30, 2026
Politik

Normalisasi Kali Mampang Tak Bisa Cepat, DPRD DKI Ungkap Penyebabnya

Salah satu kendala adalah kondisi geografis kawasan yang cekung dan rendah. Permukiman padat di bantaran kali membuat proses normalisasi menjadi lebih sulit.]]>

Hendra Hartono
Hendra Hartono Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Normalisasi Kali Mampang Tak Bisa Cepat, DPRD DKI Ungkap Penyebabnya

Normalisasi Kali Mampang Tak Bepat, DPRD DKI Ungkap Penyebabnya

Proyek normalisasi Kali Mampang yang berlokasi di Jakarta Selatan masih belum menunjukkan kemajuan signifikan hingga akhir tahun 2023. Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengungkap berbagai kendala yang menjadi penyebab lambatnya pelaksanaan proyek ini. Normalisasi kali ini sebenarnya telah direncanakan sejak beberapa tahun lalu sebagai upaya mitigasi banjir di wilayah tersebut, namun hingga kini masih banyak persoalan yang belum terselesaikan.

Kendala Teknis dan Tata Kelola

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan proyek normalisasi Kali Mampang belum dapat diselesaikan dengan cepat. Salah satu kendala utama adalah masalah pembebasan lahan yang belum sepenuhnya tuntas. Meskipun sebagian besar lahan telah dibebaskan, masih terdapat beberapa titik yang belum dapat diselesaikan karena adanya sengketa pemilik lahan dan juga adanya bangunan yang berdiri di atas ruang aliran sungai (Kali).

"Kami menemukan bahwa ada beberapa titik di sepanjang Kali Mampang yang masih mengalami masalah pembebasan lahan. Ini tentu menjadi hambatan utama dalam pelaksanaan normalisasi," ujar Prasetio saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Senayan.

Selain masalah pembebasan lahan, ada juga kendala terkait perizinan. Proyek normalisasi kali ini memerlukan berbagai izin dari berbagai pihak, mulai dari izin lingkungan hingga izin teknis. Proses perizinan yang panjang dan rumit menjadi salah satu alasan mengapa proyek ini belum dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

Anggaran yang Tidak Maksimal

Menurut informasi yang diperoleh, anggaran yang dialokasikan untuk normalisasi Kali Mampang juga dinilai belum maksimal. Padahal, normalisasi kali ini sebenarnya merupakan bagian dari program pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengatasi banjir yang sering terjadi di ibu kota, terutama saat musim hujan tiba.

DPRD DKI juga menyoroti bahwa dalam pelaksanaannya, proyek normalisasi ini sering mengalami perubahan rencana atau revisi desain yang menyebabkan penundaan. Padahal, setiap perubahan rencana membutuhkan waktu tambahan dan juga biaya lebih yang tidak semuanya telah dipersiapkan sejak awal.

Dampak Banjir dan Solusi Alternatif

Kali Mampang merupakan salah satu sungai di Jakarta yang sering menjadi penyebab banjir di sekitarnya, khususnya di wilayah Kebayoran Lama dan Tebet. Banjir yang terjadi tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat dan ekonomi setempat.

DPRD DKI Jakarta telah meminta Pemerintah Provinsi DKI untuk segera menyelesaikan berbagai kendala yang ada. Selain itu, DPRD juga menyarankan agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek normalisasi sungai lainnya di Jakarta agar tidak ada lagi proyek yang mengalami keterlambatan serupa.

Untuk mengatasi masalah banjir di sekitar Kali Mampang sambil menunggu normalisasi tuntas, Pemprov DKI diminta melakukan langkah-langkah antisipatif seperti memperbaiki saluran drainase sekitar, membersihkan sampah di sungai secara rutin, serta membangun kolam retensi penampung air hujan.

Masa Depan Normalisasi Kali Mampang

Menanggapi kritikan dari DPRD, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berjanji akan segera menindaklanjuti masalah-masalah yang diungkap tersebut. Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Rulivano, mengatakan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan langkah-langkah konkret untuk mempercepat pelaksanaan normalisasi Kali Mampang.

DPRD DKI Jakarta akan terus memantau perkembangan pelaksanaan proyek normalisasi Kali Mampang hingga tuntas. Komisi D berjanji akan melakukan evaluasi berkala dan memberikan saran-saran konstruktif agar proyek ini dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan normalisasi Kali Mampang dapat selesai dalam waktu dekat dan mampu mengurangi dampak banjir yang sering terjadi di wilayah tersebut. Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan kualitas hidup masyarakat sekitar sungai.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hendra Hartono

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter