02, 2026
Nasional

Kronologi Toa Masjid di Ciputat Diduga Kena Tembak Senapan Angin

Fajar Hidayat
Fajar Hidayat Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kronologi Toa Masjid di Cipiputat Diduga Kena Tembak Senapan Angin

Insiden mengejutk terjadi di Masjid Toa yang berlokasi di kawasan Ciputat, Tanggerang Selatan. Masjid bersejarah ini menjadi korban tembakan senapan angin yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat mengenai keamanan di sekitar masjid yang sudah berdiri sejak masa kolonial Belanda.

Menurut keterangan saksi mata, tembakan pertama terdengar sekitar pukul 02.30 dini hari. Suara dentingan logam yang keras terdengar dari arah menara masjid. Beberapa warga yang sedang berjaga malam mendekati sumber suara dan menemukan bahwa bagian logam pada menara masjid mengalami kerusakan berupa lubang kecil yang menyerupai bekas tembakan.

Ketua Masjid Toa, H. Ahmad Fauzi, mengatakan bahwa pihaknya baru menyadari adanya kerusakan pada pagi hari. "Ketika imam hendak memasang pengeras suara untuk adzan subuh, kami melihat ada lubang aneh di menara masjid. Setelah diperiksa lebih jauh, ternyata lubang tersebut menyerupai bekas tembakan," jelasnya.

Kerusakan yang Ditemukan

Tim pengurus masjid segera melakukan inspeksi mendetail. Ditemukan beberapa kerusakan akibat tembakan tersebut. Selain lubang pada menara masjid, bagian logam lainnya juga mengalami keretakan. Menurut estimasi, peluru tersebut ditembakkan dari jarak jauh dengan senapan angin bertipe rakitan.

"Kami menduga peluru ditembakkan dari arah perumahan yang berada di sebelah timur masjid. Arahnya sangat jelas menunjuk ke menara masjid," ujar H. Ahmad Fauzi yang menunjuk arah dugaan penembakan.

Kepolisian Sektor (Polsek) Ciputat telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim forensik dari Polres Metro Tangerang Selatan juga turut melakukan pengambilan jejak dan bukti fisik di lokasi.

Reaksi Warga dan Pihak Terkait

Insiden ini menuai reaksi beragam dari warga setempat. Sebagian warga khawatir adanya rencana sengaja untuk merusak masjid yang telah menjadi ikon sejarah di Ciputat. Sementara itu, ada juga yang menganggap ini hanyalah aksi vandalismis semata.

"Masjid ini sudah berdiri sejak zaman penjajahan Belanda dan menjadi saksi sejarah perjuangan masyarakat setempat. Kerusakan ini sungguh disayangkan," ujar salah satu tokoh masyarakat setempat, H. Rusdi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan juga ikut turun tangan. Mereka akan melakukan pendataan kerusakan dan mengevaluasi kondisi masjid secara menyeluruh.

Tanggapan Kepolisian

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Selatan, Kompol Budi Santoso, mengatakan pihaknya telah membuka penyelidikan awal terkait insiden ini. "Kami sudah menerima laporan dari pihak masjid dan langsung melakukan olah TKP. Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti," ujarnya.

Menurut Kompol Budi, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, bekas tembakan memang menunjukkan karakteristik tembakan senapan angin. "Kami menduga peluru ditembakkan dari senapan angin rakitan dengan jarak sekitar 50-100 meter. Kami masih mencari identitas pelaku yang diduga orang yang sudah mengenal kondisi di sekitar masjid," tambahnya.

Polisi juga meminta informasi kepada masyarakat jika ada yang melihat aktivitas mencurigakan di sekitar masjid pada malam hari sebelum kejadian. "Kami mengimbau warga untuk segera melapor ke polisi jika menemukan hal mencurigakan. Keamanan bersama adalah tanggung jawab kita semua," pungkasnya.

Upaya Perbaikan dan Keamanan

Pihak pengurus masjid telah menghubungi ahli konstruksi untuk memeriksa kerusakan secara menyeluruh. "Kami akan melakukan perbaikan segera agar masjid tetap aman untuk digunakan. Untuk sementara waktu, aktivitas ibadah tetap berjalan normal," jelas H. Ahmad Fauzi.

Sebagai langkah pencegahan, pihak kepolisian menempatkan personel di sekitar masjid, terutama pada malam hari. "Kami akan meningkatkan patroli di sekitar masjid untuk mencegah hal serupa terulang kembali," ujar Kompol Budi Santoso.

Masjid Toa sendiri merupakan salah satu masjid tertua di Tangerang Selatan yang memiliki nilai sejarah tinggi. Kejadian ini menjadi pertanyaan besar bagi warga mengenai keamanan bangunan bersejarah di daerah tersebut. Pihak berwenang berjanji akan menindak tegas pelaku jika berhasil ditangkap.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Fajar Hidayat

Penulis berita kesehatan nasional dan kebijakan layanan medis.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter