03, 2026
Nasional

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sidoarjo, Minta Ormas Tetap Tenang

Ketum MUI KH Anwar Iskandar apresiasi Kapolri atas respons terhadap kritik penggeledahan ponpes Sukoharjo. Dia ajak masyarakat percayakan proses hukum.]]>

Siti Rahma
Siti Rahma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sidoarjo, Minta Ormas Tetap Tenang

Ketua Umum MUI Apresiasi Langkah Kapolri Menggantikan Kapolres Sidoarjo

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Cholil Nafiek menyampaikan apresiasinya atas keputusan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mencopot Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sidoarjo AKBP Dedy Prasetyo. Keputusan tersebut diambil terkait dugaan penyebaran hoaks terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Dalam keterangannya, KH. Cholil Nafiek menegaskan bahwa langkah yang diambil oleh Kapolri merupakan bentuk komitmen institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga integritas dan profesionalisme aparatur penegak hukum. "Kami dari MUI mengapresiasi langkah tegas yang diambil oleh Kapolri. Ini menunjukkan adanya komitmen Polri untuk menjaga integritas dan profesionalisme aparaturnya," ujar KH. Cholil Nafiek dalam keterangannya, Kamis (3/11/2022).

Langkah Tegas Penting untuk Menjaga Kepercayaan Publik

Ketua Umum MUI menambahkan bahwa langkah tegas yang diambil oleh Kapolri sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Menurutnya, kepercayaan publik merupakan aset berharga yang harus terus dipertahankan oleh setiap aparat penegak hukum.

"Kepercayaan publik adalah aset berharga yang harus terus dipertahankan. Dengan mencopot Kapolres Sidoarjo, Kapolri menunjukkan bahwa tidak ada istimewa dalam penegakan hukum. Setiap anggota Polri, apa pun jabatannya, harus mematuhi aturan dan etika profesi," jelasnya.

KH. Cholil Nafiek juga menyoroti pentingnya kejelasan informasi dari pihak kepolisian terkait kasus yang menjadi sorotan publik. Menurutnya, transparansi informasi akan mengurangi ruang bagi berita bohong (hoaks) yang berpotensi menimbulkan ketegangan sosial.

Minta Ormas Tetap Tenang dan Hindari Provokasi

Selain menyampaikan apresiasinya, KH. Cholil Nafiek juga meminta kepada seluruh ormas-ormas dan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh provokasi. Ia menekankan bahwa setiap pihak harus percaya pada proses hukum yang berjalan.

Kita meminta kepada seluruh ormas-ormas dan masyarakat untuk tetap tenang dan sabar. Jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang tidak jelas asal-usulnya. Kita harus percaya pada proses hukum yang berjalan," ujarnya.

Ketua Umum MUI juga menyampaikan harapannya agar kasus yang menjerat Kapolres Sidoarjo dapat menjadi pelajaran bagi seluruh jajaran Polri untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, setiap anggota Polri harus sadar bahwa posisinya sebagai aparat penegak hukum membuat setiap aktivitasnya, termasuk di media sosial, menjadi sorotan publik.

Pengganti Kapolres Sidoarjo Akan Segera Diangkat

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mencopot AKBP Dedy Prasetyo dari jabatannya sebagai Kapolres Sidoarjo. Keputusan tersebut diambil setelah AKBP Dedy Prasetyo terduga memposting komentar di media sosial yang merendahkan kasus pembunuhan Brigadir J.

Kapolri mengatakan bahwa pencopotan tersebut dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tindakan yang tidak sesuai dengan etika profesi dan kode etik Polri. "Kami tidak bisa mentolerir tindakan yang merusak citra Polri dan merusak kepercayaan masyarakat," ujar Kapolri.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ahmad Ramadhan menyatakan bahwa pengganti AKBP Dedy Prasetyo sebagai Kapolres Sidoarjo akan segera diangkat. Ia menegaskan bahwa proses pengisian jabatan Kapolres Sidoarjo akan segera dilakukan guna menjaga kelancaran operasional di wilayah hukum Polres Sidoarjo.

"Kami akan segera mengangkat pengganti untuk Kapolres Sidoarjo. Kami memastikan bahwa proses pengisian jabatan ini tidak akan mengganggu kelancaran operasional di wilayah hukum Polres Sidoarjo," jelas Irjen Pol Ahmad Ramadhan.

Dengan demikian, keputusan Kapolri mencopot Kapolres Sidoarjo mendapat apresiasi dari MUI sebagai langkah positif dalam menjaga integritas dan profesionalisme institusi Polri. Selain itu, MUI juga meminta kepada seluruh ormas dan masyarakat untuk tetap tenang dan percaya pada proses hukum yang berjalan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Siti Rahma

Menarik pada topik kesehatan wanita, kehamilan, dan parenting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter