28, 2026
Nasional

Pramono Tegaskan Tiket Ancol Tak Bisa Gratis untuk Semua, Ini Alasannya

Budi Santoso
Budi Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pramono Tegaskan Tiket Ancol Tak Bisa Gratis untuk Semua, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan tidak akan memberikan tiket gratis untuk seluruh pengunjung Taman Impian Jaya Ancol. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Pramono Anung menyatakan kebijakan tersebut tidak mungkin dilakukan mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (15/3), Pramono menjelaskan bahwa meskipun Ancol merupakan milik masyarakat DKI Jakarta, pemerintah tidak bisa membebani seluruh biaya operasionalnya. "Ancol milik masyarakat DKI, tapi tidak mungkin semua orang bisa masuk gratis karena ada biaya operasional yang harus dikeluarkan," ujarnya.

Biaya Operasional yang Tinggi

Pramono menjelaskan bahwa pengelolaan Taman Impian Jaya Ancol membutuhkan biaya operasional yang sangat besar. Biaya tersebut mencakup pemeliharaan fasilitas, gaji karyawan, keamanan, serta investasi untuk pengembaran area wisata. "Jika kita buka gratis untuk semua, bagaimana kita mengganti biaya-biaya tersebut? Pasti tidak mungkin," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Ancol sebagai destinasi wisata terbesar di Jakarta juga harus bersaing dengan tempat wisata lain yang ada baik di dalam maupun di luar Jakarta. "Kita harus menjaga kualitas Ancol agar tetap menarik bagi wisatawan. Itu butuh biaya, dan biaya tersebut harus kita pertanggungjawabkan," jelasnya.

Program Tiket Subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Meskipun tidak bisa memberikan tiket gratis untuk semua, pemerintah DKI Jakarta melalui Kementerian Koordinator Polhukam akan menggulirkan program tiket subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Pramono mengatakan program ini bertujuan agar Ancol tetap bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Kami akan bekerja sama dengan Pemprov DKI untuk membuat program subsidi tiket. Masyarakat berpenghasilan rendah bisa mendapatkan tiket dengan harga terjangkau atau bahkan gratis melalui mekanisme tertentu," ujarnya.

Program ini rencananya akan dilaksanakan mulai kuartal kedua tahun ini. Pemerintah akan menyiapkan anggaran khusus untuk program tersebut yang akan disalurkan melalui kelompok masyarakat terdampak atau lembaga sosial yang terdaftar di pemerintah daerah.

Respon dari Masyarakat dan Pihak Terkait

Keputusan pemerintah ini mendapat berbagai respons dari masyarakat. Sebagian masyarakat mengapresiasi kebijakan yang diambil mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki. Namun, ada juga sebagian masyarakat yang merasa kecewa karena mengharapkan akses gratis ke Ancol.

"Saya mengerti kalau tidak bisa gratis untuk semua, tapi setidaknya harga tiket bisa lebih terjangkau. Banyak orang yang ingin mengajak anak-anaknya bermain ke Ancol tapi terkendala harga," kata Agus, warga Jakarta Timur yang diwawancarai secara terpisah.

Sementara itu, pengelola Ancol menyambut baik keputusan pemerintah. Direktur Utama Taman Impian Jaya Ancol Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa pengelolaan wisata memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. "Kami siap mendukung program subsidi yang akan dijalankan pemerintah. Ini untuk kepentingan bersama agar Ancol tetap berkembang dan bisa dinikmati semua kalangan," ujarnya.

Langkah-Langkah Selanjutnya

Menurut Pramono, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait biaya operasional Ancol untuk menentukan besaran subsidi yang tepat. Pemerintah juga akan melakukan survei ke masyarakat untuk mengetahui kelompok berpenghasilan rendah yang berhak mendapatkan subsidi tiket.

"Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan program ini berjalan efektif. Kami juga akan membuka saluran komunikasi dengan masyarakat untuk mendapatkan masukan terkait program ini," tambahnya.

Pemerintah berencana mengumumkan detail program tiket subsidi pada bulan April mendatang. Selain itu, pemerintah juga akan membuka peluang bagi swasta untuk ikut berpartisipasi dalam program ini melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Dengan demikian, meskipun tidak bisa memberikan tiket gratis untuk seluruh pengunjung, pemerintah berkomitmen untuk memastikan Ancol tetap bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat melalui program subsidi yang akan dijalankan. Pramono menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah terbaik yang bisa diambil dalam situasi saat ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Budi Santoso

Penulis kesehatan pria dan pencegahan penyakit degeneratif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter