Kehujanan Bukan Penyebab Flu, Ini Kata Pakar IPB
Kepercayaan masyarakat bahwa terkena hujan langsung dapat menyebabkan flu masih sangat melekat di masyarakat. Namun, menurut pakar dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ir. H. Ali Khomaini, MS., kondisi ini bukanlah penyebab langsung terjadinya flu. Flu yang sering dialami oleh banyak orang sebenarnya disebabkan oleh infeksi virus, bukan karena terkena hujan.
Prof. Ali menjelaskan bahwa saat tubuh terkena hujan dan basah, suhu tubuh turun secara drastis. Kondisi ini memang dapat membuat sistem kekebalan tubuh sedikit melemah, namun tidak langsung menyebabkan infeksi virus. "Yang benar adalah virus influenza dan virus penyebab flu lainnya memang lebih mudah berkembang biak pada kondisi suhu rendah dan kelembaban tinggi," ujarnya dalam sebuah seminar kesehatan yang diselenggarakan di IPB beberapa waktu lalu.
Penyebab Sebenarnya dari Flu
Flu atau influenza adalah penyakit infeksi saluran pernafasan atas yang disebabkan oleh virus influenza. Ada tiga jenis virus influenza utama, yaitu tipe A, B, dan C. Virus ini menyebar melalui tetesan kecil yang dihasilkan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.
"Saat hujan, orang cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di ruangan tertutup. Kondisi ini memungkinkan virus menyebar lebih cepat antar orang," tambah Prof. Ali. Selain itu, kebiasaan menyentuh wajah terutama mata, hidung, dan mulut setelah menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus juga menjadi salah satu jalur penyebaran flu yang umum.
Hubungan Antara Hujan dan Sistem Imun
Meskipun hujan bukan penyebab langsung flu, kondisi terkena hujan memang dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Saat tubuh terkena hujan dan suhu tubuh turun, aliran darah ke permukaan kulit berkurang. Hal ini membuat sel darah putih yang bertugas melawan infeksi tidak dapat bergerak efektif ke area yang terkena serangan virus.
"Sistem imun memang sedikit berkurang efektivitasnya saat suhu tubuh turun, tetapi ini bukan berarti tubuh langsung rentan terhadap flu. Faktor kesehatan umum, pola makan, istirahat, dan stres juga memainkan peran penting dalam menjaga daya tahan tubuh," jelas Prof. Ali.
Cara Pencegahan Flu yang Efektif
Berdasarkan penjelasan dari pakar IPB, ada beberapa cara efektif untuk mencegah flu, terutama saat musim hujan tiba. Pertama, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol. Kedua, hindari menyentuh wajah terutama mata, hidung, dan mulut.
Ketiga, pertahankan kesehatan dengan pola makan seimbang yang mengandung vitamin C dan zinc, serta istirahat yang cukup. Keempat, hindari kerumunan orang jika memungkinkan, terutama jika ada anggota keluarga yang sedang terinfeksi flu.
"Jika terpaksa harus beraktivitas di luar saat hujan, pastikan untuk mengenakan pakaian yang kering dan tetap menjaga suhu tubuh tetap hangat. Usap tubuh secara menyeluruh setelah terkena hujan dan ganti pakaian basah dengan yang kering," tambah Prof. Ali.
Kesimpulan
Kehujanan bukanlah penyebab langsung terjadinya flu. Flu disebabkan oleh infeksi virus yang menyebar melalui udara atau kontak langsung dengan orang terinfeksi. Meskipun demikian, kondisi terkena hujan dapat membuat sistem kekebalan tubuh sedikit melemah, sehingga perlu diwaspadai. Menjani pola hidup sehat dan menerapkan langkah-langkah pencegahan flu adalah kunci untuk tetap sehat saat musim hujan tiba.
Dengan memahami fakta di balik terjadinya flu, diharapkan masyarakat tidak lagi memiliki persepsi salah bahwa keadaan terkena hujan secara langsung menyebabkan flu. Sebaliknya, fokus harus ditempatkan pada pencegahan infeksi virus dan mempertahankan sistem kekebalan tubuh yang optimal.
Komentar (0)