai Havertz. Gol tersebut membuat kedua tim harus memutuskan juara melalui adu penalti.
Adu Penalti yang Menegangkan
Adu penalti yang berlangsung sangat menegangkan menyaksikan kedua kiper tampil gemilang. Kepa Arrizabalaga berhasil menepis tendangan Mohamed Salah sementara Caoimhín Kellester juga menahan sepakan Raheem Sterling.
Serial adu penalti berlangsung sangat panjang dengan kedua tim saling menepis tendangan pemain inti. Hingga pada sepakan ke-11, yang ditendang oleh pemain pengganti Liverpool, Harvey Elliott, berhasil membobol gawang Chelsea. Sementara itu, tendakan pemain pengganti Chelsea, David Datro Fofana, masih bisa ditepis oleh Kellester.
Kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Liverpool yang baru saja kalah dari Brighton di babak ketiga FA Cup pekan lalu. Manajer Jurgen Klopp menyatakan kepuasannya atas mental juara yang ditunjukkan oleh anak asuhnya.
Performa Kedua Tim
Sepanjang pertandingan, Liverpool menampilkan permainan yang lebih dominan dengan menguasai penguasaan bola sebanyak 65 persen. Mereka juga mencatatkan 21 tembakan dengan 6 di antaranya tepat sasaran. Sementara Chelsea hanya mampu mengumpulkan 9 tembakan dengan 3 di antaranya mengarah ke gawang.
Di babak pertama, Liverpool tampil lebih agresif dengan serangan yang terus menerus dibangun dari sisi sayap. Gakpo dan Salah menjadi ancaman berbahaya bagi lini pertahanan Chelsea. Namun, Chelsea mampu bertahan dengan baik melalui disiplin tim yang tinggi.
Babak kedua berjalan lebih seimbang dengan Chelsea mulai meningkatkan intensitas serangan setelah masuknya Pierre-Emerick Aubameyang dan Fofana. Namun, pertahanan Liverpool yang dijaga oleh Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate masih sulit ditembus.
Pada babak perpanjangan waktu, kedua tim terlihat kelelahan namun masih berusaha memberikan yang terbaik. Gol Giroud di menit terakhir menjadi pemecah kebuntuan sebelum adu penalti menjadi penentu.
Tanggapan Manajer
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, mengaku bangga dengan mental juara yang ditunjukkan oleh timnya. "Kami tidak bermain dengan sempurna malam ini, tapi kami menunjukkan karakter juara. Para pemain memberikan yang terbaik hingga detik terakhir. Ini adalah kemenangan yang sangat spesial bagi kami," ujar Klopp.
Sementara itu, manajer Chelsea, Graham Potter, mengakui kekalahan yang dialami timnya sangat menyakitkan. "Kami berusaha keras untuk meraih kemenangan, tapi sayangnya tidak berjalan sesuai rencana. Liverpool adalah tim yang bagus dan mereka memanfaatkan kesempatan dengan baik. Kami akan bangkit kembali," tuturnya.
Dengan kemenangan ini, Liverpool akan bertemu dengan Arsenal di babak final Carabao Cup yang akan diselenggarakan pada bulan Februari mendatang. Kedua tim sebelumnya telah bertemu di babak semifinal dengan Liverpool yang berhasil lolos setelah menang 2-0 di aggregate.
Komentar (0)