01, 2026
Ekonomi

Menkop Ajak ICMI Wujudkan Koperasi Kemandirian Umat & Ekonomi Kerakyatan

Menkop Ferry Juliantono mengajak ICMI dan pemuda mendampingi koperasi untuk kemandirian ekonomi. Koperasi wujud semangat ta'awun dan kesejahteraan rakyat.]]>

Tania Sari
Tania Sari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Menkop Ajak ICMI Wujudkan Koperasi Kemandirian Umat & Ekonomi Kerakyatan

Menteri Koperasi dan UKM Ajak ICMI Wujudkan Koperasi Kemandirian Umat

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengajakan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) untuk bersama-sama mewujudkan koperasi yang menjadi pilar kemandirian umat dan penguat ekonomi kerakyatan. Ajakan ini disampaikan dalam acara diskusi dengan tema "Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan dan Kemandirian Umat" yang digunakan sebagai sarana silaturahim antara pemerintah dengan ICMI.

Dalam kesempatan tersebut, Teten menekankan pentingnya peran koperasi dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkeadilan. Menurutnya, koperasi memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia, terutama di tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.

Koperasi sebagai Solusi Ekonomi Kerakyatan

Teten menjelaskan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga usaha biasa, melainkan filosofi ekonomi yang mengutamakan kebersamaan dan keadilan. "Koperasi adalah jawaban kita terhadap kapitalisme yang sering kali menyebabkan ketimpangan sosial," ujarnya.

Ia mencontohkan beberapa koperasi sukses di Indonesia yang mampu memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan anggota masyarakat. Koperasi tersebut berhasil menggabungkan nilai-nilai tradisional dengan manajemen modern, sehingga mampu bersaing di pasar global sekaligus mempertahankan identitas lokal.

Menteri Teten juga menyoroti pentingnya adaptasi koperasi terhadap perkembangan zaman. Koperasi perlu mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan pasar. "Koperasi digital bukanlah konsep yang asing lagi di dunia, dan kita perlu segera mengadopsinya untuk tetap relevan," tambahnya.

Peran ICMI dalam Mengembangkan Koperasi

Dalam ajakannya tersebut, Teten meminta dukungan aktif dari ICMI sebagai organisasi yang terdiri dari para intelektual dan profesional Muslim. Menurutnya, para cendekiawan ini dapat memberikan kontribusi strategis dalam merancang model koperasi yang sesuai dengan nilai-nilai Islam dan kebutuhan kontemporer.

"ICMI dapat menjadi 'otak' dalam pengembangan koperasi, memberikan inovasi dan solusi bagi tantangan yang dihadapi," ujar Teten. Ia berharap ICMI dapat membantu dalam peningkatan kapasitas para pengurus koperasi, pengembangan produk unggul, serta akses pasar yang lebih luas.

Wakil Ketua Umum ICMI, Agus Ma'ruf, dalam sambutannya menyambut baik ajakan dari Menteri Teten. Ia menegaskan komitmen ICMI untuk mendukung program pemerintah dalam mengembangkan koperasi sebagai bagian dari ekonomi syariah dan ekonomi kerakyatan.

Tantangan dan Peluang di Depan

Meskipun memiliki potensi besar, pengembangan koperasi di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Di antaranya adalah rendahnya kualitas sumber daya manusia di lingkungan koperasi, terbatasnya akses pembiayaan, serta persaingan yang semakin ketat dengan bentuk usaha lainnya.

Untuk mengatasi hal ini, Teten menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, koperasi, dan lembaga pendidikan. "Kita perlu membentuk ekosistem yang mendukung, mulai dari pendidikan kewirausahaan koperasi, akses pembiayaan yang mudah, hingga pasar yang terjamin," jelasnya.

Salah satu strategi yang akan ditempuh adalah melalui program Koperasi Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Program ini bertujuan untuk membantu koperasi mengembangkan platform digital guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan efisiensi operasional.

Komitmen Jangka Panjang

Teten menegaskan bahwa pengembangan koperasi bukanlah program jangka pendek, melainkan komitmen jangka panjang untuk membangun ekonomi yang kuat dan berkeadilan. "Koperasi adalah jantung perekonomian rakyat, dan kita perlu terus membenahi dan memperkuatnya," pungkasnya.

Acora yang dihadiri oleh puluhan perwakilan dari berbagai koperasi se-Indonesia serta pengurus ICMI ini diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman untuk memperkuat kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan ICMI dalam pengembangan koperasi yang lebih baik dan berkualitas.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Tania Sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter