30, 2026
Nasional

Kapolres Malang Silaturahmi ke SPSI, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas

Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri bersilaturahmi dengan SPSI untuk memperkuat sinergi dan menjaga suasana kondusif di Kabupaten Malang.]]>

Reza Setiawan
Reza Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kapolres Malang Silaturahmi ke SPSI, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas

Kapolres Malang Silaturahmi ke SPSI, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas

Kepala Polres Malang Kota, AKBP Budi Santoso, melakukan silaturahmi dengan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dalam rangka memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah. Pertemuan yang berlangsung di aula kantor SPSI pada Rabu (15/3) ini membahas berbagai isu terkait ketenagakerjaan dan keamanan di wilayah hukum Polres Malang Kota.

Dalam sambutannya, Kapolres Malang menekankan pentingnya komunikasi yang terus-menerus antara aparat kepolisian dengan organisasi buruh. "Kami berharap dengan adanya komunikasi yang baik, potensi konflik di dunia usaha dapat diminimalisir. Sinergi ini penting untuk menciptakan kondusivitas yang diperlukan bagi pembangunan ekonomi daerah," ujar Budi Santoso.

Isu Prioritas Dibahas

Pertemuan ini membahas beberapa isu prioritas yang menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah soal PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang masih menjadi momok bagi para buruh. Kapolres menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan perlindungan hukum bagi buruh yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja tidak wajar.

"Kami akan turun tangan jika ada perusahaan yang melakukan PHK secara tidak wajar. Buruh memiliki hak untuk mendapat perlindungan hukum. Namun, kami juga mengimbau agar para buruh tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," jelasnya.

Isu lain yang dibahas adalah soal upah minimum regional (UMR) yang akan naik pada tahun ini. Kapolres meminta agar penyesuaian UMR tidak menimbulkan gesekan antara buruh dan pengusaha.

Komitmen Sinergi

Ketua SPSI Cabang Malang, Ahmad Yani, menyambut baik inisiatif Kapolres untuk melakukan silaturahmi. Menurutnya, komunikasi rutin antara polisi dan buruh sangat penting untuk mencegah konflik yang berujung pada kerusuhan.

"Kami sangat mengapresiasi langkah Bapak Kapolres yang memilih turun langsung ke lapangan. Ini menunjukkan bahwa polisi dekat dengan buruh. Kami berjanji akan selalu menjaga komunikasi dan bekerja sama menjaga ketertiban," ujar Ahmad Yani.

Yani menambahkan bahwa SPSI siap menjadi perantara antara pengusaha dan buruh jika terjadi perselisihan. "Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan masalah sebelum memburuk. Jika ada masalah yang membutuhkan peran polisi, kami akan segera melapor," katanya.

Langkah-langkah Konkret

Dalam pertemuan ini, kedua pihak sepakat untuk melakukan beberapa langkah konkret dalam rangka memperkuat sinergi. Pertama, dibentuk tim koordinasi yang terdiri dari unsur polisi dan SPSI untuk monitoring situasi ketenagakerjaan di wilayah.

Kedua, akan diselenggarakan forum komunikasi rutin minimal sebulan sekali untuk membahas perkembangan situasi dan potensi konflik di dunia usaha. Forum ini juga menjadi sarana untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Ketiga, pihak kepolisian berjanji akan memberikan pendampingan hukum bagi buruh yang mengalami masalah. "Kami akan membuka jalur komunikasi khusus bagi buruh yang butuh bantuan hukum. Bisa melalui telepon atau datang langsung ke kantor polisi," sebut Kapolres.

Respon Positif dari Pengusaha

Inisiatif ini juga mendapat respon positif dari kalangan pengusaha. Ketua Asosisi Pengusaha Indonesia (Apindo) Cabang Malang, Hendra Wijaya, menyatakan dukungannya terhadap upaya menjaga kondusivitas hubungan industrial.

"Kami menyambut baik langkah ini. Hubungan yang harmonis antara pengusaha, buruh, dan aparat kepolisian sangat penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Apindo siap berpartisipasi aktif dalam forum komunikasi ini," ujar Hendra.

Menurutnya, dialog antar pihak adalah kunci untuk menyelesaikan segala perbedaan. "Jika ada masalah, sebaiknya kita bicara secara terbuka dan jujur. Jangan sampai masalah kecil membesar karena kurangnya komunikasi," tambahnya.

Kesimpulan

Pertemuan antara Kapolres Malang dengan SPSI menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga ketenangan wilayah. Dengan adanya sinergi yang diperkuat, diharapkan potensi konflik di dunia usaha dapat diminimalisir sehingga pembangunan ekonomi daerah berjalan lebih lancar.

Kapolres menegaskan bahwa kepolisian akan terus menjaga netralitas dan memberikan perlindungan bagi semua pihak. "Kami siap menjadi penengah jika diperlukan. Tujuan kita bersama adalah menciptakan ketertiban dan kondusivitas untuk kemajuan Malang Kota," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Reza Setiawan

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter