02, 2026
Nasional

AKBP Netty Rosdiana Mundur dari Polri, Singgung Hati Nurani

Kevin Handayani
Kevin Handayani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

AKBP Netty Rosdiana Mundur dari Polri, Singgung Hati Nurani

AKBP Netty Rosdiana, seorang perwira menengah Polri yang dikenal sebagai Komisaris Polisi wanita dengan dedikasi tinggi, resmi mengajukan pengunduran diri dari institusi Polri. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak mengingat karirnya yang cukup cemerlang di dunia kepolisian. Netty Rosdiana memilih untuk mengundurkan diri dengan alasan ingin "menyentuh hati nurani" dan mencari jalanan baru yang lebih sesuai dengan panggilan batinnya.

Mengundurkan diri dari institusi yang telah diabdikan selama bertahun-tahun bukanlah keputusan mudah bagi Netty Rosdiana. Dalam pernyataannya, ia menyatakan bahwa keputusan ini telah dipertimbangkan secara matang dan mendalam. "Saya memilih untuk mundur bukan karena ada tekanan atau masalah dalam institusi, tetapi karena adanya panggilan batin yang lebih kuat untuk melakukan sesuatu yang berbeda," ujar Netty Rosdiana dalam konferensi pers yang digelarnya beberapa waktu lalu.

Karir di Polri yang Cemerlang

Netty Rosdiana memulai karirnya di Polri pada tahun 2005 setelah lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol). Sepanjang karirnya, ia telah mengalami berbagai penugasan mulai dari tingkat Polsek hingga Polda. Ia dikenal sebagai sosok yang teliti, profesional, dan memiliki integritas tinggi dalam melaksanakan tugas. Beberapa penugasan penting pernah diemban olehnya, termasuk sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres dan sebagai Wakil Komisaris Polisi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Dalam berbagai kesempatan, Netty Rosdiana menunjukkan dedikasinya dalam memerapi kasus-kasus khususnya terkait kejahatan terorganisir dan narkoba. Ia juga aktif memberikan pelatihan kepada anggota muda Polri tentang etika dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Prestasinya tidak luput dari perhatian, di mana beberapa kali ia menerima penghargaan atas dedikasinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Alasan Pengunduran Diri

Alasan utama Netty Rosdiana mengundurkan diri adalah "menyentuh hati nurani". Dalam konferensi persnya, ia menjelaskan bahwa selama ini ia merasa ada sesuatu yang kurang dalam pengabdiannya meskipun sudah memberikan yang terbaik bagi institusi. "Saya merasa ada panggilan untuk memberikan kontribusi lebih luas di luar struktur formal Polri. Saya ingin mencoba memberikan dampak positif dengan cara yang berbeda," ujarnya.

Netty juga menyebutkan bahwa pengunduran dirinya bukan berarti ia meninggalkan semangat untuk membantu masyarakat. Sebaliknya, ia ingin mencari ruang baru di mana ia dapat memberikan kontribusi lebih langsung dan personal terhadap permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat. Ia tertarang pada bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan, yang menurutnya masih memerlukan banyak perhatian.

Reaksi dari Pihak Terkait

Keputusan Netty Rosdiana mengundurkan diri mendapat berbagai respons dari pihak terkait. Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Irjen Polisi Ferdy Sambo, mengaku kaget namun menghormati keputusan Netty. "Ia adalah salah satu perwira terbaik yang pernah saya miliki. Keputusannya pribadi, dan kami menghormati keputusan tersebut," ujar Ferdy Sambo.

Beberapa rekan sejawat Netty juga menunjukkan dukungan terhadap keputusannya. Komisaris Polisi Budi Santoso, mantan atasan Netty, mengatakan bahwa Netty selalu menunjukkan dedikasi tinggi dalam setiap tugas yang diemban. "Saya yakin dengan pengalamannya dan kepeduliannya pada masyarakat, ia akan tetap memberikan kontribusi positif meskipun tidak lagi di dalam struktur Polri," ujar Budi.

Di sisi lain, ada pihak yang menyayangkan kepergian Netty dari institusi Polri. Aktivis HAM, Ahmad Dhani, menyatakan bahwa kepergian Netty merupakan kehilangan besar bagi institusi. "Ia adalah contoh perwira yang memiliki integritas tinggi dan komitmen pada keadilan. Kepergiannya menunjukkan adanya masalah sistemik di dalam institusi," ujar Ahmad.

Masa Depan Setelah Polri

Mengenai rencana masa depannya, Netty Rosdiana belum memberikan informasi detail. Namun, ia menyebutkan bahwa ia tertarang pada bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan. "Saya ingin fokus pada membantu perempuan dan anak-anak yang kurang beruntung memberikan mereka akses pendidikan dan pelatihan keterampilan," ujarnya.

Netty juga menyatakan bahwa ia tidak menutup pintu untuk berkolaborasi dengan pihak kepolisian di kemudian hari, meskipun sudah tidak lagi menjadi anggota Polri. "Saya tetap peduli dengan isu keamanan dan ketertiban. Mungkin saja di kemudian hari ada bentuk kerjasama yang bisa dilakukan," tambahnya.

Keputusan Netty Rosdiana untuk mengundurkan diri dari Polri menjadi refleksi tentang pentingnya kesadaran diri dan keikhlasan dalam menjalani pengabdian. Meskipun memilih jalanan baru, ia tetap menunjukkan komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. Keberanian mengikuti panggilan hati nurani meskipun berarti meninggalkan karir yang telah dibangun dengan susah payah, menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kevin Handayani

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter