31, 2026
Teknologi

Peretasan Bursa Kripto Binance Senilai Rp114,17 Triliun, Trump: Kami Cermati!

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/31/6ae5fa1b4ba76-uang-crypto_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Sandi Setiawan
Sandi Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Peretasan Bursa Kripto Binance Senilai Rp114,17 Triliun, Trump: Kami Cermati!

Peretasan terhadap salah satu bursa cryptocurrency terbesar dunia, Binance, telah mengakibatkan kerugian diperkirakan mencapai Rp114,17 triliun. Insiden keamanan siber ini menjadi sorotan global, bahkan menarik perhatian mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan bahwa pihaknya sedang memantau perkembangan situasi dengan cermat.

Binance, yang dikenal sebagai salah satu platform pertukaran digital asset terbesar di dunia, mengumumkan pada Rabu (25/10) bahwa mereka mendeteksi aktivitas mencurigakan yang mengakibatkan hilangnya sejumlah besar mata uang kripto. Perusahaan segera mengumumkan bahwa mereka telah menemukan kerentanan pada sistem keamanan mereka yang memungkinkan para peretas untuk mengakses dana pengguna.

Kronologi Peretasan dan Dampaknya

Menurut laporan resmi yang dikeluarkan oleh Binance, peretasan terdeteksi pada Selasa (24/10) malam waktu setempat. Para peretas berhasil menemukan celah keamanan yang memungkinkan mereka untuk menarik dana dari dompet pengguna tanpa persetujuan. Perusahaan segera mengambil langkah darurat untuk membatasi akses ke platform dan membekukan transaksi untuk mencegah kerugian lebih lanjut.

Kepala Keamanan Informasi Binance, Patrick Hillmann, mengatakan bahwa perusahaan telah mengidentifikasi kerentanan dan sedang bekerja keras untuk memperbaikinya. "Kami telah menemukan sumber masalah dan sedang berupaya untuk memulihkan sistem keamanan kami," ujarnya dalam konferensi pers virtual.

Dampak dari peretasan ini dirasakan oleh jutaan pengguna Binance di seluruh dunia. Banyak pengguna melaporkan kebingungan dan frustrasi karena tidak dapat mengakses dana mereka. Beberapa pengguna juga khawatir tentang nasib investasi mereka menginggi besarnya nilai kerugian yang diperkirakan mencapai Rp114,17 triliun.

Respon dari Pihak Terkait

Binance telah meminta maaf atas insiden ini dan berjanji untuk mengganti semua kerugian yang dialami oleh pengguna. "Kami bertanggung jawab atas keamanan dana pengguna kami dan akan memastikan bahwa semua kerugian akan diganti sepenuhnya," kata CEO Binance, Changpeng Zhao, dalam pernyataan resminya.

Insiden ini juga menarik perhatian dari regulator keuangan di berbagai negara. Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) telah mengumumkan bahwa mereka sedang menyelidiki insiden ini. "Kami mengawasi perkembangan situasi dan akan memastikan bahwa semua aturan keuangan digital dipatuhi," kata sepejabat SEC dalam pernyataan resminya.

Menariknya, mantan Presiden AS Donald Trump juga turut menyatakan perhatiannya. Trump, yang dikenal sebagai seorang tokoh yang sering mengomentari isu-isu ekonomi, mengatakan bahwa pihaknya sedang memantau perkembangan situasi dengan cermat. "Kami cermati peristiwa penting ini. Pasar kripto adalah sesuatu yang perlu diperhatikan," ujarnya melalui akun media sosialnya.

Tanggapan Pasar dan Dampak Jangka Panjang

Insiden peretasan pada Binance memiliki dampak signifikan terhadap pasar cryptocurrency secara global. Harga Bitcoin dan mata uang digital lainnya mengalami penurunan tajam setelah pengumuman peretasan ini. Bursa saham Asia juga turut terdampak, dengan saham-saham terkait teknologi dan kripto mengalami penurunan.

Para ahli mengatakan bahwa insiden ini menunjukkan tantangan besar dalam industri cryptocurrency. "Kripto menawarkan potensi besar, tetapi juga menimbulkan risiko keamanan yang signifikan. Perusahaan-perusahaan di industri ini harus meningkatkan keamanan sistem mereka untuk melindungi pengguna," kata seorang analis keuangan dari sebuah universitas ternama.

Binance mengatakan bahwa mereka telah meningkatkan keamanan sistem mereka setelah insiden ini dan sedang bekerja sama dengan para ahli keamanan siber untuk mencegah insiden serupa di masa depan. Perusahaan juga berjanji untuk memberikan pembaruan rutin kepada pengguna tentang perkembangan investigasi.

Sementara itu, para pengguna Binance di seluruh dunia masih menunggu pemulihan akses ke dana mereka. Banyak harapan yang tertanam pada janji Binance untuk mengganti semua kerugian yang dialami. "Kami percaya bahwa Binance akan memenuhi janjinya. Ini adalah tes bagi industri kripto, dan bagaimana mereka menanganinya akan menentukan masa depan pasar ini," kata seorang pengguna Binance di Jakarta.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Sandi Setiawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter