25, 2026
Nasional

Imam Besar Masjidil Haram Sebut Serangan Berulang ke Mekkah dan Madinah Niat Kriminal Houthi Terhadap Umat Islam

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2025/07/30/688a19ee398d0-kota-mekah_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Dimas Permana
Dimas Permana Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Imam Besar Masjidil Haram: Serangan ke Mekkah dan Madinah Niat Kriminal Houthi

Imam Besar Masjidil Haram dan Madinah, Sheikh Dr. Abdulrahman Al-Sudais, mengecam serangan berulang yang dilakukan oleh kelompok Houthi terhadap kota suci Mekkah dan Madinah. Menurutnya, serangan tersebut merupakan tindakan kriminal yang sengaja ditujukan untuk menyerang hati umat Islam di seluruh dunia.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Sheikh Al-Sudais menyatakan bahwa serangan terhadar kota-kota suci ini tidak dapat diterima dalam agama maupun hukum internasional. "Mekkah dan Madinah adalah tempat paling suci bagi umat Islam, dan serangan terhadap kota-kota ini adalah serangan terhadap hati lebih dari 1,8 miliar umat Muslim di seluruh dunia," ujar Sheikh Al-Sudais.

Reaksi Terhadap Serangan Terbaru

Sheikh Al-Sudais merespons serangan terbaru yang terjadi pada akhir pekan lalu, di mana rudal dan drone Houthi dilaporkan telah ditembakkan dari wilayah Yaman. Serangan ini berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara Arab Saudi sebelum mencapai targetnya.

"Kami mengecam keras serangan kriminal ini yang bertujuan menciptakan ketakutan dan kepanikan di kalangan jemaah haji dan umrah yang datang ke Mekkah dan Madinah," tambahnya. "Serangan ini menunjukkan kebencian dan niat buruk kelompok Houthi yang ingin mengganggu keamanan dan stabilitas di kota suci."

Kota Suci sebagai Target Strategis

Mekkah, tempat berdirinya Ka'bah dan arah kiblat umat Islam, serta Madinah, kota tempat Nabi Muhammad SAW berdakwah dan dimakamkan, telah menjadi sasaran serangan berulang oleh kelompok Houthi. Kelompok bersenjata ini telah beberapa kali mengklaim bertanggung jawab atas serangan rudal dan drone yang ditujukan ke wilayah Arab Saudi, termasuk kota suci.

Serangan-serangan ini terjadi pada saat waktu yang sangat sensitif bagi umat Islam, termasuk bulan Ramadhan dan musim haji. Menurut para analis, serangan ini sengaja dilakukan untuk mencapai dampak psikologis yang maksimal bagi umat Muslim.

Dampak terhadap Jemaah Haji dan Umrah

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengumumkan bahwa kejadian ini tidak akan memengaruhi rencana penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Namun, pihaknya tetap memperketahui sistem keamanan untuk melindungi jemaah dari segala ancaman.

"Kami memastikan bahwa jemaah haji dan umrah aman dan terlindungi. Sistem keamanan kita telah diperkuat untuk mengantisipasi segala bentuk ancaman yang mungkin terjadi," kata sepekan pejabat tinggi di kementerian tersebut yang meminta tidak disebutkan namanya.

Respons Internasional

Serangan terhadap kota suci telah memicu reaksi keras dari komunitas internasional. Dewan Keamanan PBB telah mengadakan pertemuan darurat untuk membahas situasi ini. Para duta besar negara-negara anggota PBB menyatakan keprihatinan mereka atas serangan yang dianggap melanggar hukum internasional.

"Serangan terhadap tempat suci adalah pelanggaran berat terhadap norma internasional dan nilai-nilai kemanusiaan," kata seorang diplomat tinggi PBB yang meminta tidak disebutkan namanya. "Kami menuntut agar semua pihak menahan diri dan menghormati status khusus kota suci."

Posisi Resmi Arab Saudi

Pemerintah Arab Saudi telah menegaskan kembali komitmennya untuk melindungi kota suci Mekkah dan Madinah dari segala ancaman. "Kami akan mengambil tindakan keras terhadap setiap pihak yang mencoba mengganggu keamanan kota suci," kata Menterer Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud.

Arab Saudi telah memimpin koalisi militer yang mendukung pemerintah Yaman melawan kelompok Houthi sejak 2015. Koalisi ini berfokus pada memerangi pengaruh Houthi di Yaman dan mencegah serangan lintas batas yang mengancam keamanan Arab Saudi.

Pandangan Tokoh Agama

Selain Sheikh Al-Sudais, banyak tokoh agama Muslim lainnya dari berbagai negara telah mengutuk serangan terhadap kota suci. Mereka menyatakan bahwa serangan ini merupakan penghinaan terhadap agama Islam dan umat Muslim di seluruh dunia.

"Serangan terhadap Mekkah dan Madinah adalah serangan terhadap jantung Islam," kata Profesor Dr. Ahmad Al-Tayyib, Imam Al-Azhar Mesir. "Kami menyerukan semua pihak untuk menjaga kesucian kota suci ini dan tidak membiarkan kota-kota ini menjadi medan pertempuran."

Peran Organisasi Islam

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) telah mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam serangan Houthi terhadap Mekkah dan Madinah. Sekretaris Jenderal OKI, Hissein Brahim Taha, menyatakan bahwa organisasi tersebut mendukung upaya Arab Saudi dalam melindungi kota suci ini.

"OKI menyerankan kepada semua negara anggota untuk mendukung Arab Saudi dalam melindungi Mekkah dan Madinah dari segala bentuk ancaman," tulis dalam pernyataan resmi OKI.

Masa Depan Keamanan di Kota Suci

Dengan meningkatnya ancaman dari kelompok Houthi, Arab Saudi terus memperkuat sistem keamanan di sekitar Mekkah dan Madinah. Pemerintah telah menginvestasikan miliaran dolar untuk membangun sistem pertahanan udara dan keamanan yang canggih untuk melindungi kota suci ini.

Menterer Dalam Negeri Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif, menegaskan bahwa keamanan kota suci adalah prioritas utama pemerintah. "Kami akan melakukan segala yang diperlukan untuk melindungi Mekkah dan Madinah, dan memastikan bahwa jemaah haji dan umrah dapat beribadah dengan aman dan nyaman."

Dengan serangan terus berlanjut, keamanan di kota suci tetap menjadi fokus perhatian internasional, dengan banyak pihak berharap agar konflik di Yaman dapat segera diatasi untuk menghindari serangan lebih lanjut terhadap tempat-tempat suci umat Islam.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dimas Permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter