Andre Rosiade Bantu Gadis di Padang yang Koma 10 Tahun, Siapkan Pengobatan
Kisah mengharukan datang dari Padang, Sumatera Barat, seorang gadis bernama Rizki Amelia yang telah koma selama 10 tahun akhirnya mendapat perhatian khusus dari Andre Rosiade, seorang politikus dan aktivis sosial. Rosiade melalui Yayasan Peduli Indonesia (YPI) yang dipimpinnya, menyiapkan bantuan berupa pengobatan untuk Amelia yang kondisinya sempat memburuk beberapa waktu terakhir.
Amelia, kini berusia 23 tahun, terjatuh dari tempat tidur pada pertengahan Juni 2023 dan mengalami pendarahan di otak. Kondisinya yang memburuk membuat keluarga khawatir, mengingat biaya pengobatan yang tidak sedikit dan keterbatasan fasilitas kesehatan di daerahnya. Kejadian ini memicu perhatian publik, termasuk dari Andre Rosiade yang memutuskan turun tangan membantu.
"Saya mendapatkan informasi tentang kondisi Amelia melalui media sosial. Saya tergerak hatinya dan memutuskan untuk membantu," ujar Rosiade dalam keterangannya, Jumat (14/7/2023). Rosiade mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan tim medis untuk menyiapkan pengobatan yang optimal bagi Amelia.
Kisah Amalia yang Terhenti di Usia Muda
Amelia mengalami koma sejak 2013 usai mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Timur Sumatera (Lintas Timur). Saat itu, Amelia yang masih berusia 13 tahun tengah dalam perjalanan pulang sekolah. Kecelakaan tersebut membuatnya mengalami cedera serius di bagian kepala yang berdampak pada kondisi koma hingga saat ini.
Selama 10 tahun, keluarga Amelia terus berusaha memberikan perawatan terbaik meski dengan keterbatasan. Ayah Amelia, Zainal Abidin, bekerja sebagai buruh harian lepas untuk membiayai pengobatan putrinya. Ibu Amelia, Rohana, mengabdikan diri merawat Amelia tanpa henti di rumah mereka di Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang.
"Kondisi Amelia sempat stabil, tapi beberapa waktu lalu dia jatuh dari tempat tidur dan kondisinya memburuk. Dia mengalami pendarahan di otak dan kami bingung harus ke mana lagi karena biayanya sangat mahal," ujar Zainal sambil menangis, seperti dilansir dari beberapa sumber media lokal.
Bantuan dari Andre Rosiade
Bertindak cepat, Andre Rosiade melalui Yayasan Peduli Indonesia menghubungi keluarga Amelia untuk mengetahui kondisinya secara langsung. Rosiade juga mengunjungi rumah keluarga Amelia untuk memberikan bantuan langsung dan mengecek kondisi Amelia.
"Kami akan menyiapkan pengobatan terbaik untuk Amelia. Kami akan membawa tim medis ke Padang untuk mengevaluasi kondisinya secara mendalam. Jika diperlukan, kami akan membawanya ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif," jelas Rosiade.
Rosiade juga menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan Amelia termasuk rehabilitasi medis yang diperlukan. Selain itu, yayasan yang dipimpinnya juga akan membantu biaya hidup keluarga Amelia selama proses pengobatan berlangsung.
Respons dari Masyarakat
Bantuan yang diberikan oleh Andre Rosiade mendapat respons positif dari berbagai pihak. Banyak warga setempat yang mengapresiasi kepedulian Rosiade terhadap nasib Amelia. Beberapa warga bahkan turut membantu dengan menyumbang dana untuk biaya pengobatan Amelia.
"Saya bersyukur ada bantuan dari Pak Andre Rosiade. Semoga Amelia bisa sembuh," ujar salah tetangga Amelia, sambil berharap kondisi Amelia dapat membaik.
Sementara itu, pihak rumah sakit tempat Amelia dirawat sebelumnya menyatakan siap mendukung program yang digagas Rosiade. "Kami siap mendukung segala bentuk bantuan untuk Amelia. Kondisinya memang memerlukan perawatan intensif yang mungkin tidak bisa kami sediakan di sini," kata sepetugas rumah sakit yang tidak mau disebutkan namanya.
Kisah Amelia menjadi sorotan publik setelah diceritakan oleh keluarganya di media sosial. Ribuan netizen memberikan dukungan dan doa untuk agar Amelia bisa sadar kembali dari koma yang telah melilitnya selama satu dekade.
Dengan adanya bantuan dari Andre Rosiade, harapan bagi Amelia untuk mendapatkan pengobatan yang memadai semakin terbuka. Keluarga Amelia berharap putri mereka bisa bangun dari koma dan kembali normal seperti seseorang seusianya.
Komentar (0)