29, 2026
Olahraga

Jadi Pahlawan Persib saat Hajar Melbourne Victory, Ini Pengakuan Jujur Balsa Sekulic

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/28/6ae20450b728d-hasil-persib-vs-melbourne-victory-2-gol-balsa-sekulic-bikin-maung-bandung-kokoh-di-puncak-acl-2_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Nadia Santoso
Nadia Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jadi Pahlawan Persib saat Hajar Melbourne Victory, Ini Pengakuan Jujur Balsa Sekulic

Performa gemilang ditunjukkan Balsa Sekulic saat membela Persib Bandung dalam laga melawan Melbourne Victory. Pemain berusia 26 tahun ini menjadi pahlawan timnya dengan mencetak dua gol penting yang membawa Maung Bandung menang telak 4-1. Kemenangan ini membuat Persib kokoh di puncak klasemen AFC Champions League (ACL) 2022.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (23/10/2022) malam, Balsa menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang tajam. Gol pertama ia cetak menit ke-32 melalui titik penalti setelah Ezechiel Ndouassel dijatuhkan di dalam kotak terlarang. Gol keduanya datang menit ke-78 setari mendapatkan umpan matang dari Beckham Putra.

Setelah laga, Balsa Sekulic memberikan pengakuan jujur tentang performa timnya. Menurutnya, kemenangan atas Melbourne Victory adalah hasil dari kerja keras selama sesi latihan. "Saya senang bisa berkontribusi untuk tim. Tapi ini bukan prestasi saya semata, tapi hasil dari kerja keras semua pemain dan pelatih," ujar Balsa dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.

Kedua Gol Berarti bagi Persib

Dua gol yang dicetak Balsa Sekulic memang sangat berarti bagi Persib. Gol pertama membawa timnya unggul 1-0 di babak pertama. Sementara gol keduanya mengamankan kemenangan Maung Bandung setelah Melbourne Victory sempat menyamakan lewat Enoch Kofi. "Saya selalu percaya diri saat mendapatkan kesempatan. Pelatih memberikan kepercayaan padaku dan saya ingin membalasnya dengan performa terbaik," kata Balsa.

Performa apik Balsa sepanjang musim ini membuatnya menjadi andalan Persib di liga dan kompetisi antar klub Asia. Ia sudah mencetak 8 gol dari 12 penampilan di semua kompetisi. Stats ini membuatnya menjadi top skor Persib di musim ini.

Target Juara ACL Tetap Jadi Prioritas

Dengan kemenangan ini, Persib semakin mantap di puncak klasemen Grup G dengan koleksi 10 poin dari 5 pertandingan. Balsa mengaku timnya tidak boleh lengah karena masih ada satu pertandingan lagi sebelum fase grup usai. "Target kita masih sama, juara di kompetisi ini. Kemenangan melawan Melbourne Victory adalah langkah penting menuju target itu," ujarnya.

Pelatih Persib, Robert Alberts, juga memberikan apresiasi atas performa Balsa. "Balsa adalah pemain kunci bagi kami. Ia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga memberikan kontribusi di luar area terlarang. Saya senang dengan perkembangannya," kata Alberts.

Reaksi Melbourne Victory

Sementara itu, pelatih Melbourne Victory, Tony Popovic, mengakui keunggulan Persib dalam laga ini. "Persib memang bermain lebih baik di malam ini. Mereka memanfaatkan kesempatan dengan baik. Kami harus evaluasi performa kami untuk pertandingan selanjutnya," ujarnya.

Eks pemain Timnas Australia ini juga menyebutkan bahwa gol yang dicetak Balsa sangat sulit diantisipasi. "Balsa adalah penyerang yang berbahaya. Ia memiliki kemampuan individu yang baik dan golnya dari titik penalti juga eksekusi yang sempurna," tambahnya.

Komitmen Balsa untuk Persib

Balsa Sekulic sendiri menunjukkan komitmen tinggi untuk membawa Persib meraih gelar juara. Ia mengaku merasa nyaman dan senang bermain di bawah asuhan pelatih Robert Alberts. "Saya merasa dihargai di sini. Staf pelatih dan rekan satu tim mendukung saya sepenuhnya. Itu membuat saya memberikan yang terbaik di lapangan," ucapnya.

Dengan performa yang konsisten, Balsa diharapkan dapat terus membawa Persib menuju kesuksesan di kedua kompetisi yang diikuti. Khususnya di AFC Champions League, di mana Persib baru sekali menjadi runner-up pada tahun 1995.

Sebagai pemain asing, Balsa menunjukkan adaptasi yang baik dengan sepak bola Indonesia. Ia tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga mempelajari gaya bermain tim dan budaya lokal. "Saya coba belajar bahasa Indonesia agar bisa lebih dekat dengan rekan satu tim dan suporter. Itu membantu saya merasa lebih nyaman," tutupnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Nadia Santoso

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter