01, 2026
Nasional

Hendak Cari Benang Layangan, Bocah di Bogor Temukan Bayi di Saluran Air

Bayi ditemukan di saluran irigasi Desa Kemang, Bogor, oleh anak-anak yang mengira itu boneka. Polisi selidiki kasus pembuangan janin ini.]]>

Putri Gunawan
Putri Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Hendak Cari Benang Layangan, Bocah di Bogor Temukan Bayi di Saluran Air

Hendak Cari Benang Layangan, Bocah di Bogor Temukan Bayi di Saluran Air

Sebuah ins mengejutkan terjadi di kawasan Bogor, Jawa Barat, saat seorang bocah hendak mencari benang layangan yang terlepas. Alih-alih menemukan benang layangan, bocah tersebut malam menemukan bayi yang sudah tak bernyawa di dalam saluran air. Kejadian ini menyisakan keheranan dan duka mendalam di tengah masyarakat setempat.

Penemuan Mengejutkan oleh Bocah Belia

Menurut keterangan dari Kepala Polsek Setiabudi Kompol Eko Purnomo, kejadian tersebut berlangsung pada siang hari ketika se bocah berusia sekitar 10 tahun bernama Rizki sedang bermain layangan di dekat permukiman warga. Tiba-tiba benang layangannya putus dan terbawa arus angin hingga jatuh ke dalam saluran air dekat pemukiman tersebut.

"Rizki mencoba mengambil benang layangannya yang masuk ke saluran air. Saat itu air sedang surut, sehingga dia berjalan di dasar saluran untuk mengambil barangnya. Tiba-tiba dia menemukan sebuah bungkusan yang diduga berisi bayi," ujar Eko Purnomo saat dihubungi wartawan.

Bocah tersebut yang awalnya tak mengetahui isi bungkusan tersebut, langsung berlari pulang dan menceritakan penemuannya kepada orang tuanya. Mendengar cerita anaknya, orang tua Rizki segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat.

Tim Medis dan Polisi Tiba di Lokasi

Setelah menerima laporan, pihak kepolisian segera turun ke lokasi bersama tim medis dari Puskesmas setempat. Saifudin, seorang warga setempat yang ikut mendatangi lokasi, mengatakan bahwa warga sekitar terkejut mendengar kabar penemuan bayi tersebut.

"Saya waktu itu sedang di rumah, tiba-tiba ada kerumunan warga. Kemudian saya tahu kalau ada bayi yang ditemukan di saluran air. Memang benar, kondisi bayinya sudah tidak bernyawa dan sudah membusuk sebagian," ujar Saifudin.

Tim medis yang tiba di lokak kemudian memeriksa jenazah bayi tersebut. Berdasarkan pemeriksaan sementara, bayi tersebut diduga berjenis kelamin laki-laki dengan usia kematian sekitar 3-5 hari sebelumnya. Jenazah bayi tersebut dalam kondisi membusuk sebagian akibat terendam air cukup lama.

Pelaksanaan Otopsi dan Penyelidikan Polisi

Kepala Polsek Setiabudi menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengambil jenazah bayi tersebut guna dilakukan otopsi di RSUD Bogor. Otopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian secara pasti serta adakah cedera atau bekas kekerasan pada jenazah tersebut.

"Kami sudah mengamankan jenazah untuk dilakukan otopsi di rumah sakit. Hasil otopsi akan menentukan langkah selanjutnya apakah ini termasuk kasus pembunuhan atau tidak," jelas Eko Purnomo.

Sementara itu, pihak kepolisian juga sudah mengambil keterangan dari beberapa saksi mata di sekitar lokasi penemuan. Warga sekitar mengaku tak mengetahui adanya kehamilan di sekitar lingkungan mereka yang baru-baru ini mengalami kehilangan bayi.

Kepala Polsek Setiabudi mengimbau masyarakat jika ada informasi mengenai kejadian ini segera melapor ke pihak kepolisian. "Kami masyarakat untuk segera melapor jika ada informasi yang bisa membantu penyelidikan kasus ini. Siapa pun pelakunya, pasti akan kita tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku," tegasnya.

Reaksi Masyarakat dan Pihak Terkait

Kejadian penemuan bayi di saluran air ini menuai berbagai reaksi dari masyarakat setempat. Beberapa warga mengaku takut dan geram dengan tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab tersebut.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Budi Santoso, mengatakan pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan di wilayahnya. Kami akan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan patroli lebih intensif di wilayah kami, terutama di sekitar saluran air dan tempat-tempat terpencil," ujar Budi.

Insiden penemuan bayi di saluran air ini bukan kali pertama terjadi di wilayah Bogor. Sebelumnya, pernah terjadi kasus serupa di beberapa kecamatan di Bogor yang mana pelakunya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas. Semoga pelaku bisa segera tertangkap dan mendapat hukuman yang sepadan dengan perbuatannya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Gunawan

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter